Cukup Ambigu, Ahli Punya Pandangan Berbeda tentang Jumlah Organ Manusia

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Senin, 12 Oktober 2020 | 14:58 WIB
Cukup Ambigu, Ahli Punya Pandangan Berbeda tentang Jumlah Organ Manusia
Ilustrasi anatomi tubuh manusia. [Shutterstock]

Suara.com - Sebuah naskah medis yang ditemukan di satu makam China kuno mungkin merupakan tulisan anatomi paling awal yang menunjukkan tubuh manusia.

Hingga bertahun-tahun lamanya, sudah pastikah ahli tahu ada berapa organ di dalam tubuh manusia?

Dilansir Live Science, organ merupakan kumpulan jaringan yang bekerja untuk beberapa fungsi demi kelangsungan hidup manusia.

Namun, tidak semua organ diperlukan. Hanya ada lima yang dianggap vital yaitu otak, jantung, hati, setidaknya satu ginjal dan paru-paru. Kehilangan fungsi total dari salah satu organ vital ini berarti kematian.

Hebatnya, tubuh manusia dapat bertahan hidup tanpa banyak organ lain, atau dengan mengganti organ yang tidak berfungsi dengan alat kesehatan.

Ilustrasi usus, organ dalam tubuh (Pixabay/Elionas2)
Ilustrasi usus, organ dalam tubuh (Pixabay/Elionas2)

Secara umum ada 78 organ, daftar ini mencakup organ lidah, usus, tiroid, uretra, pankreas, dan organ tunggal atau yang berpasangan lainnya. Tulang dan gigi dihitung sebagai satu organ.

Tetapi, sebenarnya ada pandangan berbeda tentang apa yang dianggap sebagai organ.

Seorang ahli histologi seperti Lisa MJ Lee, profesor di Departemen Sel & Biologi Perkembangan di Fakultas Kedokteran Universitas Colorado, yang mempelajari jaringam pada tingkat mikroskopis, mungkin memiliki daftar organ yang lebih panjang daripada ahli anatomi kasar, yang mempelajari apa yang terlihat dengan mata telanjang.

"Berpikir secara mikroskopis, ketika beberapa jenis jaringan bergabung dan berfungsi bersama, unit tersebut adalah sebuah organ," kata Prof. Lee.

baca juga

Ahli histologi bisa menyebut kuku sebagai sebuah organ, atau menghitung setiap gigi sebagai sistem organ.

"Saya akan menganggap setiap tulang sebagai organ, dan ada 206 tulang secara kolektif, dianggap sebagai sistem organ," lanjutnya, menyontohkan.

Ilustrasi organ tubuh manusia. (Envato)
Ilustrasi organ tubuh manusia. (Envato)

Apabila perhitungan ini dimasukkan ke dalam 78 organ umum, maka totalnya ada 284 organ di dalam tubuh manusia. Jika setiap gigi juga dihitung sebagai organ, maka jumlahnya bertambah menjadi 315.

Walau terdapat ambiguitas, Lee menekankan bahwa hal terpenting adalah mengaja organ yang dimiliki dengan benar.

"Semakin banyak, saya menemukan betapa pentingnya apa yang Anda masukkan ke dalam tubuh untuk memberi makan sel, jaringan, dan organ Anda," tandas Prof. Lee.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penelitian Terbaru: Organ Babi Bisa Ditransplantasikan ke Manusia?

Penelitian Terbaru: Organ Babi Bisa Ditransplantasikan ke Manusia?

Tekno | Rabu, 30 September 2020 | 16:00 WIB

Ngakak, Beredar Foto Anatomi Peta Rasa Lidah Selebgram saat Endorse Makanan

Ngakak, Beredar Foto Anatomi Peta Rasa Lidah Selebgram saat Endorse Makanan

Lifestyle | Kamis, 11 Juni 2020 | 13:14 WIB

Karena Perbedaan Anatomi Otak, Benarkah Pria Lebih Cerdas daripada Wanita?

Karena Perbedaan Anatomi Otak, Benarkah Pria Lebih Cerdas daripada Wanita?

Health | Rabu, 20 November 2019 | 19:46 WIB

Terkini

Analis Sebut Pendekatan Terukur Dasco Lindungi Stabilitas Sistem Presidensial

Analis Sebut Pendekatan Terukur Dasco Lindungi Stabilitas Sistem Presidensial

News | Jum'at, 25 September 2026 | 21:19 WIB

Drama Rubber Set di GOR Bandung! Mental Juara Bawa UNS Rajai Campus League Badminton 2026

Drama Rubber Set di GOR Bandung! Mental Juara Bawa UNS Rajai Campus League Badminton 2026

Sport | Jum'at, 25 September 2026 | 21:17 WIB

Ekonomi Gelap Menggurita di Indonesia, Sektor Legal dan Pajak Terancam Makin Tertekan

Ekonomi Gelap Menggurita di Indonesia, Sektor Legal dan Pajak Terancam Makin Tertekan

News | Jum'at, 25 September 2026 | 21:16 WIB

Terancam Sanksi Disiplin Berat, Oknum Pejabat Satpol PP Kabupaten Tangerang Dilaporkan ke Polisi

Terancam Sanksi Disiplin Berat, Oknum Pejabat Satpol PP Kabupaten Tangerang Dilaporkan ke Polisi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 21:13 WIB

Dari BRGM ke BPGMN, Bisakah Badan Baru Prabowo Cegah Karhutla Berulang?

Dari BRGM ke BPGMN, Bisakah Badan Baru Prabowo Cegah Karhutla Berulang?

News | Jum'at, 25 September 2026 | 21:02 WIB

Bappisus dan Menimipas Usut Dugaan 'Kamar Khusus' Berbayar bagi Napi di Lapas Cibinong

Bappisus dan Menimipas Usut Dugaan 'Kamar Khusus' Berbayar bagi Napi di Lapas Cibinong

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 20:58 WIB

Transaksi Haji Isam dan BYAN Masih Gelap, BEI Akan Obok-obok Pasar Negosiasi

Transaksi Haji Isam dan BYAN Masih Gelap, BEI Akan Obok-obok Pasar Negosiasi

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 20:56 WIB

Luke Vickery: 2024 Main di GBT Bela Australia, 2026 Cetak Assist di GBK Bersama Timnas Indonesia

Luke Vickery: 2024 Main di GBT Bela Australia, 2026 Cetak Assist di GBK Bersama Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 20:54 WIB

Perkuat Tata Kelola MBG, BGN Gelar Pelatihan di Jepang

Perkuat Tata Kelola MBG, BGN Gelar Pelatihan di Jepang

News | Jum'at, 25 September 2026 | 20:38 WIB

Berawal dari Topi Mengapung, Pemancing yang Hilang di Eks Galian Pasir Lampung Timur Ditemukan Tewas

Berawal dari Topi Mengapung, Pemancing yang Hilang di Eks Galian Pasir Lampung Timur Ditemukan Tewas

Lampung | Jum'at, 25 September 2026 | 20:37 WIB

×