Gegara Varian Baru Virus Corona, WNA Dilarang Masuk RI, Kalau WNI?

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 29 Desember 2020 | 15:45 WIB
Gegara Varian Baru Virus Corona, WNA Dilarang Masuk RI, Kalau WNI?
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

Suara.com - Sejak diumumkannya Virus Corona varian baru di Inggris, banyak negara yang memutuskan tidak menerima penerbangan, salah satunya Indonesia. Hal itu dilakukan demi mencegah penularan virus varian baru ke dalam Negeri.

Berdasarkan keterangan Sekretaris Jenderal Kementerian Luar Negeri, Cecep Herawan, setelah munculnya kasus mutasi Covid 19 di Inggris, banyak dibuatnya aturan untuk proses masuknya warga negara asing (WNA) ke Indonesia.

Ia mengatakan, WNA harus menjalani tes PCR terlebih dahulu sebelum melakukan penerbangan. Setelah sampai di Indonesia, ia harus melakukan tes PCR kembali lalu melakukan karantina di tempat yang telah disediakan selama lima hari. Setelah menjalani karantina, ia harus melakukan tes PCR kembali, untuk memastikan hasilnya negatif dan aman.

“Jadi kalau mau ke Indonesia harus tes di negaranya, setelah itu kalau sampe tes lagi terus karantina selama 5 hari, “ ucap Cecep pada acara Talkshow Membedah Regulasi Larangan Masuk Bagi Warga Asing dengan Satgas Penanganan Covid 19, Selasa, (29/12/2020).

Sekretaris Jenderal Kementerian Luar Negeri, Cecep Herawan
Sekretaris Jenderal Kementerian Luar Negeri, Cecep Herawan

Namun, berdasarkan surat edaran pemerintah tentang larangan penerbangan terhitung dari 1 sampai 14 Januari, semua penerbangan WNA ke Indonesia diberhentikan. Hal ini bisa saja diperpanjang atau dihentikan tergantung situasi dan kondisi ke depannya nanti.

Cecep juga mengatakan, untuk penerbangan mungkin bisa saja dilakukan jika kondisi mendesak. Selain itu juga dibolehkan jika ada urusan yang berkaitan dengan negara. Untuk warga negara Indonesia (WNI) masih diperbolehkan, tetapi dengan syarat harus memenuhi aturan tes-tes yang diberlakukan.

“Berdasarkan aturan UU Nomor 6 tahun 2011, WNI masih diperbolehkan, Cuma tetap ada ketentuan dari Satgas yang harus dipenuhi, “ ucapnya.

Menurut Cecep, pemerintah sudah tepat, hal ini karena dalam membuat kebijakan yang ada, semua melihat dari sisi kajian ilmiah dan perkembangan global yang terjadi. Oleh karena itu, semua aturan yang dibuat berdasarkan pandangan sesuai dengan situasi dan kondisi yang terjadi.

Aturan mengenai larangan penerbangan ini, sebenarnya sudah ada sejak April 2020. Namun, saat itu masih ada beberapa aturan yang ditangguhkan karena beberapa kepentingan. Untuk kasus mutasi virus baru ini, baru semua penerbangan ditutup untuk mencegah masuknya virus ke Indonesia.

baca juga

Mutasi Virus Corona B117 ini, sudah masuk ke dalam Australia dan Singapura, untuk itu sangat diperlukan kewaspadaan dari masyarakat serta tetap menjalankan protokol kesehatan dan berbagai aturan yang berlaku. Penutupan yang dilakukan ini tidak hanya tekhusus pada bandara, tetapi juga pelabuhan internasional di Indonesia.

Fajar Ramadhan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satgas IDI: Varian Baru Virus Corona Dapat Terdeteksi Tes PCR

Satgas IDI: Varian Baru Virus Corona Dapat Terdeteksi Tes PCR

News | Selasa, 29 Desember 2020 | 13:43 WIB

Akibat Varian Baru Virus Corona, WHO Prediksi Akan Ada 'Pandemi Lelah'

Akibat Varian Baru Virus Corona, WHO Prediksi Akan Ada 'Pandemi Lelah'

Health | Selasa, 29 Desember 2020 | 13:25 WIB

Ahli: Varian Baru Virus Corona Tidak Lebih Mematikan, Tetapi Mudah Menular

Ahli: Varian Baru Virus Corona Tidak Lebih Mematikan, Tetapi Mudah Menular

Health | Selasa, 29 Desember 2020 | 13:00 WIB

Terkini

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:21 WIB

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:15 WIB

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:09 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:02 WIB

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Jabar | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:42 WIB

Meroket 1.004 Persen, Jumlah Rekening Emas BRI di BRImo Tembus 3 Juta

Meroket 1.004 Persen, Jumlah Rekening Emas BRI di BRImo Tembus 3 Juta

Bri | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:28 WIB

RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Dibawa ke Paripurna, Siap Disahkan Jadi UU

RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Dibawa ke Paripurna, Siap Disahkan Jadi UU

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:18 WIB

Jejak Gugatan Karhutla Sumsel, 8 Perusahaan Pernah Masuk Perkara: Begini Panjang Perjalanan Hukumnya

Jejak Gugatan Karhutla Sumsel, 8 Perusahaan Pernah Masuk Perkara: Begini Panjang Perjalanan Hukumnya

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Langkah Kecil untuk Tumbuh Sehat, Kilang Plaju Dukung Gizi Anak Sungai Rebo

Langkah Kecil untuk Tumbuh Sehat, Kilang Plaju Dukung Gizi Anak Sungai Rebo

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:01 WIB

×