Jangan Anggap Sepele, Ini Bahaya Kebiasaan Makan dan Minum Berdiri

Bimo Aria Fundrika, Luthfi Khairul Fikri

Jum'at, 30 Oktober 2020 | 12:10 WIB
Jangan Anggap Sepele, Ini Bahaya Kebiasaan Makan dan Minum Berdiri
Ilustrasi makan sambil berdiri. (Shutterstock)

Suara.com - Kebiasaan makan dan minum berdiri ternyata berbahaya untuk kesehatan. Hal itu karena  secara medis dalam tubuh manusia terdapat jaringan penyaring atau filter yang disebut dengan sfringer, yakni struktur maskuler (berotot) yang berfungsi membuka dan menutup.

Artinya jika kebiasaan makan atau minum sambil berdiri ini sering dilakukan maka akan berakibat fatal untuk kesehatan ginjal. Tak hanya itu, juga dapat mengakibatkan seseorang jatuh pingsan hingga mati mendadak.  

Selain itu, kebiasaan makan dan minum sambil berdiri ini bisa berdampak buruk terhadap Kesehatan seseorang. Berikut seperti dikutip Alodokter, dampak yang mungkin terjadi:

1. Gangguan sistem pencernaan

Mual jadi salah satu gejala radang kantong empedu. (Shutterstock)
Gangguan sistem pencernaan. (Shutterstock)

Kerja sistem pencernaan di dalam tubuh dipengaruhi oleh posisi tubuh ketika makan. Makan sambil berdiri dapat membuat lambung mengosongkan isi perut terlalu cepat. Hal ini membuat lambung tidak punya waktu banyak untuk memecah zat-zat dalam makanan, sehingga nutrisi yang dicerna dan diserap oleh usus menjadi tidak maksimal.

2. Perut kembung

Makanan atau minuman yang tidak tercerna dan terserap dengan baik oleh usus bisa membuat perut menjadi kembung. Perut kembung dapat menimbulkan rasa nyeri, tidak nyaman, dan bisa membuat perut terlihat membesar.

Selain itu, makan atau minum sambil berdiri biasanya akan membuat Anda menelan lebih cepat. Hal ini bisa membuat udara yang masuk ke dalam sistem pencernaan terlalu banyak dan mengakibatkan perut menjadi kembung.

3. Makan berlebihan

baca juga
Ilustrasi makan burger demi bikin konten mukbang. (Pixabay/Michael Wave)
Ilustrasi makan berlebihan. (Pixabay/Michael Wave)

Saat makan sambil berdiri, pengosongan lambung terjadi lebih cepat. Akibatnya, lambung bisa menampung lebih banyak makanan selama makan. Ditambah lagi, makan sambil berdiri membuat Anda cenderung makan lebih cepat.

Saat makan lebih cepat dari biasanya inilah membuat hormon yang bekerja mengirimkan sinyal kenyang ke otak jadi tidak memiliki waktu untuk bekerja. Umumnya, saat sinyal tersebut akhirnya muncul, Anda sudah terlanjur makan terlalu banyak.

Dengan makan secara perlahan, Anda jadi lebih peka terhadap rasa kenyang dan dapat mengendalikan nafsu makan. Selain itu, rasa lezat dari makanan juga bisa dinikmati dengan lebih baik ketika kamu makan secara perlahan.

4. Tersedak

Makan dan minum dalam keadaan berdiri, terlebih bila Anda tergesa-gesa, juga dapat membuatmu menjadi tersedak. Meski nampak sederhana, tersedak dapat menimbulkan komplikasi yang bisa mengancam nyawa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bagi Penderita Diabetes, Simak 5 Sarapan Sehat untuk Kontrol Gula Darah

Bagi Penderita Diabetes, Simak 5 Sarapan Sehat untuk Kontrol Gula Darah

Health | Jum'at, 30 Oktober 2020 | 09:17 WIB

Gegara DJ Katty Butterfly, Gus Miftah Jadi Ikutan Doyan Makan Pare Mentah

Gegara DJ Katty Butterfly, Gus Miftah Jadi Ikutan Doyan Makan Pare Mentah

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2020 | 13:43 WIB

Unggah Video Mesra dengan Pacar, Warganet Justru Mengira Gadis Ini Lumpuh

Unggah Video Mesra dengan Pacar, Warganet Justru Mengira Gadis Ini Lumpuh

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2020 | 13:15 WIB

Terkini

Cara Merawat Kulit Berjerawat agar Tetap Sehat dan Skin Barrier Terjaga

Cara Merawat Kulit Berjerawat agar Tetap Sehat dan Skin Barrier Terjaga

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 18:42 WIB

Logam Mulia Masih Berpeluang Naik, Harganya Diramal Capai Rp2,75 Juta

Logam Mulia Masih Berpeluang Naik, Harganya Diramal Capai Rp2,75 Juta

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:37 WIB

Tumbuh 7,28 Persen, Ekonomi Batam Melesat Lampaui Angka Nasional

Tumbuh 7,28 Persen, Ekonomi Batam Melesat Lampaui Angka Nasional

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:30 WIB

Purbaya Akui RI Tak Bisa Turunkan Pajak ala Jepang: Nanti Ribut Utang Terus

Purbaya Akui RI Tak Bisa Turunkan Pajak ala Jepang: Nanti Ribut Utang Terus

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:28 WIB

BI Dorong Transaksi Tanpa Dolar AS dengan India, QR Antarnegara Dipercepat

BI Dorong Transaksi Tanpa Dolar AS dengan India, QR Antarnegara Dipercepat

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:28 WIB

1 dari 7 Anak Indonesia Punya Kadar Timbal Tinggi, Cat Rumah Mengelupas Jadi Salah Satu Pemicu

1 dari 7 Anak Indonesia Punya Kadar Timbal Tinggi, Cat Rumah Mengelupas Jadi Salah Satu Pemicu

News | Minggu, 13 September 2026 | 18:25 WIB

Manga You Are a Four Leaf Clover Diadaptasi ke Anime

Manga You Are a Four Leaf Clover Diadaptasi ke Anime

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 18:20 WIB

Tembakau Sintetis Senilai Rp 1 Miliar Diproduksi di Tangsel, 4 Orang Ditangkap

Tembakau Sintetis Senilai Rp 1 Miliar Diproduksi di Tangsel, 4 Orang Ditangkap

News | Minggu, 13 September 2026 | 18:15 WIB

Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan

Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:10 WIB

Gegara Konflik Timur Tengah, Harga Mayones Naik 10%

Gegara Konflik Timur Tengah, Harga Mayones Naik 10%

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:06 WIB

×