Kelelahan Masuk Gejala Covid-19, Bagaimana Cara Memastikannya?

Yasinta Rahmawati

Minggu, 22 November 2020 | 10:00 WIB
Kelelahan Masuk Gejala Covid-19, Bagaimana Cara Memastikannya?

Suara.com - Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat mencantumkan kelelahan sebagai gejala resmi Covid-19. Namun demikian, tidak berarti secara otomatis Anda terkena virus.

Lantas bagaimana mengetahui apakah kelelahan disebabkan oleh Covid-19 atau bukan?

Mengenai kelelahan akibat Covid-19 secara khusus, laporan Februari yang diterbitkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menganalisis 55.924 kasus Covid-19 yang dikonfirmasi laboratorium di China, menemukan bahwa kelelahan adalah gejala paling umum ketiga dari Covid-19 dengan 38,1% orang melaporkan gejalanya.

Dua gejala yang lebih umum menurut laporan itu adalah demam (87,9%) dan batuk kering (67,7%).

Amesh Adalja, MD, peneliti senior di Johns Hopkins mengatakan bahwa kelelahan yang disebabkan Covid-19 biasanya juga akan mengalami gejala lain, seperti nyeri otot, sakit tenggorokan dan sebagainya meski hanya terasa ringan.

Seperti dilansir dari Health, meskipun Anda mengalami berbagai gejala tersebut, juga tidak bisa langsung disimpulkan menderita Covid-19.

Ilustrasi kelelahan di pagi hari. (Shutterstock)
Ilustrasi kelelahan di pagi hari. (Shutterstock)

Dr. Adalja merekomendasikan untuk melihat kelelahan Anda sebagai bagian dari gambaran yang lebih besar. "Anda harus memikirkan mengapa Anda lelah. Apakah karena kamu lari maraton atau terlambat, belajar untuk ujian?" katanya.

Maka untuk sementara, berhentilah berolahraga berat dan terlalu memaksakan diri. Karena tubuh Anda dengan jelas memberi isyarat bahwa Anda perlu istirahat.

Tentu saja, konsultasi pada dokter selalu menjadi pilihan bijak. Mereka mungkin ingin menguji Anda untuk Covid-19 atau melakukan pemeriksaan fisik, mengingat berbagai masalah kesehatan dan faktor gaya hidup juga dapat menyebabkan kelelahan.

baca juga

Sebagai informasi, kelelahan akibat Covid-19 dapat bertahan cukup panjang. Hasil studi pra-cetak yang dirilis pada bulan September menemukan bahwa 52% dari 128 pasien positif Covid-19 mengalami "kelelahan terus-menerus" beberapa minggu setelah mereka didiagnosis. Terlepas dari mereka memiliki kasus virus yang ringan atau lebih parah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Minimalisir Nakes Infeksi Covid-19, RS Omni Uji Coba Tanam Chip RFID di APD

Minimalisir Nakes Infeksi Covid-19, RS Omni Uji Coba Tanam Chip RFID di APD

Jakarta | Minggu, 22 November 2020 | 07:32 WIB

Mengunjungi Museum Anti-Covid-19 di Wuhan

Mengunjungi Museum Anti-Covid-19 di Wuhan

Foto | Minggu, 22 November 2020 | 07:10 WIB

Paling Beda dengan Negara Lain, Swedia Tidak Rekomendasikan Pakai Masker

Paling Beda dengan Negara Lain, Swedia Tidak Rekomendasikan Pakai Masker

Health | Minggu, 22 November 2020 | 06:50 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×