Penyebab dan Cara Mengobati Gangguan Pendengaran Sebelah

Risna Halidi

Rabu, 03 Februari 2021 | 08:30 WIB
Penyebab dan Cara Mengobati Gangguan Pendengaran Sebelah
Ilustrasi: Penyebab dan Cara Mengobati Gangguan Pendengaran Sebelah

Suara.com - Indera pendengaran merupakan unsur penting dalam proses komunikasi. Tanpa kemampuan mendengar yang baik, proses komunikasi akan menjadi terhambat.

Pada beberapa orang, gangguan pendengaran sering terjadi secara tiba-tiba. Namun pada beberapa kasus, masalah pendengaran berkurang hanya terjadi pada satu telinga.

Kondisi ini juga dikenal sebagai gangguan pendengaran sepihak atau tuli sepihak. Hal ini akan membuat kemampuan mendengar seseorang hanya mendengar suara jelas dari satu sisi.

Sementara di satu sisi lain, biasanya kemampuan pendengaran berkurang bahkan tidak bisa mendengar sama sekali.

Dilansir dari Heatlhline, penyebab gangguan pendengaran di satu sisi bisa disebabkan oleh berbagai hal, di antaranya:

  1. Cedera di telinga di satu sisi
  2. Paparan suara keras atau obat-obatan tertentu
  3. Penyumbatan telinga
  4. Tumor

Kurangnya pendengaran juga bisa terjadi akibat penuaan atau bertambahnya usia. Hal ini juga bisa disebabkan karena menumpuknya kotoran di telinga sehingga pendengaran berkurang.

Selain itu, gangguan pendengaran di satu sisi bisa juga terjadi karena kondisi medis pada orang, di antaranya:

  1. Neuroma akustik, yaitu sejenis tumor yang menekan saraf yang memengaruhi pendengaran
  2. Pecahnya gendang telinga di satu sisi
  3. Labirinitis, yaitu kelainan yang menyebabkan alat telinga bagian dalam menjadi bengkak dan teriritasi
  4. Penyakit Meniere, yaitu kelainan yang memengaruhi telinga bagian dalam dan akhirnya menyebabkan ketulian
  5. Neurofibromatosis tipe 2, merupakan penyakit bawaan yang menyebabkan pertumbuhan nonkanker muncul di saraf pendengaran
  6. Otitis eksterna (telinga perenang), yaitu radang telinga luar dan saluran telinga
  7. Otitis media dengan efusi, merupakan infeksi dengan cairan kental atau lengket di belakang gendang telinga
  8. Herpes zoster, yaitu infeksi yang disebabkan oleh virus yang sama yang menyebabkan cacar air.

Masih terdapat berbagai penyakit lainnya yang menjadi penyebab gangguan pendengaran di satu sisi.

Namun, gangguan pendengaran di satu sisi juga bisa disebabkan oleh obat-obatan seperti, obat kemoterapi, diuretik, toksisitas salisilat (aspirin), dan antibioktik (streptomisin dan tobramycin).

baca juga

Pengobatan yang dilakukan untuk seseorang yang mengalami gangguan ini biasanya ditinjau dari penyebabnya.

Pada beberapa kasus, kondisi gangguan pendengaran ini tidak bisa diobati dan biasanya dokter akan memberikan alat bantu dengan untuk membuat pendengaran membaik.

Untuk gangguan yang bisa diobati biasanya beberapa hal yang dilakukan untuk menyembuhkannya antara lain:

  1. Operasi untuk memperbaiki telinga atau mengangkat tumor
  2. Memberikan antibiotik untuk mengobati infeksi
  3. Steroid untuk mengurangi peradangan dan pembengkakan
  4. Menghentikan penggunaan obat yang mungkin menyebabkan gangguan pendengaran

Kehilangan pendengaran juga bisa disebabkan oleh penumpukan kotoran telinga dapat diatasi dengan membuang kotoran telinga secara perlahan.

Seseorang dapat mencoba produk yang dijual bebas di rumah seperti hidrogen peroksida, beberapa tetes minyak mineral, baby oil, atau produk penghilang kotoran telinga seperti Debrox.

Untuk penggunaan obat-obat tersebut diharap untuk berkonsultasi dengan dokter agar memakainya tidak berlebihan. (Penulis: Fajar Ramadhan)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tanda-tanda Bayi Alami Gangguan Pendengaran atau Tuli

Tanda-tanda Bayi Alami Gangguan Pendengaran atau Tuli

Health | Rabu, 27 Januari 2021 | 12:56 WIB

Lima Manfaat Melakukan Pijat Telinga Setiap Hari

Lima Manfaat Melakukan Pijat Telinga Setiap Hari

Lampung | Selasa, 26 Januari 2021 | 07:25 WIB

Kelewat Pedas, Curhat Pria Nyaris Tuli usai Makan Mi Instan: Gigi Mati Rasa

Kelewat Pedas, Curhat Pria Nyaris Tuli usai Makan Mi Instan: Gigi Mati Rasa

Jabar | Senin, 25 Januari 2021 | 21:14 WIB

Terkini

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

×