Efek Berada di Rumah Terlalu Lama, Kulit Kusam hingga Rambut Rontok

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Rabu, 14 Oktober 2020 | 11:35 WIB
Efek Berada di Rumah Terlalu Lama, Kulit Kusam hingga Rambut Rontok
Ilustrasi kulit berjerawat

Suara.com - Virus corona Covid-19 membuat orang lebih banyak berada di rumah. Sayangnya terus berada di rumah bisa menimbulkan berbagai masalah kulit.

"Efek paling umum pada kulit adalah karena kita kakurangan vitamin D dan ini menimbulkan masalah untuk kekebalan hingga kulit," kata Dr. Swati Mohan, konsultan senior, Dermatologi, Rumah Sakit Pengawal Fortis, Faridabad pada Healthshots.

Melansir dari Healthshots, berikut adalah beberapa masalah kulit yang diakibatkan terlalu banyak di rumah, antara lain:

1. Kulit Kusam

Vitamin D sering disebut vitamin sinar matahari yang unik karena tubuh mampu memproduksinya saat terkena sinar matahari. Vitamin D memainkan peran kunci dalam perbaikan dan pertumbuhan sel dengan meningkatkan sistem kekebalan kulit yang membantu melawan radikal bebas.

Dokter Swati menyebutkan, tidak bisa keluar rumah bisa menurunkan kadar vitamin D menjadi sangat rendah. "Kekurangan vitamin D dapat menyebabkan kulit terlihat kusam dan menghilangkan kilau alami serta kesehatannya," terang dokter Swati.

2. Jerawat

Ada dua alasan yang berkontribusi membentuk jerawat selama pandemi, yakni kekurangan vitamin D dan stres.

Stres diketahui menyebabkan kondisi kulit yang dipicu oleh peradangan. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Beth Israel Deaconess Medical Center, jika Anda sudah rentan terhadap jerawat, stres bisa menjadi pemicu utama munculnya jerawat.

Terlebih lagi, sebuah penelitian yang diterbitkan di PubMed Central menyatakan bahwa kekurangan vitamin D lebih umum terjadi pada pasien berjerawat.

3. Rambut rontok

Dokter Swati mengungkapkan bahwa beberapa pasiennya mengeluhkan rambut rontok sejak awal pandemi. Dalam hal ini, stres yang disebabkan oleh virus corona ditambah dengan kekurangan vitamin D bisa menjadi alasan kerontokan rambut Anda.

Penelitian yang diterbitkan dalam International Journal of Trichology mengamati bahwa kadar vitamin D rendah dapat menyebabkan kerontokan rambut yang ditandai dengan penipisan rambut.

Untuk menurunkan beberapa masalah tersebut, dokter Swati menyatakan bahwa salah satu tindakan pencegahan terbaik adalah membuka jendela atau berdiri di balkon setiap hari selama 10 hingga 20 menit untuk berjemur.

Membuka jendela, salah satu cara alami agar rumah bebas virus. (Shutterstock)
Membuka jendela, salah satu cara alami mendapat vitamin D. (Shutterstock)

"Anda juga bisa makan makanan seperti telur, jamur, dan ikan untuk memastikan Anda menjaga tingkat vitamin D yang sehat dalam tubuh Anda," kata dokter Swati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berkebun di Tengah Pandemi: Hobi yang Bikin Hati Senang

Berkebun di Tengah Pandemi: Hobi yang Bikin Hati Senang

Video | Selasa, 13 Oktober 2020 | 19:00 WIB

Di Rumah Aja Tapi Kok Masih Berjerawat? 5 Hal Ini Bisa Jadi Penyebabnya!

Di Rumah Aja Tapi Kok Masih Berjerawat? 5 Hal Ini Bisa Jadi Penyebabnya!

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2020 | 13:23 WIB

Simak, 3 Kebiasaan yang Bikin Migrain selama WFH dan Cara Mengatasinya

Simak, 3 Kebiasaan yang Bikin Migrain selama WFH dan Cara Mengatasinya

Health | Senin, 12 Oktober 2020 | 08:41 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB