Mudah Menular, Strain Baru Corona Disebut Tak Bikin Gejala Lebih Parah

Rima Sekarani Imamun Nissa | Fita Nofiana | Suara.com

Kamis, 31 Desember 2020 | 15:56 WIB
Mudah Menular, Strain Baru Corona Disebut Tak Bikin Gejala Lebih Parah
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

Suara.com - Strain baru virus corona yang disebut dengan SARS-CoV-2 VUI 202012/01 dikenal lebih menular. Bahkan, strain ini juga disebut lebih mudah menginfeksi sel sehingga lebih berisiko pula untuk anak-anak daripada strain sebelumnya.

Namun, menurut sebuah studi oleh Public Health England, varian baru ini mungkin tidak menyebabkan penyakit atau komplikasi yang lebih parah daripada strain sebelumnya.

Melansir dari Healthshots, strain baru memang menyebar dengan cepat, tetapi tidak menyebabkan komplikasi yang lebih parah. Strain baru ini mulanya ditemukan di Inggris bagian tenggara.

Dalam studi tersebut, para peneliti membandingkan 1.769 orang yang terinfeksi varian baru dengan 1.769 dengan varian lama. Kedua kelompok dicocokkan setara berdasarkan usia, jenis kelamin, daerah tempat tinggal dan waktu pengujian.

Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)
Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)

Dari 42 orang yang dirawat di rumah sakit, 16 terinfeksi varian baru sementara 26 kasus memiliki infeksi tipe lama. Dalam hal kematian, ada 12 kematian dalam kasus varian baru dibandingkan dengan 10 kematian pada varian lama.

"Hasil awal dari studi kohort tidak menemukan perbedaan yang signifikan secara statistik dalam rawat inap dan kasus kematian 28 hari antara kasus dengan varian dan kasus pembanding tipe lama," kata studi tersebut.

"Tidak ada perbedaan yang signifikan dalam kemungkinan infeksi ulang dengan varian baru dibandingkan dengan varian lain," imbuh studi tersebut.

Meski tak bikin lebih parah, kemampuan menular yang lebih tinggi telah membuat lebih dari 50 negara menutup pintu untuk kedatangan dari Inggris demi mencegah masuknya varian baru. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CDC Beijing Sebut Kasus Covid-19 di Shunyi Penularan dari Indonesia

CDC Beijing Sebut Kasus Covid-19 di Shunyi Penularan dari Indonesia

Sumbar | Kamis, 31 Desember 2020 | 15:10 WIB

Kasus Corona Merebak di Shunyi, CDC Beijing: Berasal Dari Indonesia

Kasus Corona Merebak di Shunyi, CDC Beijing: Berasal Dari Indonesia

News | Kamis, 31 Desember 2020 | 15:06 WIB

Ahli dari China Imbau Profesional Medis Harus Mengawasi Vaksin mRNA

Ahli dari China Imbau Profesional Medis Harus Mengawasi Vaksin mRNA

Health | Kamis, 31 Desember 2020 | 15:05 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB