Simak, 3 Kebiasaan yang Bikin Migrain selama WFH dan Cara Mengatasinya

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Senin, 12 Oktober 2020 | 08:41 WIB
Simak, 3 Kebiasaan yang Bikin Migrain selama WFH dan Cara Mengatasinya
WFH. (Shutterstock)

Suara.com - Pandemi virus corona Covid-19 telah membuat pekerjaan hingga perkuliahan dilakukan di rumah. Sayangnya bekerja di rumah (WFH) bisa menimbulkan berbagai masalah kesehatan, khusunya sakit kepala hingga migrain.

Jika Anda sering kali mengalami migrain selama WFH, berikut beberapa faktor yang nyatanya bisa memicu migrain, antara lain:

1. Malihat Layar Gawai Lebih Lama

Melansir dari Healthshots, dalam situasi pandemi kebanyakan orang menghabiskan 60 persen waktunya di depan laptop, telepon, dan perangkat digital lainnya. Peningkatan waktu layar inilah yang membuat ketegangan pada mata.

Mata yang lelah karena terlalu lama dihabiskan untuk melihat komputer dan layar lainnya nyatanya juga bisa berefek pada sakit kepala hingga migrain.

2. Postur Tubuh yang Buruk

Kebanyakan orang tidak memiliki tempat kerja atau tempat duduk yang ideal di dalam rumah. Hal ini menyebabkan postur tubuh yang buruk di mana dapat meningkatkan risiko sakit kepala terkait migrain atau tegang.

WFH dengan gaun mewah (instagram.com/sayyestothewfhdress)
WFH (instagram.com/sayyestothewfhdress)

3. Perubahan Pola Tidur dan Makan

Bekerja dari rumah telah mengganggu rutinitas normal Anda. Bagi banyak orang, perubahan pola makan, olahraga, dan tidur telah memicu masalah migrain. Perubahan jadwal makan dan peningkatan asupan kafein juga bisa menjadi cikal bakal sakit kepala.

Apabila Anda sering kali merasa sakit kepala selama bekerja di rumah, maka Healthshots memberikan berbagai tips untuk menguranginya, antara lain:

  • Coba kurangi memakai gawai dan gunakan pelindung layar
  • Istirahatkan mata Anda dengan mengalihkan pandangan secara berkala dari layar dan akukan latihan mata dasar secara teratur. Ini akan membantu mencegah serta memulihkan ketegangan mata
  • Istirahatlah dari perangkat dan nikmati aktivitas lain seperti memasak atau berjalan-jalan sejenak
  • Dorong posisi tubuh yang lebih baik dan pertahankan tulang belakang pada posisi netral
  • Pastikan Anda menempatkan laptop atau keyboard sejajar dengan mata dan gunakan pencahayaan optimal sesuai silau layar komputer
  • Beristirahat secara teratur untuk peregangan
  • Tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari
  • Tetap terhidrasi
  • Berolahraga secara teratur untuk membantu Anda tetap bugar dan mengurangi tingkat stres. Olahraga juga membantu meningkatkan kualitas tidur dan suasana hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Kesehatan Mental Sedunia, 3 Tips Sederhana agar Tetap Waras selama WFH

Hari Kesehatan Mental Sedunia, 3 Tips Sederhana agar Tetap Waras selama WFH

Health | Sabtu, 10 Oktober 2020 | 13:59 WIB

Salah Satunya Pusing, Kenali Gejala Keracunan Vitamin E!

Salah Satunya Pusing, Kenali Gejala Keracunan Vitamin E!

Health | Kamis, 08 Oktober 2020 | 09:00 WIB

Sakit Kepala atau Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Hipertensi Paru

Sakit Kepala atau Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Hipertensi Paru

Health | Rabu, 07 Oktober 2020 | 16:21 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB