Viral Cuci Hidung Atasi Hidung Tersumbat Pada Bayi, Amankah?

Arendya Nariswari, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 04 Februari 2021 | 17:44 WIB
Viral Cuci Hidung Atasi Hidung Tersumbat Pada Bayi, Amankah?
irigasi hidung (Instagram/@makassar_iinfo)

Suara.com - Semua orang pasti pernah mengalami hidung tersumbat, tak terkecuali bayi. Baru-baru ini viral di media sosial, seorang ibu membersihkan hidung bayinya yang tersumbat dengan cara tak biasa.

Kita semua tahu bahwa bayi tidak tahu cara meniup atau mengorek hidungnya ketika tersumbat. Sedangkan, hidung tersumbat bisa membuat mereka tidak nyaman dan rewel.

Pada sebuah video, seorang ibu ini mencoba menyemprotkan air ke hidung bayinya, yang terlihat berhasil mengatasi hidung tersumbat. Sang ibu terlihat agak memposisikan bayinya telungkup sambil menyemprotkan air ke hidung anaknya beberapa kali.

Kemudian, bayi itu terlihat mengeluarkan lendir atau aliran ingus dari hidungnya yang langsung jatuh ke ember di bawahnya. Bayi itu pun terlihat sangat nyaman dan tidak rewel dengan tindakan yang dilakukan oleh sang ibu.

Sayangnya, cara yang dilakukan ibu ini dinilai tak biasa dan mengkhawatirkan. Ternyata cara mengatasi hidung tersumbat pada bayi yang dilakukan oleh sang ibu ini biasa disebut cuci hidung atau irigasi hidung.

Neti pot untuk cuci hidung atau irigasi hidung (Instagram/@nasopure)
Neti pot untuk cuci hidung atau irigasi hidung (Instagram/@nasopure)

Menurut Gina Posner, MD, seorang dokter anak di MemorialCare Orange Coast Medical Center di Fountain Valley, California, irigasi hidung pada bayi dan balita tak selalu menjadi ide yang buruk.

"Saya tidak pernah merekomendasikan para ibu menggunakan jarum suntik untuk melakukannya. Tapi, mengirigasi hidung menggunakan tempat jarum suntik (yang tumpul atau tanpa jarum) memiliki efek yang sama seperti neti pot," jelas Gina Posner dikutip dari Self.

Tapi, Gina Posner tetap menyarankan orangtua untuk menggunakan neti post daripada tempat jarum suntik itu. Karena, metode ini sudah lebih terbukti untuk membilas hidung dan membantu mengeluarkan lendir.

Cara kerjanya pun mudah, Anda bisa menggabungkan air suling hangat atau air steril dan sedikit air garam yang dimasukkanke dalam neti pot. Lalu, condongkan tubuh ke depan dan miringkan kepala ke samping dengan mulut terbuka, kemudian semprotkan cairan itu ke salah satu rongga hidung.

baca juga

Aliran ingus atau lendir akan keluar dari lubang hidung satunya. Air yang keluar dari sisi lain ini membawa kotoran hidung.

Gina Posner menegaskan bahwa air yang disulit atau disterilkan adalah bagian penting dari proses ini. Anda bisa menggunakan air keran biasa karena berisiko mengandung amuba pemakan otak.

Selain itu, jangan hanya mencampurkan garam ke dalam air untuk cuci hidung. Daniel Ganjian, MD, seorang dokter anak di Pusat Kesehatan Providence Saint John di Santa Monica, California, mengatakan Anda perlu menggunakan larutan garam hidung yang sesungguhnya.

Dr Ganjian juga menjelaskan bahwa Anda tak perlu khawatir bila anak tersedak lendir selama proses cuci hidung ini. Kotoran itu akan masuk ke tenggorokan mereka, tetapi mereka bisa dengan mudah menelannya dan asam lambung akan menghancurkannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nyesek, Momen Bayi Menangis Kesakitan Gegara Dikerok Bawang Merah

Nyesek, Momen Bayi Menangis Kesakitan Gegara Dikerok Bawang Merah

Jabar | Selasa, 02 Februari 2021 | 11:13 WIB

Orangtua Berhenti Gunakan Baby Walker, Bisa Mengancam Keselamatan Anak

Orangtua Berhenti Gunakan Baby Walker, Bisa Mengancam Keselamatan Anak

Health | Selasa, 02 Februari 2021 | 10:53 WIB

Syahnaz Sadiqah Tak Terima Tamu Demi Lindungi Anak dari Covid-19

Syahnaz Sadiqah Tak Terima Tamu Demi Lindungi Anak dari Covid-19

Video | Selasa, 02 Februari 2021 | 08:00 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×