Ada Imunomodulator Alami untuk Pasien Covid-19, Apa Khasiatnya

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 01 Desember 2020 | 13:39 WIB
Ada Imunomodulator Alami untuk Pasien Covid-19, Apa Khasiatnya
Ilustrasi Pengobatan Herbal. (Shutterstock)

Suara.com - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) bekerjasama dengan  PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) berhasil membuat obat asli Indonesia yang terbuat dari tanaman herbal.

Obat itu adalah Fatigon Promuno dan Health & Happiness (H2) Cordyceps Militari, kedua obat tradisional ini berfungsi untuk meningkatkan imunitas tubuh atau sebagai antivirus, antiradang, dan imunomodulator.

Fatigon Promuno berasal dari kombinasi jahe, sambiloto, meniran dan sembung untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Sedangkan H2 Cordyceps Militaris berasal dari Jamur Cordyceps militaris, bahan natural yang ampuh melindungi tubuh karena kandungan cordycepin, adenosin dan polisakarida sebagai antivirus dan meningkatkan daya tahan tubuh pasien Covid-19.

"Kami melakukan penelitian dan inovasi dengan mengembangkan kombinasi 4 herbal pilihan asli Indonesia (jahe, sambiloto, meniran dan sembung) dan perkembang biakan jamur yaitu melalui metode kultur jaringan," ujar Feni Herawati, Direktur Kalbe Consumer Health PT Kalbe Farma Tbk dalam keterangan tertulis yang diterima suara.com, Selasa (1/12/2020).

Ilustrasi tanaman herbal. (Shutterstock)

"Kami juga telah melakukan kerja sama dengan berbagai pihak untuk menguji efikasi dan keamanan dari kedua produk ini salah satunya dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI),” sambung Feni.

Dua obat herbal asli Indonesia ini masuk dalam 14 produk obat yang dapat pendampingan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dalam proses uji klinis untuk penanganan Covid-19.

Diinisiasi LIPI, Fatigon Promuno berhasil terpilih sebagai produk herbal Indonesia yang memperkuat sistem imun untuk mempercepat penanganan Covid-19 di Indonesia.

“Fatigon Promuno masuk dalam produk riset dan inovasi konsorsium Covid-19 dalam negeri yang diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia dalam menjaga daya tahan tubuhnya, tidak hanya selama pandemi tapi juga untuk kebutuhan jangka panjang,” ujar Irwan Wijaya, Senior Manager Category Vitamin Divisi Kalbe Consumer Health PT. Kalbe Farma Tbk.

baca juga

Sekedar informasi produk herbal imunomodulator biasanya cenderung lebih aman jika dikonsumsi dalam jangka waktu lama. Tapi biasanya imunomodulator yang punya keunggulan ini hanyalah obat yang memiliki khasiat seimbang.

Maksud dari seimbang ialah memiliki kegunaan imunostimulan dan imunosupresan yang cukup, alhasil saat dikonsumsi terus menerus dan rutin untuk meningkatkan sistem imun tubuh, ia tidak akan menimbulkan efek samping.

Di sisi lain karena terbuat dari jamur, maka produk ini dibuat dengan proses alami. Hingga kini H2 Cordyceps masih dalam tahap dilengkapi data efikasi dan keamanan. Seperti melakukan uji preklinik dan kemanan produk yang bekerjasama dengan universitas di Surabaya dan Analisis Bioinformatika Universitas Brawijaya.

Sekadar informasi, Jamur Cordyceps memang terkenal sebagai obat tradisional di Asia Timur dan merupakan salah satu komponen utama dalam obat tradisional CHina karena kemampuannya untuk mengobati berbagai penyakit seperti kanker, tonik, dan berbagai jenis penyakit lainnya.

Jamur ini mengandung beberapa senyawa aktif yang dipercaya bermanfaat bagi kesehatan yaitu Adenosine sejenis senyawa  berpotensi sebagai antivirus, Cordycepin senyawa yang bersifat antiinflamasi dan antivirus, Polisakarida senyawa pemilik imunomodulator, antioksidan, antitumor dan anti aging (anti penuaan), serta Asam amino dan Asam lemak.

Fatigon Promuno sudah tersedia dan dijual dalam kemasan botol untuk kebutuhan 10 hari dan kemasan blister (kapsul kaplet). Sedangkan H2 Cordyceps Militaris tersedia dalam bentuk blister. Kedua produk ini tersedia di berbagai toko obat dan e-commerce.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Pengunjung Warkop di Jalan Reformasi Pontianak Positif Covid-19

7 Pengunjung Warkop di Jalan Reformasi Pontianak Positif Covid-19

Kalbar | Selasa, 01 Desember 2020 | 13:32 WIB

Studi Sebut 1 dari 4 Orang Tak Mencuci Tangan setelah Batuk dan Bersin

Studi Sebut 1 dari 4 Orang Tak Mencuci Tangan setelah Batuk dan Bersin

Health | Selasa, 01 Desember 2020 | 13:17 WIB

Perdana Menteri Kroasia, Andrej Plenkovic Positif Corona

Perdana Menteri Kroasia, Andrej Plenkovic Positif Corona

News | Selasa, 01 Desember 2020 | 13:20 WIB

Terkini

Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga

Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga

Bogor | Senin, 24 Agustus 2026 | 03:49 WIB

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:05 WIB

×