Sir Patrick Duga Mantan Pasien Covid-19 Kebal dari Varian Baru Virus Corona

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 07 Januari 2021 | 12:10 WIB
Sir Patrick Duga Mantan Pasien Covid-19 Kebal dari Varian Baru Virus Corona
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

Suara.com - Varian baru virus corona Covid-19 yang ditemukan di Kent, Inggris pada September 2020 lalu diketahui lebih menular 74 persen daripada varian sebelumnya.

Varian baru virus corona ini juga diyakini sebagai penyebab lonjakan kasus baru di Inggris, sehingga pemerintah Inggris memberlakukan lockdown ketiga untuk mengendalikan penyebaran.

Di sisi lain, para ilmuwan khawatir orang-orang yang sudah tertular virus corona justru kembali rentan dengan varian baru ini. Mereka juga mulai mempertanyakan keefektifam vaksin virus corona untuk melawan varian baru tersebut.

Tapi, Sir Patrick Vallance, Kepala Penasihat Ilmiah Pemerintah (GCSA) Inggris mengatakan nampaknya orang yang sudah pernah terinfeksi virus corona sebelumnya masih memiliki perlindungan. Sehingga mereka tidak rentan tertular varian baru virus corona.

"Sejauh ini yang kami ketahui adalah 22 perubahan dalam kode genetik membuat virus lebih mudah menular. Tetapi, itu tidak membuat virus tersembunyi dari sistem kekebalan. Jadi, Anda yang pernah mengalami infeksi sebelumnya, mungkin juga bisa melawan virus ini," jelas Sir Patrick dikutip dari The Sun.

Ilustrasi virus Corona Covid-19 - (Pixabay/geralt)
Ilustrasi virus Corona Covid-19 - (Pixabay/geralt)

Meski begitu, Sir Patrick memperingatkan bahwa ada kemungkinan varian baru virus corona di Afrika Selatan, yang pertama kali ditemukan di Inggris pada Desember 2020, mungkin lebih tangguh daripada sistem kekebalan manusia untuk melawannya.

Sir Patrick juga mengatakan varian virus corona Afrika Selatan itu mungkin memiliki beberapa efek pada keefektifan vaksin yang telah dipercaya sekarang ini.

"Secara teoritis sedikit lebih banyak risiko untuk tidak dikenali oleh sistem kekebalan. Tapi, belum ada yang menunjukkan bahwa itu masalahnya. Jadi sekarang sedang dilihat sangat aktif," ujarnya.

Perlu diingat bahwa Anda tidak hanya membuat satu antibodi untuk melawan satu virus, tetapi Anda akan membuat banyak antibodi untuk melawan virus yang berbeda ketika mendapatkan vaksin. Jadi, tidak mungkin varian baru ini akan lolos dari vaksin.

baca juga

"Tapi, kami tetap belum tahu. Saat ini, kami hanya memberi tahu bahwa kemungkinan besar tidak akan menghilangkan efek vaksin," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

15.661 Tenaga Medis Kepulauan Riau Akan Divaksin Covid-19

15.661 Tenaga Medis Kepulauan Riau Akan Divaksin Covid-19

Batam | Kamis, 07 Januari 2021 | 11:54 WIB

WHO Kirim Tim Inspeksi Asal-usul Virus Corona, China Belum Beri Izin Masuk

WHO Kirim Tim Inspeksi Asal-usul Virus Corona, China Belum Beri Izin Masuk

Health | Kamis, 07 Januari 2021 | 11:53 WIB

Jarang Dapat Sorotan, Bagaimana Kabar Perkembangan Vaksin Merah Putih?

Jarang Dapat Sorotan, Bagaimana Kabar Perkembangan Vaksin Merah Putih?

Health | Kamis, 07 Januari 2021 | 12:05 WIB

Terkini

Urutan Zodiak dari yang Paling Jutek dan Galak sampai yang Paling Ramah

Urutan Zodiak dari yang Paling Jutek dan Galak sampai yang Paling Ramah

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:35 WIB

The Blue Road Tayang 20 November, Son Suk Ku dan Nagayama Eita Jadi Detektif

The Blue Road Tayang 20 November, Son Suk Ku dan Nagayama Eita Jadi Detektif

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Sepatu Kanky Story Honjo untuk Apa? Ini Fitur dan Kelebihannya

Sepatu Kanky Story Honjo untuk Apa? Ini Fitur dan Kelebihannya

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Bulan Oktober Bisa Jadi Waktu Paling Hoki Borong Emas, Ini Datanya

Bulan Oktober Bisa Jadi Waktu Paling Hoki Borong Emas, Ini Datanya

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:23 WIB

Jerat Perpeloncoan Kampus: Saat Regulasi Dikecoh Modus PKKMB dan Kaderisasi

Jerat Perpeloncoan Kampus: Saat Regulasi Dikecoh Modus PKKMB dan Kaderisasi

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:20 WIB

Ketum GEKRAFT Salatiga, Dyah Ayu Pitaloka Dorong Ekosistem Inklusif dan Akses Global

Ketum GEKRAFT Salatiga, Dyah Ayu Pitaloka Dorong Ekosistem Inklusif dan Akses Global

Jawa Tengah | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:11 WIB

Sesuai Kekhawatiran Awal, Ini Alasan Koalisi Sipil Minta Prabowo Batalkan Pelantikan Kepala BRAN?

Sesuai Kekhawatiran Awal, Ini Alasan Koalisi Sipil Minta Prabowo Batalkan Pelantikan Kepala BRAN?

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:09 WIB

Apa Saja Tanda-Tanda Rumah Membawa Banyak Rezeki? Ini Kata Feng Shui

Apa Saja Tanda-Tanda Rumah Membawa Banyak Rezeki? Ini Kata Feng Shui

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:06 WIB

Batik Reimagined 2026 Hadirkan Eksplorasi Batik lewat Fashion dan Kreativitas

Batik Reimagined 2026 Hadirkan Eksplorasi Batik lewat Fashion dan Kreativitas

Foto | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:05 WIB

Perbedaan Sensor Pemantau Tidur HRV vs SpO2 pada Smartwatch

Perbedaan Sensor Pemantau Tidur HRV vs SpO2 pada Smartwatch

Tekno | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:02 WIB

×