Stres Produksi ASI Sedikit? Coba Deh Terapi Hypno Breastfeeding

Bimo Aria Fundrika, Dinda Rachmawati

Senin, 04 Januari 2021 | 19:05 WIB
Stres Produksi ASI Sedikit? Coba Deh Terapi Hypno Breastfeeding
Ilustrasi ibu menyusui. (Elements Envato)

Suara.com - Selain kesehatan fisik, kondisi psikis ibu menyusui juga bisa mempengaruhi produksi ASI. Hal itu yang seringkali jadi tantangan tersendiri bagi para ibu untuk menjaga tingkat stresnya. 

Untuk mengatasi kendala tersebut, terapi hypno breastfeeding disebut bisa menjadi solusi. Perawat di RSUP Fatmawati, Jakarta Selatan, Imelda Yanti. M.Kep. Sp.Kep., menjelaskan bahwa terapi hypno breastfeeding dilakukan dengan metode relaksasi terhadap ibu.

"Suatu teknik, ilmu komunikasi yang berikan afirmasi, menanamkan mindset dari ibu. Memberikan ketenangan dan menanamkan rasa percaya diri kepada ibu bahwa mampu menyusui bayinya, ASI cukup sampai anaknya berusia dua tahun," kata Imelda dikutip dari podcast kesehatan Kementerian Kesehatan, Senin (4/1/2021).

Menurut Imelda, terapinya memang agak menyerupai dengan hipnoterapi, di mana ibu akan dibuat fokus dengan pikirannya. Kemudian saat itu akan ditanamkan sugesti pada alam bawah sadar ibu. 

Ilustrasi ibu menyusui. (Shutterstock)
Ilustrasi ibu menyusui. (Shutterstock)

"Ketika seseorang fokus, maka gelombang otaknya lebih dominan di alfa dan teta. Gelombang itu adalah saat yang tepat untuk memberikan sugesti, menanamkan sugesti ke alam bawah sadar. Maka itu melekat dengan sangat kuat bahkan bisa bertahan seumur hidup," ucapnya.

"Afirmasinya biasanya, 'ibu adalah ibu yang luar biasa, ingin memberikan nutrisi optimal untuk anaknya supaya bisa tumbuh dan berkemabng optimal. Oleh sebab itu mulai saat ini yakini ASI ibu banyak, sangat cukup untuk bayi sampai nanti berusia dua tahun'," imbuh Imelda.

Ia menyarankan terapi hypno breastfeeding itu dilakukan pasca ibu melahirkan. Tujuannya untuk merangsang hormon prolaktin dan oksitosin agar memproduksi ASI lebih banyak. Menurutnya, jika terapi tersebut dilakukan sejak masih masa kehamilan, khawatirnya bisa mengganggu janin. 

Selain hipnoterapi, ibu juga akan mendapatkan pijat di punggung. Imelda mengatakan bahwa pijat punggung telah terbukti bisa meningkatkan hormon endorfin sehingga mencegah ibu dari stres. 

"Sebenarnya tekniknya edukasi jadi gak perlu datang ke terapis berkali-kali. Jadi saat ibu membutuhkan ketenangan bisa melakukannya sendiri di rumah atau di mana pun," tuturnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usai 29 Hari Isolasi karena Covid, Anies Kembali Berkantor di Balai Kota

Usai 29 Hari Isolasi karena Covid, Anies Kembali Berkantor di Balai Kota

Jakarta | Senin, 04 Januari 2021 | 12:42 WIB

Soal Kontrak Pemain Persija yang akan Habis, Begini Komentar Ferry Paulus

Soal Kontrak Pemain Persija yang akan Habis, Begini Komentar Ferry Paulus

Jakarta | Senin, 04 Januari 2021 | 12:42 WIB

Kubu Habib Rizieq Klaim Cuma Sebar 17 Undangan saat Nikahkan Najwa Shihab

Kubu Habib Rizieq Klaim Cuma Sebar 17 Undangan saat Nikahkan Najwa Shihab

Jabar | Senin, 04 Januari 2021 | 12:40 WIB

Terkini

Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga

Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga

Bogor | Senin, 24 Agustus 2026 | 03:49 WIB

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:05 WIB

×