Mengapa Vaksin Covid-19 Umumnya Diberikan Dua Dosis? Begini Penjelasan Ahli

Arendya Nariswari, Fita Nofiana

Jum'at, 25 Desember 2020 | 17:43 WIB
Mengapa Vaksin Covid-19 Umumnya Diberikan Dua Dosis? Begini Penjelasan Ahli
Ilustrasi vaksin Covid-19. [Shutterstock]

Suara.com - Baik vaksin Pfizer maupun Moderna membutuhkan dua dosis suntikan agar efektif melindungi dari virus corona Covid-19. Suntikan pertama dan kedua diberikan dengan berselang tiga sampai empat minggu.

Mungkin Anda bertanya-tanya, mengapa vaksin harus diberikan dalam dua suntikan?

"Konsep umumnya adalah bahwa dosis pertama melatih sistem kekebalan dan dosis kedua meningkatkannya untuk memberikan perlindungan tingkat tinggi," ujar pakar penyakit menular Dr. John A. Sellick DO, profesor kedokteran di Sekolah Kedokteran & Ilmu Biomedis Jacobs di University of Buffalo kepada Bustle.

Vaksin Pfizer dan Moderna menggunakan materi genetik atau mRNA untuk mereplikasi protein kunci dalam virus corona. Materi ini melatih tubuh untuk menghasilkan antibodi yang akan melawan Covid-19. Dosis pertama memulai proses pelatihan antibodi dan dosis kedua memperkuatnya.

Melansir dari Bustle, vaksin multi-dosis telah ada sejak lama meskipun teknologi mRNA yang digunakan Pfizer dan Moderna tergolong baru. Kelly Moore M.D. M.P.H. dari Immunization Action Coalition mengatakan bahwa vaksin dua atau tiga dosis pada dasarnya berguna dalam menggerakkan memori sistem kekebalan.

Ilustrasi Vaksin Covid-19 (getty image)
Ilustrasi Vaksin Covid-19 (getty image)

Dosis pertama mendidik sel kekebalan Anda tentang memproduksi antibodi yang tepat. Sementara dosis kedua mengingatkan sel kekebalan tentang apa yang harus dilakukan.

Studi dari The New England Journal Of Medicine menemukan bahwa vaksin Pfizer hanya melindungi 52 persen setelah satu dosis. Dibutuhkan dosis kedua untuk menjadi pelindung 91 persen, satu minggu setelah suntikan kedua vaksin menjadi 95 persen efektif. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banyak yang Tak Patuh Prokes, Angka Kasus Covid-19 Meroket dalam 4 Bulan

Banyak yang Tak Patuh Prokes, Angka Kasus Covid-19 Meroket dalam 4 Bulan

Jawa Tengah | Jum'at, 25 Desember 2020 | 17:14 WIB

Capai 2 Ribu Kasus per Hari, Jakarta Penyumbang Positif Covid-19 Terbanyak

Capai 2 Ribu Kasus per Hari, Jakarta Penyumbang Positif Covid-19 Terbanyak

News | Jum'at, 25 Desember 2020 | 17:14 WIB

Terpapar Covid-19 dan Muncul Ruam, Dewi Persik Dituduh Alergi Kosmetik

Terpapar Covid-19 dan Muncul Ruam, Dewi Persik Dituduh Alergi Kosmetik

Jogja | Jum'at, 25 Desember 2020 | 17:15 WIB

Terkini

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jakarta | Rabu, 23 September 2026 | 23:52 WIB

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Jatim | Rabu, 23 September 2026 | 23:46 WIB

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 23:41 WIB

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:35 WIB

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:21 WIB

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 23:05 WIB

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:47 WIB

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 22:44 WIB

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:27 WIB

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:26 WIB

×