Mengapa Efikasi Vaksin Sinovac Indonesia Berbeda dengan Turki dan Brasil?

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 12 Januari 2021 | 22:41 WIB
Mengapa Efikasi Vaksin Sinovac Indonesia Berbeda dengan Turki dan Brasil?
Ilustrasi: Mengapa Efikasi Vaksin Sinovac Indonesia Berbeda dengan Turki dan Brasil? (ANTARA/HO-KBRI Beijing/mii)

Suara.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI mengumumkan efikasi vaksin Covid-19 buatan Sinovac sebesar 65.3 persen.

Angka tersebut berbeda dengan laporan efikasi di Turki sebesar 91,25 persen serta di Brasil sebesar 78 persen.

Lantas, mengapa hasilnya bisa berbeda?

Guru Besar Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof. Dr. Zullies Ikawati, Apt mengatakan hal ini tidak lepas dari karakter subjek serta risiko infeksi pada relawan yang berpartisipasi dalam uji klinis fase 3 akhir di Bandung, Jawa Barat. 

"Efikasi ini akan dipengaruhi dari karakteristik subyek ujinya. Jika subyek ujinya adalah kelompok risiko tinggi, maka kemungkinan kelompok plasebo akan lebih banyak yang terpapar, sehingga perhitungan efikasinya menjadi meningkat," ujar Prof. Zullies berdasarkan siaran pers yang diterima Suara.com, Selasa (12/1/2021).

Kelompok plasebo adalah kelompok yang menerima pil kosong alias pil tanpa efek obat atau tidak mengandung vaksin.

Inilah yang membedakan subyek penelitian yang menerima vaksin sebagai kelompok terkontrol dan kelompok plasebo atau kelompok tidak terkontrol.

Jadi misalnya pada uji klinis Sinovac di Bandung yang melibatkan 1600 orang, terdapat 800 subyek yang menerima vaksin, dan 800 subyek yang mendapatkan plasebo.

Jika dari kelompok yang divaksin ada 26 yang terinfeksi (3.25 %), sedangkan dari kelompok plasebo ada 75 orang yang kena Covid (9,4%), maka efikasi dari vaksin adalah = (0.094 – 0.0325)/0.094 x 100% = 65,3 persen.

baca juga

Jadi yang menentukan adalah perbandingan antara kelompok yang divaksin dengan kelompok yang tidak.

Seumpama pada kelompok vaksin ada 26 yang terinfeksi, sedangkan kelompok plasebo bertambah menjadi 120 yang terinfeksi, maka efikasinya meningkat menjadi 78.3 persen. 

Sementara itu uji klinis vaksin Covid-19 di Brasil menggunakan kelompok berisiko tinggi yaitu tenaga kesehatan, sehingga efikasinya diperoleh lebih tinggi.

Sedangkan di Indonesia menggunakan populasi masyarakat umum yang risikonya lebih kecil. 

"Kita subyek ujinya berisiko rendah, apalagi taat dengan prokes, tidak pernah keluar rumah sehingga tidak banyak yg terinfeksi, maka perbandingan kejadian infeksi antara kelompok plasebo dengan kelompok vaksin menjadi lebih rendah, dan menghasilkan angka yang lebih rendah," papar Prof. Zullies.

Diibaratkan ada kelompok vaksin ada 26 yang terinfeksi Covid-19 (3,25%) sedangkan di kelompok plasebo cuma 40 orang (5%) karena menjaga prokes dengan ketat, maka efikasi vaksin bisa turun menjadi hanya 35%, yaitu dari hitungan (5 - 3,25)/5 x 100% = 35%.

 "Jadi angka efikasi ini bukan harga mati, dan dapat dipengaruhi oleh banyak faktor ketika uji klinik dilakukan. Selain itu, jumlah subyek uji dan lama pengamatan juga dapat memperngaruhi hasil. Jika pengamatan diperpanjang menjadi 1 tahun, sangat mungkin menghasilkan angka efikasi vaksin yang berbeda," pungkas Prof. Zullies.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Efikasi Cuma 65,3 Persen, Bisakah Vaksin Covid-19 Sinovac Bentuk Kekebalan?

Efikasi Cuma 65,3 Persen, Bisakah Vaksin Covid-19 Sinovac Bentuk Kekebalan?

Bekaci | Selasa, 12 Januari 2021 | 17:35 WIB

Pengertian Efikasi dan Efektivitas Pada Produk Vaksin

Pengertian Efikasi dan Efektivitas Pada Produk Vaksin

Bogor | Selasa, 12 Januari 2021 | 14:41 WIB

Profesor UGM Hitung Efikasi Vaksin Sinovac, Ampuh Lawan Covid-19?

Profesor UGM Hitung Efikasi Vaksin Sinovac, Ampuh Lawan Covid-19?

Surakarta | Selasa, 12 Januari 2021 | 14:21 WIB

Terkini

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:19 WIB

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:13 WIB

Penyadapan Presiden hingga Media Seret Listyo Sigit, Yusril Sebut Posisi Kepala KSP Bisa Diisi Plt

Penyadapan Presiden hingga Media Seret Listyo Sigit, Yusril Sebut Posisi Kepala KSP Bisa Diisi Plt

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 23:11 WIB

Skandal Sadap Presiden Terbongkar, Prabowo Sudah Tahu tetapi Motifnya Masih Gelap

Skandal Sadap Presiden Terbongkar, Prabowo Sudah Tahu tetapi Motifnya Masih Gelap

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:07 WIB

Yusril Pasang Badan untuk Polri, Penyidikan Kasus Listyo Sigit Akan Objektif

Yusril Pasang Badan untuk Polri, Penyidikan Kasus Listyo Sigit Akan Objektif

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:03 WIB

Temui Guru SD Jadi Tiktoker, Menteri Riefky Resmikan Desa Kreatif di Kebumen

Temui Guru SD Jadi Tiktoker, Menteri Riefky Resmikan Desa Kreatif di Kebumen

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:03 WIB

Listyo Sigit Jadi Tersangka Penyadapan, PDIP Sebut Momentum Kembalikan Marwah Polri

Listyo Sigit Jadi Tersangka Penyadapan, PDIP Sebut Momentum Kembalikan Marwah Polri

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:02 WIB

Di Balik Perjuangan Penanganan Karhutla, Pertamina RU Plaju Dukung Kesehatan Petugas

Di Balik Perjuangan Penanganan Karhutla, Pertamina RU Plaju Dukung Kesehatan Petugas

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 23:01 WIB

×