Array

Benarkah Telur Meningkatkan Kadar Kolesterol? Ini Faktanya Menurut Ahli!

Jum'at, 23 Oktober 2020 | 07:00 WIB
Benarkah Telur Meningkatkan Kadar Kolesterol? Ini Faktanya Menurut Ahli!
Ilustrasi Telur (Pixabay/emirkrasnic)

Suara.com - Makanan yang dikonsumsi tentu memainkan peran dalam kesehatan jantung Anda. Sebab, makanan tertentu dapat menyebabkan penumpukan plak di arteri, mengakibatkan aterosklerosis.

Banyak yang masih percaya bahwa orang dengan kolesterol tinggi perlu menjauhi telur karena mengandung banyak kolesterol.

Dilansir Insider, konsultan nutrisi untuk Academy of Nutrition and Dietetics, Sonya Angelone, mengatakan ada sekitar 186 miligram kolesterol dalam satu butir telur, semuanya terkonsentrasi di dalam kuning telurnya.

Namun, studi 2020 yang terbit di British Medical Journal menemukan orang yang makan sekitar satu telur per hari tidak lebih berisiko terkena penyakit jantung koroner atau stroke dibandingkan orang yang tidak mengonsumsinya.

Jadi berdasarkan studi tersebut, ahli gizi Carrie Ruxton, PhD, mencatat telur tidak menimbulkan risiko terhadap kadar kolesterol dalam darah.

Kadar Kolesterol. (Shutterstock)
Kadar Kolesterol. (Shutterstock)

Sebaliknya, kadar kolesterol lebih dipengaruhi oleh lemak jenuh dan lemak trans daripada kandungan kolesterol alami dalam makanan, kata para ahli.

Hati akan mengubah lemak jenuh dan lemak trans menjadi kolesterol, yang membuat ahli gizi percaya bahwa kedua lemak tersebut lebih buruk daripada kolesterol dalam makanan.

Kombinasi makanan, seperti telur, sosis, dan roti bakar mentega, tinggi lemak jenuh dan trans, catat Angelone.

Jadi, ketika telur tidak begitu berpengaruh pada penigkatan kadar kolesterol di dalam darah, lauk lainnya mungkin lebih berdampak buruk pada kesehatan.

Baca Juga: Makanan Kikil Mengandung Kolesterol Tinggi, Mitos atau Fakta?

"Bahkan, jika Anda tidak mengonsumsi (makanan yang mengandung) kolesterol, kadar kolesterol masih bisa meningkat jika pola makan Anda tinggi lemak jenuh atau lemak trans," katanya.

Angelone mengingatkan bahwa telur bisa masuk ke kategori makanan sehat, dan akan tetap aman jika mengonsumsinya sekitar empat telur per minggu.

Namun, apabila masih khawatir dengan kolesterol tinggi, Angelone menyarankan untuk berbicara dengan dokter tentang pola makan terbaik bagi Anda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI