Bolehkah Orang Alergi Penisilin Suntik Vaksin Virus Corona? Ini Saran Ahli!

Arendya Nariswari, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 11 Desember 2020 | 19:09 WIB
Bolehkah Orang Alergi Penisilin Suntik Vaksin Virus Corona? Ini Saran Ahli!
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@cottonbro)

Suara.com - Vaksin Pfizer untuk virus corona Covid-19 kembali menimbulkan kekhawatiran tambahan. Badan Pengatur Produk Obat dan Kesehatan (MHRA) mengatakan ada dua laporan terkait vaksin Pfizer, yakni anafilaksis dan kemungkinan reaksi alergi.

NHS mendefinisikan anafilaksis sebagai reaksi yang parah dan berpotensi mengancam nyawa. Dr June Raine, kepala MHRA, mengatakan setiap orang dengan riwayat anafilaksis terhadap vaksin, obat atau makanan tidak boleh mendapatkan suntikan vaksin Pfizer BioNTech.

"Dosis kedua vaksin tidak boleh diberikan kepada siapa pun yang mengalami anafilaksis setelah pemberian dosis pertama vaksin. Anafilaksis adalah efek samping yang masih belum diketahui dan jarang terjadi pada vaksin apapun," jelas Dr June Raine dikutip dari Express.

Kebanyakan orang tidak akan terkena anafilaksis setelah suntik vaksin. Manfaat vaksin untuk melindungi diri dari virus corona pun jauh lebih besar daripada risikonya.

Dr Raine menyarankan semua orang hendak menerima vaksin virus corona harus mendiskusikan riwayat medis dan alerginya dengan ahli medis. Karena, sejumlah kecil reaksi alergi dilaporkan selama uji coba fase III vaksin Pfizer.

Ilustrasi Vaksin. (Pixabay/PhotoLizM)
Ilustrasi Vaksin. (Pixabay/PhotoLizM)

Peter Openshaw, mantan presiden British Society for Immunology dan profesor kedokteran eksperimental di Imperial College London, mengatakan hanya ada kemungkinan kecil terjadinya reaksi alergi dari jenis vaksin apapun.

"Tapi, penting bagi kami untuk menempatkan risiko ini dalam perspektif. Terjadinya reaksi alergi salah satu faktor yang dipantau dalam uji klinis fase II vaksin Pfizer," jelasnya.

Dalam hal ini, para ilmuwan melaporkan sejumlah kecil reaksi alergi pada kelompok vaksin dan plasebo yang masing-masing 0,63 persen dan 0,51 persen.

Sama halnya dengan peluncuran vaksin dan obat baru lainnya, vaksin virus corona baru ini sedang dipantau ketat oleh MHRA. Saat ini MHRA sedang menasihati siapa pun yang memiliki riwayat anafilaksis atau reaksi alergi parah agar tidak menerima vaksin Pfizer dulu.

baca juga

"Dalam beberapa jam peluncuran vaksin Pfizer baru telah ada peringatan bahwa mereka yang memiliki alergi penisilin berhati-hati ketika hendak menerima vaksin," kata Dr David Thompson dari Medic Testing.

Alergi penisilin bisa berkisar dari ringan hingga mengancam jiwa. Pedoman sekarang ini adalah orang dengan reaksi alergi yang signifikan harus mengindari vaksin Pfizer.

Saat ini MHRA secara khusus telah menyatakan bahwa Anda yang memiliki riwayat anafilaksis untuk vaksin virus, obat atau makanan sebaiknya tidak mendapatkan suntikan vaksin Pfizer lebih dulu.

Meskipun, sejauh ini belum ada laporan terkait alergi dan pengembangan vaksin virus corona Covid-19 lainnya.

"Penisilin bukan merupakan bagian dari vaksin Pfizer. Namun, vaksin bekerja dengan cara menstimulasi sistem kekebalan Anda," jelas Dr Thompson.

MHRA telah memperingatkan bahwa mereka yang memiliki reaksi alergi parah, seperti alergi penisilin yang parah mungkin berisiko mengalami respons alergi terhadap vaksin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wuhan Promosikan Pariwisatanya, Warganet di Twitter Malah Ngamuk Ingat Awal Mula Virus Corona

Wuhan Promosikan Pariwisatanya, Warganet di Twitter Malah Ngamuk Ingat Awal Mula Virus Corona

Lifestyle | Senin, 05 Desember 2022 | 17:00 WIB

Aksi Protes Pembatasan COVID-19 di China dan Penangkapan Jurnalis, Ribuan Massa Turun ke Jalan

Aksi Protes Pembatasan COVID-19 di China dan Penangkapan Jurnalis, Ribuan Massa Turun ke Jalan

Video | Selasa, 29 November 2022 | 12:05 WIB

Kasus Positif Covid-19 di RI Bertambah 6.699 Orang Pada Jumat Ini

Kasus Positif Covid-19 di RI Bertambah 6.699 Orang Pada Jumat Ini

News | Jum'at, 18 November 2022 | 17:45 WIB

Bantu Indonesia Lawan Virus Corona Baru, AS Kirim Tambahan 5 Juta Dosis Vaksin Pfizer

Bantu Indonesia Lawan Virus Corona Baru, AS Kirim Tambahan 5 Juta Dosis Vaksin Pfizer

News | Kamis, 27 Oktober 2022 | 10:31 WIB

Berikan Lebih Dari 40 Juta Dosis, Amerika Dorong Cakupan Vaksinasi Covid di Indonesia

Berikan Lebih Dari 40 Juta Dosis, Amerika Dorong Cakupan Vaksinasi Covid di Indonesia

News | Kamis, 27 Oktober 2022 | 10:16 WIB

Kabar Baik, Efektivitas Vaksin Pfizer Tembus 73 Persen Pada Anak di Bawah 4 Tahun

Kabar Baik, Efektivitas Vaksin Pfizer Tembus 73 Persen Pada Anak di Bawah 4 Tahun

Health | Sabtu, 27 Agustus 2022 | 10:16 WIB

Pasien Covid-19 Varian Alpha, Delta dan Omicron Hembuskan Virus Lebih Banyak

Pasien Covid-19 Varian Alpha, Delta dan Omicron Hembuskan Virus Lebih Banyak

Health | Sabtu, 20 Agustus 2022 | 16:29 WIB

Inggris akan Luncurkan Vaksin Covid-19 Baru, Ini Efek Sampingnya!

Inggris akan Luncurkan Vaksin Covid-19 Baru, Ini Efek Sampingnya!

Health | Sabtu, 20 Agustus 2022 | 08:03 WIB

CDC Tak Lagi Rekomendasikan Orang yang Terpapar Covid-19 untuk Karantina

CDC Tak Lagi Rekomendasikan Orang yang Terpapar Covid-19 untuk Karantina

Health | Rabu, 17 Agustus 2022 | 16:29 WIB

Studi Baru Temukan 70 Persen Pasien Covid-19 Tetap Alami Gejala selama 125 Hari

Studi Baru Temukan 70 Persen Pasien Covid-19 Tetap Alami Gejala selama 125 Hari

Health | Sabtu, 13 Agustus 2022 | 14:15 WIB

Terkini

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB