Gejala Kanker Serviks Bisa Diawali dari Keputihan yang Tidak Biasa

Vania Rossa

Senin, 01 Februari 2021 | 06:28 WIB
Gejala Kanker Serviks Bisa Diawali dari Keputihan yang Tidak Biasa
Ilustrasi kanker serviks. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Keputihan memang hal yang umum terjadi pada perempuan, terutama di masa subur. Tapi, waspada bila mengalami keputihan yang tidak biasa. Misalnya, cairan keputihan dengan konsistensi yang tidak biasa, berbau tak sedap, disertai sensasi terbakar serta gatal di dalam dan sekitar area vagina. Keputihan yang tidak biasa itu bisa jadi gejala kanker serviks, lho.

Dokter spesialis ginekologi onkologi RS Kanker Dharmais Jakarta, Widyorini Lestari Hutami Hanafi Sp.OG(K), Onk, mengatakan bahwa gejala berupa keputihan tidak biasa tersebut akan terjadi bila penderita kanker setidaknya sudah memasuki stadium 1B.

"Gejala seperti keputihan itu biasanya sudah memasuki stadium yang sudah agak parah. Kemudian adanya pendarahan saat bersenggama atau di luar siklus haid," ujar Widyorini.

Dikatakan Direktur Utama Rumah Sakit Kanker Dharmais dr. R. Soeko Werdi Nindito Daroekoesoemo, MARS, kanker serviks adalah kanker yang sangat sulit dideteksi pada stadium awal, karena memang tidak ada gejala yang terlihat dan keluhan apapun dari pasien.

Dan sebagian besar pasien kanker serviks tidak mengetahui bahwa pada akhirnya mereka mengidap penyakit tersebut, demikian dikatakan dr. Soeko dalam webinar bertajuk "Lindungi Diri dan Orang Terkasih dari Kanker Serviks" beberapa waktu lalu, dikutip dari Antara.

Keputihan yang tidak biasa, bisa jadi petunjuk bahwa telah terjadi anomali pada area leher rahim yang sudah terpapar human papilloma virus (HPV) sebagai penyebab kanker serviks.

Selain keputihan yang tidak biasa, perempuan juga harus waspada pada gejala lainnya, misalnya nyeri pada area pinggul yang menjalar hingga pergelangan kaki.

Terlebih jika nyeri pinggul sudah menjalar hingga kaki dan sulit buang air kecil, dr. Widyorini menyarankan Anda segera memeriksakan diri ke dokter.

Lebih lanjut dikatakan bahwa lesi prakanker serviks tidak bergejala, sehingga gejala-gejala seperti keputihan tidak biasa ini baru nampak ketika penderita sudah memasuki stadium lanjut.

baca juga

Namun tentu saja perempuan sebaiknya tidak menunggu hingga gejala-gejala kanker serviks tersebut datang. Widyorini mengingatkan pentingnya melakukan pencegahan berupa vaksinasi HPV serta melakukan skrining berupa papsmear dan tes HPV DNA, tanpa menunggu munculnya gejala kanker serviks.

"Jangan datang ke dokter ketika sudah bergejala, tapi masih sehat pun juga harus skrining supaya ketika ditemukan lesi prakanker bisa langsung diterapi," jelas Widyorini.

Vaksinasi HPV dapat dilakukan sejak anak perempuan berusia 9 tahun. Sedangkan pap smear paling cepat dapat dilakukan setelah dimulainya hubungan intim untuk pertama kali. Pap smear sebaiknya dilakukan setiap satu tahun sekali, sedangkan tes HPV DNA dapat tiga tahun sekali kalau hasilnya negatif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bulan Peduli Kanker Serviks: Vaksin HPV Masih Jadi Solusi Utama

Bulan Peduli Kanker Serviks: Vaksin HPV Masih Jadi Solusi Utama

Health | Sabtu, 30 Januari 2021 | 19:09 WIB

Vagina Tidak Bersih Bikin Risiko Kanker Serviks Meningkat, Benarkah?

Vagina Tidak Bersih Bikin Risiko Kanker Serviks Meningkat, Benarkah?

Health | Senin, 25 Januari 2021 | 18:15 WIB

Vaksinasi HPV, Cara Mencegah Kanker Serviks Sejak Dini

Vaksinasi HPV, Cara Mencegah Kanker Serviks Sejak Dini

Health | Minggu, 17 Januari 2021 | 14:33 WIB

Terkini

Dilema Memburu Pemangsa: Eksekusi Jurnalisme Investigasi yang Tergilas Bumbu Supranatural

Dilema Memburu Pemangsa: Eksekusi Jurnalisme Investigasi yang Tergilas Bumbu Supranatural

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 06:15 WIB

Bulu Tangkis Sumbang Emas Perdana Indonesia di Asian Games 2026

Bulu Tangkis Sumbang Emas Perdana Indonesia di Asian Games 2026

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 06:00 WIB

Petani Rumput Laut Takalar Naik Kelas! Catat Usaha Lewat HP, Akses Modal Makin Gampang

Petani Rumput Laut Takalar Naik Kelas! Catat Usaha Lewat HP, Akses Modal Makin Gampang

Sulsel | Jum'at, 25 September 2026 | 05:41 WIB

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 05:00 WIB

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

×