Bupati Sleman Positif Covid-19 usai Vaksinasi, Berapa Lama Vaksin Efektif?

Rima Sekarani Imamun Nissa, Fita Nofiana

Jum'at, 22 Januari 2021 | 08:37 WIB
Bupati Sleman Positif Covid-19 usai Vaksinasi, Berapa Lama Vaksin Efektif?
Bupati Sleman, Sri Purnomo [Muhammad Ilham Baktora / SuaraJogja.id]

Suara.com - Bupati Sleman Sri Purnomo dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. Hal itu ia sampaikan lewat pesan singkat kepada wartawan, Kamis (21/1/2021) kemarin.

"Sebelumnya, Rabu 20 Januari 2021 saya menjalani tes swab antigen, yang mana hasilnya dinyatakan positif, kemudian dilanjutkan dengan tes swab PCR, di mana hasil yang saya terima pagi ini dinyatakan positif," ujarnya dalam pesan singkat tersebut.

Sebelumnya, Sri mengakui bahwa ia telah mengikuti program vaksinasi Covid-19 yang dijalankan pemerintah. Namun seperti penerima vaksin lainnya, ia baru menerima satu suntikan vaksin CoronaVac dari Sinovac.

Menerima satu suntikan vaksin memang belum efektif dalam pengembangan antibodi karena memerlukan suntikan kedua yang berselang beberapa minggu. Sementara usai suntikan kedua, tubuh juga memerlukan waktu minimal dua minggu untuk membangun antibodi yang melawan Covid-19.

"Setelah kita disuntik (vaksin) dua kali, itu kita enggak langsung tinggi antibodinya," ujar Prof. dr. Sri Rezeki Hadinegoro dari Indonesia in Technical Advisory Group in Immunization (ITAGI) dalam Konferensi Pers pada pada 11 Januari 2021 lalu.

"Kita perlu waktu untuk meningkatkan antibodi, paling tidak setelah dua kali suntik itu 14 hari sampai satu bulan baru dia maksimal antibodinya," imbuhnya.

Oleh karena itu, Bupati Sri Purnomo mengimbau masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan meskiput telah melakukan vaksinasi.

"Saya mengimbau bahwa perlindungan yang diberikan vaksin Covid-19 tetap perlu diikuti dengan kepatuhan menjalankan protokol kesehatan dengan disiplin memakai masker, cuci tangan pakai sabun, serta jaga jarak, dan hindari kerumunan," tutup Sri Purnomo dalam pesannya.

Menurut penuturannya, Sri Purnomo tak mengalami gejala serius selait sempat batuk dan suhu tubuh naik hingga 37,6 derajat.

baca juga

"Kondisi kesehatan saya hari ini alhamdulilah 100 persen sehat dan tidak menunjukkan gejala penyakit apa pun. Memang pada hari Selasa, malam Rabu tanggal 19 Jan 2021, saya sempat batuk-batuk dan suhu badan naik di angka 37,6 derajat," ujar Sri Purnomo.

Bupati Sleman, Sri Purnomo. [Hiskia Andika Weadcaksana / SuaraJogja.id]
Bupati Sleman, Sri Purnomo. [Hiskia Andika Weadcaksana / SuaraJogja.id]

Sementara itu, hasil uji di Bandung menunjukkan bahwa efikasi vaksin Sinovac sebesar 65,3 persen. Hasil tersebut sudah sesuai persyaratan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), di mana efikasi vaksin harus mencapai 50 persen. Selain mencegah infeksi, vaksin Sinovac dalam uji fase 3 di Brasil disebut efektif menurunkan kemungkinan terjadinya kasus Covid-19 parah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Covid-19 Ancam Posko Pengungsian Banjir di Banjarbaru

Covid-19 Ancam Posko Pengungsian Banjir di Banjarbaru

Kalbar | Jum'at, 22 Januari 2021 | 07:50 WIB

Positif Covid-19, Chef Juna Kasih Pesan Manis di Ultah Pacar

Positif Covid-19, Chef Juna Kasih Pesan Manis di Ultah Pacar

Entertainment | Jum'at, 22 Januari 2021 | 07:42 WIB

Penumpang Kendaraan Air di Kalbar, Siap-siap Kena Rapid Test Antigen

Penumpang Kendaraan Air di Kalbar, Siap-siap Kena Rapid Test Antigen

Kalbar | Jum'at, 22 Januari 2021 | 07:42 WIB

Terkini

Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029

Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Kalbar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Sumsel | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:14 WIB

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:03 WIB

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok

Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:48 WIB

PSSI Apresiasi Bobby Nasution Sebagai Satu-satunya Gubernur Peduli Timnas

PSSI Apresiasi Bobby Nasution Sebagai Satu-satunya Gubernur Peduli Timnas

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Polda Banten Gagalkan Peredaran 11 Kg Ganja dan Sabu Modus Jasa Ekspedisi di Bogor

Polda Banten Gagalkan Peredaran 11 Kg Ganja dan Sabu Modus Jasa Ekspedisi di Bogor

Banten | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:37 WIB

×