Benarkah Virus Corona Perburuk Tinnitus? Begini Kata Peneliti Inggris!

Arendya Nariswari, Shevinna Putti Anggraeni

Minggu, 08 November 2020 | 21:07 WIB
Benarkah Virus Corona Perburuk Tinnitus? Begini Kata Peneliti Inggris!
Ilustrasi telinga. [Unsplash/Alexandre Boucher]

Suara.com - Virus corona Covid-19 tidak hanya berdampak pada organ dalam tubuh yang berhubungan dengan pernapasan, tetapi juga masalah telinga seperti tinnitus.

Dalam sebuah penelitian terhadap 3.103 orang di 48 negara dengan tinnitus, yang berfungsi menggambarkan tentang persepsi suara atau telinga berdenging. Mereka menemukan virus corona Covid-19 bisa memperburuk tinnitus seseorang.

Penelitian oleh Anglia Ruskin University (ARU) di Cambridge, Inggris menemukan 40 persen peserta menunjukkan gejala virus corona sekaligus tinnitus yang memburuk secara bersamaan.

Sementara itu, sebagian besar penelitian ini difokuskan pada mereka yang sudah menderita tinnitus. Para peneliti pun menemukan bahwa sejumlah kecil peserta mengaku tinnitusnya muncul setelah mengalami gejala virus corona.

Kondisi itu pun bisa menunjukkan bahwa tinitus mungkin akan berlangsung lama akibat terinfeksi virus corona Covid-19.

Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

Dalam beberapa kasus, kondisi ini bisa menandakan Covid-19 panjang, yakni ketika pasien menderita gejala penyakit baru selama berminggu-minggu hingga berbulan-bulan setelah pulih dari infeksi awal.

Banyak peserta penelitian juga melaporkan bahwa tinnitus mereka memburuk sejak tindakan jarak sosial untuk mengurangi penyebaran virus corona Covid-19.

Lebih khusus lagi, 46 persen responden penelitian di Inggris mengatakan bahwa perubahan gaya hidup akibat COVID-19 berdampak negatif pada tinitus mereka, sementara 29 persen responden di Amerika Utara mengatakan hal yang sama.

Pada dasarnya, tinnitus merupakan tanda dari satu kondisi, seperti gangguan pendengaran terkait usia, penyumbatan kotoran telinga atau pengerasan tulang.

baca juga

Mereka yang menderita tinnitus juga bisa mengalami kecemasan atau depresi karena berdampak besar pada kualitas hidupnya.

"Kekhawatiran internal seperti ketakutan tertular virus corona, masalah keuangan, kesepian dan kesulitan tidur berkontribusi memiliki tinnitus lebih buruk bagi 32 persen orang secara keseluruhan," jelas peneliti dikutip dari Fox News.

Apalagi kondisi ini dipicu oleh faktor eksternal, seperti aktivitas panggilan video yang meningkat, lingkungan rumah yang lebih berisik atau ramai, homeschooling dan konsumsi kopi berlebih. 

Peneliti pun menemukan, wanita usia di bawah 50 tahun lebih sering merasa tinnitusnya semakin terganggu atau memburuk selama pandemi virus corona.

Penelitian ini juga menemukan, bahwa virus corona Covid-19 telah mempersulit orang yang menderita tinnitus untuk mencari pengobatan. Kondisi inilah yang semakin meningkatkan tekanan emosional dan memperburuk gejala tinnitus.

"Temuan studi ini menyoroti kompleksitas yang terkait dengan pengalaman tinnitus dan bagaimana kedua faktor internal, seperti peningkatan kecemasan dan perasaan kesepian. Lalu faktor eksternal, seperti perubahan rutinitas sehari-hari dapat memiliki efek signifikan pada kondisi tersebut," ucap penulis utama Dr. Eldre Beukes, yang juga merupakan peneliti di Universitas Anglia Ruskin (ARU) di Cambridge, Inggris.

Beberapa perubahan yang ditimbulkan oleh Covid-19 tampaknya memiliki dampak negatif pada kehidupan orang dengan tinnitus.

Peserta dalam penelitian ini juga melaporkan bahwa gejala virus corona memburuk dan bisa memicu tinnitus dalam beberapa kasus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mau Makan di Restoran atau Pergi ke Salon? Terapkan Protokol Kesehatan Ini

Mau Makan di Restoran atau Pergi ke Salon? Terapkan Protokol Kesehatan Ini

Health | Kamis, 05 November 2020 | 16:23 WIB

Khusus Pekerja, Langkah Ini Bantu Cegah Penularan Virus Corona di Kantor

Khusus Pekerja, Langkah Ini Bantu Cegah Penularan Virus Corona di Kantor

Health | Kamis, 05 November 2020 | 15:10 WIB

Cegah Covid-19, Begini Penerapan Protokol Kesehatan di Transportasi Umum

Cegah Covid-19, Begini Penerapan Protokol Kesehatan di Transportasi Umum

Health | Kamis, 05 November 2020 | 14:34 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×