Catat! Ini Gejala Paling Sering Dialami Pasien Covid-19 Dengan Komorbid

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 05 November 2020 | 15:50 WIB
Catat! Ini Gejala Paling Sering Dialami Pasien Covid-19 Dengan Komorbid
Ilustrasi pasien menggunakan alat bantu pernapasan. (Shutterstock)

Suara.com - Pasien Covid-19 dengan penyakit penyerta atau komorbid merupakan salah satu kelompok paling berisiko mengalami keparahan hingga kematian. Data juga menunjukkan bahwa 90 persen pasien Covid-19 dengan komorbid memiliki gejala berat hingga kematian.

"Orang yang memiliki penyakit kardiovaskular jantung dan pembuluh darah, yang sudah punya penyakit jantung dan paru yg membuat fungsi organnya menurun dibandingkan yang tidak mempunyai penyakit tersebut hal ini yang membuat peningkatan derajat sakit keparahan dan meningkatkan angka kematian," ujar, Dokter Spesialis Penyakit Dalam, dr. Candra Wiguna, Sp. PD, dalam tayangan di YouTube BNPB, Kamis, (5/11/2020).

Lalu seperti apa gejala pasien Covid-19 yang mengalami komorbid? Candra menjelaskan bahwa mereka dengan komorbid akan lebih mengalami gejala berat seperti gejala sesak napas sesak napas yang berakibat ke kegagalan napas.

Ilustrasi sesak napas. [Shutterstock]
Ilustrasi sesak napas. [Shutterstock]

"Sampai butuh oksigen dan ventilator itu lebih didapatkan yang punya komorbid. Biasanya yang tidak  memiliki komorbid gejalanya lebih ringan seperti masalah sendi dan batuk lainnya," kata Candra.

Oleh sebab itu, ia kembali mengingatkan untuk selalu menjaga protokol kesehatan seperti menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. Protokol ini berlaku bagi setiap orang tanpa terkecuali.   

"Tapi bagi bagi pemilik komorbid ini dia harus mengusahakan bisa lebih dan dia dianjurkan untuk bisa mengendalikan penyakit penyerta ini," kata Candra.

"Kalau hipertensi berkonsultasi dengan dokter kalau perlu minum obat sampai target yang diinginkan begitu pula diabetes dan jantung juga demikian."

Pada saat ini banyak pasien yang khawatir dan takut datang ke rumah sakit lantaran takut tertular. Namun, lanjut Candra, ada terobosan seperti telemedicine yang bisa dimanfaatkan.

"Memang kelemahannya tidak bisa periksa fisik tapi dalam beberapa kasus hanya butuh konsultasi," kata dia. 

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dokter Ungkap Sebab Pasien Covid-19 Dengan Komorbid Lebih Rentan Meninggal

Dokter Ungkap Sebab Pasien Covid-19 Dengan Komorbid Lebih Rentan Meninggal

Health | Kamis, 05 November 2020 | 15:03 WIB

Jurnal Allergy: Gejala Ringan Covid-19 Muncul dengan 7 Jenis, Apa Saja?

Jurnal Allergy: Gejala Ringan Covid-19 Muncul dengan 7 Jenis, Apa Saja?

Health | Kamis, 05 November 2020 | 11:17 WIB

Peneliti Ungkap 7 Gejala Ringan Covid-19, Apa Saja?

Peneliti Ungkap 7 Gejala Ringan Covid-19, Apa Saja?

Health | Kamis, 05 November 2020 | 06:15 WIB

Terkini

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:58 WIB

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:43 WIB

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:22 WIB

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:08 WIB

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:50 WIB

×