Tingkatkan Kekebalan dan Redakan Flu, Coba Manfaatkan Cuka Sari Apel

Angga Roni Priambodo | Fita Nofiana | Suara.com

Kamis, 15 Oktober 2020 | 18:20 WIB
Tingkatkan Kekebalan dan Redakan Flu, Coba Manfaatkan Cuka Sari Apel
Ilustrasi cuka sari apel. (Foto: Shutterstock)

Suara.com - Meningkatkan kekebalan tubuh dan meredakan flu memang bisa dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya dengan cuka sari apel. Cuka sari apel sendiri dibuat menggunakan apel yang dihancurkan, difermentasi dan tidak disaring. Ini bersifat sangat asam dan memiliki bau yang kuat.

Melansir dari Times of India, cuka sari apel memiliki vitamin C dan serat yang sangat terkonsentrasi. Kandungan ini dipercaya dapat meningkatkan kekebalan dan meredakan hidung tersumbat akibat flu.

Tak hanya itu, cuka sari apel juga mengandung bakteri menguntungkan dan prebiotik yang berdampak positif pada sistem kekebalan tubuh. Cuka sari apel bersifat antibakteri dan membantu melawan patogen yang menimbukan infeksi pada tubuh.

Sifat dan kandungan cuka sari apel sendiri mendorong proses detoksifikasi melalui drainase limfatik dan meningkatkan sirkulasi yang dapat membantu menghilangkan pantogen asing dari tubuh dengan cepat.

Untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan meredakan flu, berikut tiga cara konsumsi aman cuka sari apel, antara lain:

Konsumsi dengan Campuran Air di Pagi Hari

Cuka sari apel adalah cara yang bagus untuk menyeimbangkan pH tubuh. Jumlah pH tubuh berkisar dari 1 hingga 14, namun angka idelanya adalah 7,3 hingga 7,45.

Saat pH kurang dari 7,3 berarti terlalu asam dan lebih dari 7,45 dianggap terlalu basa. Cuka sari apel yang disuntikkan ke minuman atau makanan Anda tepat di pagi hari dapat membantu kesehatan usus dengan meningkatkan mikrobioma usus.

Hal tersebut yang pada akhirnya membantu meningkatkan kekebalan.

Cuka Sari Apel dan Madu

Cuka sari apel dengan madu adalah obat yang populer untuk flu. Obat ini digunakan selama berabad-abad untuk mengobati flu dan meningkatkan kekebalan.

Anda cukup mencampurkan 1 bagian cuka sari apel dengan 5 bagian air hangat dan 2 sendok makan madu. Sederhananya campurkan ketiga komposisi tersebut dengan perbandungan 1 (cuka) :5 (air hangat) :2 (madu).

Waspada efek samping sari cuka apel. (Shutterstock)
cuka sari apel. (Shutterstock)

Pil Cuka Sari Apel

Jika Anda tidak menyukai rasa cuka sari apel, Anda bisa mempertimbangkan untuk membeli ekstrak pilnya. Meskipun pil tidak mengandung jumlah vitamin C yang sama, namun pil ini dapat memberikan beberapa manfaat yang sama dengan cuka sari apel secara utuh.

Dalam penggunaan cuka sari apel, pastikan untuk selalu mengencerkannya sebelum dikonsumsi. Mengkonsumsinya secara langsung dapat merusak kerongkongan dan saluran pencernaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Perlu Takut, Begini Cara Atasi Kecemasan selama Pandemi Covid-19

Tak Perlu Takut, Begini Cara Atasi Kecemasan selama Pandemi Covid-19

Health | Kamis, 15 Oktober 2020 | 10:09 WIB

Tidak Lama, Flu Biasa Hanya Berlangsung selama Dua Minggu!

Tidak Lama, Flu Biasa Hanya Berlangsung selama Dua Minggu!

Health | Kamis, 15 Oktober 2020 | 09:28 WIB

Peneliti Inggris Temukan Vaksin Flu Bisa Lindungi Diri dari Virus Corona

Peneliti Inggris Temukan Vaksin Flu Bisa Lindungi Diri dari Virus Corona

Health | Selasa, 13 Oktober 2020 | 16:05 WIB

Terkini

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:03 WIB

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB