270 Ribu Anak NTT Alami Stunting, Menkes Terawan Resmikan Stunting Center

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 25 November 2020 | 11:27 WIB
270 Ribu Anak NTT Alami Stunting, Menkes Terawan Resmikan Stunting Center
Sosialisasi stunting di NTT. (Rilis)

Suara.com - Indonesia bagian timur, seperti Nusa Tenggara Timur (NTT), termasuk wilayah dengan prevalensi stuting tertinggi di Indonesia. Saat ini sebanyak 270.000 anak di NTT mengalami stunting akibat permasalahan keamanan pangan, rendahnya makanan seimbang, serta sakit berulang.

Inilah yang akhirnya membuat Menkes Terawan Agus Putranto meresmikan Stunting Center of Excellence di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT. Stunting Center of Excellence (CoE) dirancang sebagai pusat pelatihan dan inovasi untuk menurunkan angka stunting di provinsi dengan prevalensi stunting tertinggi Indonesia, salah satunya NTT.

"Sangatlah tepat Stunting CoE didirikan di provinsi NTT, khususnya di Labuan Bajo, Manggarai Barat. Berdasarkan hasil Riskesdas 2013 dan 2018, proporsi balita pendek tertinggi di Indonesia berada di propinsi NTT dengan 51,3 persen di tahun 2013 dan 42.6 perseb di tahun 2018,” ujar Menkes berdasarkan siaran pers Roche Indonesia, Rabu (25/11/2020).

Targetnya, Stunting CoE bisa menjangkau 21 puskesmas, 700 tenaga kesehatan, 1825 kader posyandu, dan sekitar 100.000 ibu dan anak di wilayah tersebut, agar secara cepat dan pasti stunting bisa teratasi di wilayah tersebut. Sehingga nantinya, kata Menkes Terawan, perbaikan gizi masyarakat yang masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2021-2024, dengan target prevalensi stunting turun 14 persen di 2024, bisa tercapai.

Stunting sendiri adalah kondisi malnutrisi kronis yang terjadi dalam periode emas pertumbuhan anak atau disebut 1.000 hari pertama kehidupan. Stunting membawa dampak jangka panjang terhadap pertumbuhan fisik anak, imunologi, kemampuan otak untuk berpikir, serta perkembangan osial ekonomi anak dimasa mendatang.

Stunting CoE sendiri dibiayai oleh Roche Indonesia, salah satu perusahaan farmasi dan diagnostik di Swiss, yang berfokus memperbaiki sistem kesehatan di negara yang bekerjasama.

“Kami yakin bahwa kemitraan dengan semua pihak sangat penting untuk mempercepat penurunan angka stunting di Indonesia. Dengan menginisiasi Stunting CoE, kami memperbarui kembali komitmen kemitraan kami dan mendukung upaya Pemerintah yang sangat bagus," ujar Presiden Direktur Roche Indonesia, dr. Ait-Allah Mejri.

Stunting CoE berfungsi menjadi pusat pelatihan tenaga kesehatan, dilengkapi dengan peraga yang berbasis bukti ilmiah. Selanjutnya tenaga kesehatan ini bisa menjadi pelatih di rumah sakit atau fasilitas kesehatan tempat mereka bekerja.

Adapun untuk kegiatan, sepenuhnya akan dijalankan oleh 1000 Days Fund, yaitu yayasan yang bekerjasama dengan komunitas lokal serta pusat pelayanan kesehatan di NTT selama dua tahun terakhir. Di Stunting CoE juga akan melakukan serangkaian pelatihan dan lokakarya dengan topik meliputi pemahaman tentang stunting, gizi dan alat peraga untuk ibu dan anak. CoE juga meningkatkan penggunaan perangkat pencegahan stunting seperti poster pintar, selimut cerdas, peraga kartu pintar serta kartu konvergensi desa.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Biotoilet, Solusi Masa Depan Atasi Krisis Air Bersih dan Sanitasi Buruk

Biotoilet, Solusi Masa Depan Atasi Krisis Air Bersih dan Sanitasi Buruk

Video | Selasa, 24 November 2020 | 10:00 WIB

Persiapan Vaksinasi Covid-19, Menkes: Kami Bikin Simulasi Rutin

Persiapan Vaksinasi Covid-19, Menkes: Kami Bikin Simulasi Rutin

Banten | Senin, 23 November 2020 | 15:53 WIB

Angka Stunting di Jawa Barat Tinggi, Masyarakat Butuh Literasi Gizi

Angka Stunting di Jawa Barat Tinggi, Masyarakat Butuh Literasi Gizi

Health | Senin, 23 November 2020 | 13:23 WIB

Terkini

Pengamat Soroti Manuver Politik di Balik Kasus Eks Jampidsus

Pengamat Soroti Manuver Politik di Balik Kasus Eks Jampidsus

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol

Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:40 WIB

Simalungun Diguncang Gempa M 6,4: Getaran Terasa hingga Kabanjahe

Simalungun Diguncang Gempa M 6,4: Getaran Terasa hingga Kabanjahe

Sumut | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:29 WIB

Update Gempa NTT: 47 Nyawa Melayang, Ratusan Ton Bantuan Presiden Prabowo Mulai Dikirim

Update Gempa NTT: 47 Nyawa Melayang, Ratusan Ton Bantuan Presiden Prabowo Mulai Dikirim

Bali | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:22 WIB

3 Wisatawan Asing Jadi Korban Gempa NTT, Tertimpa Reruntuhan Hotel

3 Wisatawan Asing Jadi Korban Gempa NTT, Tertimpa Reruntuhan Hotel

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Gempat M 7,7 Tak Surutkan Pesona Labuan Bajo: Wisatawan Aman, Kapal Kembali Melaut

Gempat M 7,7 Tak Surutkan Pesona Labuan Bajo: Wisatawan Aman, Kapal Kembali Melaut

Bali | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:07 WIB

6000 Pelari Ramaikan Titan Run 2026, Jarak 17,8 Km Berbuah Rekor MURI

6000 Pelari Ramaikan Titan Run 2026, Jarak 17,8 Km Berbuah Rekor MURI

Sport | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:03 WIB

Tak Hanya Mobil Konvensional, BRI KKB Expo 2026 Juga Dukung Pembiayaan Kendaraan Listrik

Tak Hanya Mobil Konvensional, BRI KKB Expo 2026 Juga Dukung Pembiayaan Kendaraan Listrik

Bali | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:02 WIB

Gempa NTT, Badan Geologi Minta Waspada Bahaya Susulan

Gempa NTT, Badan Geologi Minta Waspada Bahaya Susulan

Bali | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:01 WIB

BRI dan BRI Finance Perkuat Pembiayaan Kendaraan lewat BRI KKB Expo 2026

BRI dan BRI Finance Perkuat Pembiayaan Kendaraan lewat BRI KKB Expo 2026

Sulsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 20:57 WIB

×