Bali Menguat sebagai Pusat Wellness Asia, Standar Global Kesehatan Kian Jadi Kebutuhan

Dinda Rachmawati | Suara.com

Jum'at, 26 Desember 2025 | 16:10 WIB
Bali Menguat sebagai Pusat Wellness Asia, Standar Global Kesehatan Kian Jadi Kebutuhan
Bali Raih Level Baru: Rumah Sakit Pertama di Pulau Dewata Kantongi Akreditasi Internasional (Dok. Istimewa)
  • Kasih Ibu Hospital Denpasar meraih akreditasi bergengsi ACHS International, mengukuhkan kesiapan layanan kesehatan Bali standar global.
  • Akreditasi ini berfokus pada keselamatan pasien, mutu klinis, dan tata kelola, didukung penerapan metodologi EQuIP berkelanjutan.
  • Pencapaian ini melengkapi status RS pertama di Bali meraih HIMSS EMRAM Stage 6, memperkuat ekosistem medis pariwisata.

Suara.com - Ketika Bali semakin dikenal sebagai pusat wellness Asia, kebutuhan akan layanan kesehatan dengan kualitas dan kredibilitas global menjadi semakin mendesak. 

Posisi Bali sebagai destinasi internasional menuntut fasilitas kesehatan yang tidak hanya memenuhi ekspektasi lokal, tetapi juga standar global yang diterapkan oleh komunitas ekspatriat, wisatawan, dan perusahaan asuransi internasional. 

Di tengah dinamika tersebut, Kasih Ibu Hospital Denpasar hadir dengan sebuah pencapaian yang menegaskan kesiapan Bali memasuki peta layanan kesehatan dunia: akreditasi ACHS International.

Akreditasi dari Australian Council on Healthcare Standards (ACHS) International menjadi salah satu tolok ukur paling prestisius dalam industri kesehatan global. 

Standar yang diterapkan dikenal sangat ketat, dengan fokus utama pada keselamatan pasien, mutu klinis, tata kelola rumah sakit, serta efektivitas manajemen risiko. 

Proses penilaian dilakukan secara menyeluruh dan mendalam, memastikan bahwa setiap aspek pelayanan berjalan dalam satu ekosistem yang aman, terukur, dan berkelanjutan. 

Bagi Kasih Ibu Hospital Denpasar, pencapaian ini bukan sekadar pengakuan administratif, melainkan refleksi dari transformasi menyeluruh dalam cara rumah sakit memberikan layanan kesehatan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penerapan metodologi EQuIP (Evaluation and Quality Improvement Program), sebuah pendekatan yang menempatkan continuous quality improvement sebagai fondasi utama. 

Setiap proses pelayanan dievaluasi secara sistematis untuk memastikan praktik terbaik dijalankan secara konsisten. Dengan sistem yang terintegrasi secara seamless, risiko human error dapat ditekan, sementara pengalaman pasien menjadi lebih efisien, aman, dan nyaman. 

Pendekatan ini sejalan dengan standar yang diterapkan oleh fasilitas kesehatan unggulan di Australia, sekaligus memperkuat posisi Bali sebagai destinasi kesehatan yang dapat dipercaya.

“Akreditasi ini bukan sekadar sertifikat di dinding. Ini adalah janji kepada dunia bahwa Bali mampu menyediakan layanan kesehatan yang dapat dipercaya, setara dengan negara-negara maju,” ujar Krishnawenda Duarsa, Direktur Utama Kasih Ibu Hospital Group. 

Menurutnya, karakter Bali sebagai destinasi global membawa tuntutan besar bagi fasilitas kesehatan untuk mampu memenuhi standar internasional yang sudah menjadi acuan komunitas ekspatriat, wisatawan, dan mitra asuransi global.

Pencapaian ACHS International ini semakin bermakna karena melengkapi keberhasilan Kasih Ibu Hospital Denpasar sebagai rumah sakit pertama di Bali yang meraih HIMSS EMRAM Stage 6. 

Pengakuan tersebut menegaskan kematangan sistem digital dan rekam medis elektronik yang dimiliki rumah sakit. Jika EMRAM Stage 6 menunjukkan kesiapan teknologi berkelas dunia, maka akreditasi ACHS International membuktikan bahwa teknologi tersebut benar-benar diterjemahkan menjadi praktik klinis yang aman, konsisten, dan efektif. 

Dua capaian ini menjadi fondasi yang saling menguatkan antara keunggulan digital dan mutu layanan kesehatan yang nyata. Dalam konteks medical tourism, pengakuan internasional ini memperkuat peran Kasih Ibu Hospital Denpasar sebagai bagian penting dari ekosistem kesehatan Bali. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terlihat Sepele, Efek Menahan Lapar Bisa Serius bagi Tubuh

Terlihat Sepele, Efek Menahan Lapar Bisa Serius bagi Tubuh

Your Say | Jum'at, 26 Desember 2025 | 15:13 WIB

Apa Manfaat Jalan Kaki? Aktivitas Sehat yang Masuk Year in Search 2025

Apa Manfaat Jalan Kaki? Aktivitas Sehat yang Masuk Year in Search 2025

Lifestyle | Jum'at, 26 Desember 2025 | 09:00 WIB

Paradoks Media Sosial: Semakin Terhubung, Semakin Merasa Kurang, Semakin Tertekan

Paradoks Media Sosial: Semakin Terhubung, Semakin Merasa Kurang, Semakin Tertekan

Your Say | Jum'at, 26 Desember 2025 | 05:15 WIB

Terkini

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB