WHO: Pandemi Covid-19 Membuat Kasus Kekurangan Gizi Meningkat

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 14 Oktober 2020 | 12:32 WIB
WHO: Pandemi Covid-19 Membuat Kasus Kekurangan Gizi Meningkat
Ilustrasi makanan bergizi. (Shutterstocks)

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO memperkirakan pandemi Covid-19 membuat orang yang kekurangan gizi bertambah sebanyak 132 juta jiwa, ditambah 3,3 miliar tenaga kerja dunia berisiko kehilangan mata pencaharian.

Mirisnya, WHO juga memprediksi pekerja sektor informal sangat rentan terdampak, termasuk di antaranya para pertani yang aksesnya tertutup untuk menjual hasil perkebunan mereka.

"Penutupan perbatasan, pembatasan perdagangan, dan tindakan lockdown telah mencegah petani mengakses pasar, termasuk untuk memasukkan dan menjual produk mereka," tulis WHO di situsnya, dikutip Suara.com, Rabu (14/10/2020).

WHO lantas mengartikan sulitnya petani mengakses pasar untuk hasil pertanian, akan menganggu rantai pasokan makanan baik secara domestik hingga internasional. Alhasil, masyarakat tidak bisa mengakses makanan sehat, aman, dan beragam yang mereka butuhkan.

"Ketika pencari nafkah kehilangan pekerjaan, jatuh sakit dan mati, ketahanan pangan dan gizi jutaan perempuan dan laki-laki ikut terancam. Apalagi mereka yang tinggal di negara berpenghasilan rendah, termasuk petani berskala kecil dan masyarakat adat mendapat pukulan paling keras," jelas WHO.

Terdampaknya petani, sangat mempengaruhi segala aspek kehidupan di pedalaman, selain kurang gizi, kesehatan memburuk, termasuk juga tingginya pelecehan seksual.

"Pendapatan semakin berkurang dan kurangnya dukungan sosial, banyak dari mereka yang terdesak bekerja dalam kondisi yang tidak aman, sehingga pekerja dan keluarga akan menghadapi risiko tambahan," tambah WHO.

Sederet masalah di atas, salah satu solusinya dengan adanya jaminan dan kesehatan semua pekerja di sektor pertanian atau agriculture, dari mulai produsen hingga semua yang terlibat dalam pemrosesan makanan, baik di transportasi, toko ritel, hingga penjaja makanan

"Pendapatan dan perlindungan yang lebih baik, akan sangat penting untuk menyelamatkan nyawa dan melindungi kesehatan masyarakat, mata pencaharian masyarakat, dan ketahanan pangan," tutup WHO.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

90% Wisatawan Domestik Hemat Bujet Traveling saat Pandemi Covid-19

90% Wisatawan Domestik Hemat Bujet Traveling saat Pandemi Covid-19

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2020 | 11:55 WIB

Ahli Ungkap Lima Kebiasaan yang Bisa Perburuk Pandemi Covid-19

Ahli Ungkap Lima Kebiasaan yang Bisa Perburuk Pandemi Covid-19

Health | Rabu, 14 Oktober 2020 | 11:25 WIB

Gula Aren Ogan Ilir Jadi Andalan Saat Pandemi

Gula Aren Ogan Ilir Jadi Andalan Saat Pandemi

Sumsel | Selasa, 13 Oktober 2020 | 22:23 WIB

Terkini

Kenal Bulutangkis Sejak Usia 1,5 Tahun, Ini Perjalanan Peraih Emas Asian Games Leo Rolly Asal Klaten

Kenal Bulutangkis Sejak Usia 1,5 Tahun, Ini Perjalanan Peraih Emas Asian Games Leo Rolly Asal Klaten

Surakarta | Selasa, 29 September 2026 | 07:53 WIB

Transaksi LCT Indonesia Tembus 42,07 Miliar Dolar AS pada Semester I 2026

Transaksi LCT Indonesia Tembus 42,07 Miliar Dolar AS pada Semester I 2026

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 07:49 WIB

Urutan Zodiak Paling Dingin dan Tidak Punya Perasaan, Sikapnya Bikin Salah Paham

Urutan Zodiak Paling Dingin dan Tidak Punya Perasaan, Sikapnya Bikin Salah Paham

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 07:47 WIB

7 Efek Samping Mengoleskan Cuka Apel Langsung ke Flek Hitam, Jangan Sembarangan

7 Efek Samping Mengoleskan Cuka Apel Langsung ke Flek Hitam, Jangan Sembarangan

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 07:46 WIB

Ulasan Novel 'Partikel': Formula Hollywood di Balik Karya Dee Lestari

Ulasan Novel 'Partikel': Formula Hollywood di Balik Karya Dee Lestari

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 07:45 WIB

Tidur Terganggu Bau Aneh, Warga Kaget Ada King Kobra 3,5 Meter Melingkar di Bawah Kasur

Tidur Terganggu Bau Aneh, Warga Kaget Ada King Kobra 3,5 Meter Melingkar di Bawah Kasur

Bali | Selasa, 29 September 2026 | 07:43 WIB

Bikin Karyawati RS Tersungkur, Sejoli di Tulang Bawang Diringkus Saat Asyik Makan

Bikin Karyawati RS Tersungkur, Sejoli di Tulang Bawang Diringkus Saat Asyik Makan

Lampung | Selasa, 29 September 2026 | 07:43 WIB

Kekerasan Eks Kepsek SMPN 18 Malang Terkuak: 10 Siswa Trauma, Polisi Mulai Bergerak

Kekerasan Eks Kepsek SMPN 18 Malang Terkuak: 10 Siswa Trauma, Polisi Mulai Bergerak

Malang | Selasa, 29 September 2026 | 07:34 WIB

Rupiah Dekati Rp18.000, BI Pilih Kurangi Intervensi di Pasar Valuta Asing

Rupiah Dekati Rp18.000, BI Pilih Kurangi Intervensi di Pasar Valuta Asing

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 07:31 WIB

5 Pilihan Motor Matic Paling Irit 2026, Ada yang Tembus 60 Km per Liter

5 Pilihan Motor Matic Paling Irit 2026, Ada yang Tembus 60 Km per Liter

Otomotif | Selasa, 29 September 2026 | 07:27 WIB

×