Kelola Kesehatan Jiwa Anak Ternyata Harus dari Janin, Ini Alasannya

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 03 Oktober 2020 | 08:05 WIB
Kelola Kesehatan Jiwa Anak Ternyata Harus dari Janin, Ini Alasannya
Ilustrasi ibu hamil (Unsplash)

Suara.com - Banyak orang menganggap kesehatan jiwa hanya bisa dipelihara dan dijaga setelah manusia terlahir ke dunia. Tapi pandangan itu keliru, kesehatan jiwa sudah perlu diperhatikan sejak proses sel telur dan sperma bertemu.

Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI), Dr. dr. Diah Setia Utami SpKJ, MARS mengatakan kesehatan jiwa orangtua, khususnya ibu saat mengandung anak harus diperhatikan, salah-salah kejiwaan anak yang terancam.

"Seorang ibu ketika dia hamil, dia mengalami suatu situasi tekanan jiwa maka tentu akan berpengaruh pada anak yang dilahirkan, ini akan berkelanjutan sampai nanti mereka dewasa," ujar Dr. Diah dalam diskusi Webinar Kemenkes RI dalam rangka Hari Kesehatan Jiwa Sedunia, Kami (1/10/2020).

Menurut Dr. Diah sejak dari rahim anak merasakan kenyamanan, ketenangan dan keamanan dalam perut ibu dengan segala proses biologis di dalamnya.

Ilustrasi ibu hamil. [Shutterstock]
Ilustrasi ibu hamil. [Shutterstock]

Setelah proses mengandung dan dilahirkan, fase kesehatan jiwa harus terjaga dan ada dalam pola pengasuhan orang tua. Saat diasuh anak harus mendapatkan haknya disayang dan dikasihi orangtua.

"Ketika mereka dalam pengasuhan, mereka juga dapat berkembang baik secara fisik maupun secara psikis, sesuai dengan fase kehidupannya," jelasnya.

Deputi Rehabilitasi BNN itu mengingatkan selesainya setiap fase pertumbuhan tidak hanya penting secara fisik, tapi juga fase perkembangan psikis alias mental dan jiwa juga harus terselesaikan setiap tahap umur anak.

"Apabila fase itu tidak selesai, maka kemampuan manusia tersebut dalam adaptasi tentu tidak akan sebaik apabila mereka bisa melewati fase itu dengan baik," tuturnya.

Dampak kesehatan jiwa ini dinilai penting dalam terbentuknya suatu negara yang unggul. Apalagi pada 2030-2040 Indonesia akan mengalami bonus demografi, dan apabila kesehatan jiwa tercapai maka cita-cita menuju Indonesia emas bakal tercapai.

baca juga

"Apabila mereka unggul sebagai manusia sehat baik secara fisik maupun secara psikis, tentu produktivitas akan meningkat. Dan pada 2030 kita akan mendapatkan bonus demografi yang sesuai," imbuhnya.

Manusia atau SDM yang unggul ini meliputi knowledge (pengetahuan), skill (kemampuan) dan attitude (perilaku) yang seimbang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penting untuk Calon Ibu, Cara Hindari Kehamilan Risiko Tinggi

Penting untuk Calon Ibu, Cara Hindari Kehamilan Risiko Tinggi

Jakarta | Jum'at, 02 Oktober 2020 | 11:31 WIB

Kesal Baca Berita Nadya Hamil Duluan, Orang Ini Semprot Rizki DA

Kesal Baca Berita Nadya Hamil Duluan, Orang Ini Semprot Rizki DA

Entertainment | Jum'at, 02 Oktober 2020 | 11:20 WIB

Usia Ideal Untuk Hamil, Ini Kata Dokter!

Usia Ideal Untuk Hamil, Ini Kata Dokter!

Health | Jum'at, 02 Oktober 2020 | 07:41 WIB

Terkini

Serapan Beras Bulog Pecahkan Rekor, Tembus 4,11 Juta Ton pada Awal Oktober

Serapan Beras Bulog Pecahkan Rekor, Tembus 4,11 Juta Ton pada Awal Oktober

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:39 WIB

Rumah TNI Jadi Markas Judol di Cijantung, Letkol Arman Ditahan Pomdam Jaya

Rumah TNI Jadi Markas Judol di Cijantung, Letkol Arman Ditahan Pomdam Jaya

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:37 WIB

5 Cara Mencegah Penularan Influenza A

5 Cara Mencegah Penularan Influenza A

Sumut | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:36 WIB

92 Persen Sampah Laut Berakhir di Pantai Indonesia, BRIN Dorong Pencegahan dari Daratan

92 Persen Sampah Laut Berakhir di Pantai Indonesia, BRIN Dorong Pencegahan dari Daratan

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Sikap Keras PDIP soal Ijazah Gibran: MK Sudah Buka Semua, Lebih Baik...

Sikap Keras PDIP soal Ijazah Gibran: MK Sudah Buka Semua, Lebih Baik...

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Cegah Stunting Tak Cukup dengan Edukasi, Keluarga Perlu Mandiri Pangan

Cegah Stunting Tak Cukup dengan Edukasi, Keluarga Perlu Mandiri Pangan

Jogja | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Dikira Lindas Polisi Tidur, Sopir Lansia Tabrak Bocah 5 Tahun hingga Tewas di Parkiran RSUDAM

Dikira Lindas Polisi Tidur, Sopir Lansia Tabrak Bocah 5 Tahun hingga Tewas di Parkiran RSUDAM

Lampung | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:27 WIB

Cara Menghemat Ruang Lemari Pakaian Tanpa Membuang Baju, Cukup Ganti Gantungan

Cara Menghemat Ruang Lemari Pakaian Tanpa Membuang Baju, Cukup Ganti Gantungan

Sumut | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:25 WIB

Berawal Kenalan di TikTok, Mahasiswi UM Diduga Jadi Korban Percobaan Pemerkosaan Senior di Kos

Berawal Kenalan di TikTok, Mahasiswi UM Diduga Jadi Korban Percobaan Pemerkosaan Senior di Kos

Malang | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:22 WIB

Di Luar Ada Zombie, di Dalam Ada Pembunuh! Review Novel Murder at Shijinso

Di Luar Ada Zombie, di Dalam Ada Pembunuh! Review Novel Murder at Shijinso

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:20 WIB

×