Survei di India Prediksi 290 Juta Warga di Sana Telah Terinfeksi Covid-19

Risna Halidi, Lilis Varwati

Jum'at, 05 Februari 2021 | 11:40 WIB
Survei di India Prediksi 290 Juta Warga di Sana Telah Terinfeksi Covid-19
Petugas kesehatan memakai alat pelindung diri (APD) saat melakukan uji usap pada pekerja konstruksi untuk uji antigen cepat di lokasi konstruksi, di tengah wabah penyakit virus corona di Ahmedabad, India, Rabu (9/9/2020). REUTERS/Amit Dave/NZ/djo (REUTERS/AMIT DAVE)

Suara.com - Menerut survei di India, kemungkinan lebih dari seperempat anak-anak di sana yang berusia antara 10 hingga 17 tahun diperkirakan telah terinfeksi Covid-19.

Lewat survei yang sama, diperkirakan lebih tinggi 21,5 persen dari keseluruhan populasi yang dilaporkan telah terinfeksi virus corona jenis baru tersebut.

Survei dilakukan pada 35.700 orang berusia di atas 10 tahun yang dilakukan dalam dua bulan terakhir.

Sementara tes dilakukan terpisah pada lebih dari 700.000 orang di seluruh India oleh perusahaan diagnostik Thyrocare Technologies dengan hasil menunjukkan 55 persen dari 1,35 miliar orang di India mungkin telah terinfeksi Covid-19.

Laporan resmi India total kasus Covid-19 di sana tercatat 10,8 juta infeksi, tertinggi di dunia setelah Amerika Serikat, meskipun kasusnya telah turun tajam sejak puncak penularan pada pertengahan September 2020.

Tetapi survei nasional menunjukkan bahwa lebih dari 290 juta orang mungkin telah terinfeksi di negara tersebut.

"Gambaran keseluruhan masih menunjukkan bahwa lebih dari 75 persen populasi dapat terinfeksi," kata Vinod Kumar Paul, ahli strategi vaksin pemerintah, dikutip Channel News Asia.

Di antara 7.171 petugas perawatan kesehatan yang diuji secara acak, sebanyak 25.7 persen ditemukan telah mengembangkan antibodi Covid-19.

Di ibu kota New Delhi juga ditemukan bahwa telah mendekati kekebalan kawanan melalui infeksi alami karena 56 persen penduduknya memiliki antibodi Covid-19.

baca juga

Pemerintah federal juga mengatakan hampir 46 persen dari 9.6 juta petugas kesehatan yang terdaftar di negara itu telah diberi dosis vaksin pertama sejak kampanye inokulasi dimulai pada 16 Januari.

India, yang ingin memvaksinasi 300 juta orang hingga Agustus itu baru-baru ini mulai memberikan suntikan kepada pekerja garis depan lainnya seperti personel polisi.

Selanjutnya akan segera mulai memvaksinasi kelompok orang tua, kata Menteri Kesehatan Rajesh Bhushan.

Upaya tersebut, disebut-sebut oleh pemerintah sebagai yang terbesar di dunia, telah dimulai dengan dua vaksin yakni vaksin dari Universitas Oxford-AstraZeneca dan satu lagi dikembangkan oleh Bharat Biotech dan Dewan Riset Medis India yang dikelola negara.

India juga berencana memakai vaksin Sputnik V Rusia dan ZyCov-D Cadila Healthcare. Pfizer dan mitranya BioNTech juga telah meminta persetujuan serupa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasien Meninggal Dunia di Wisma Atlet Tambah 4 Orang, Positif 3.449 Orang

Pasien Meninggal Dunia di Wisma Atlet Tambah 4 Orang, Positif 3.449 Orang

News | Jum'at, 05 Februari 2021 | 11:33 WIB

Satgas Covid-19: Perkembangan Penanganan Membaik Bukan Alasan Berpuas Diri

Satgas Covid-19: Perkembangan Penanganan Membaik Bukan Alasan Berpuas Diri

News | Jum'at, 05 Februari 2021 | 11:24 WIB

Tes Swab Massal, Belasan ASN Pemkab Malang Positif COVID-19

Tes Swab Massal, Belasan ASN Pemkab Malang Positif COVID-19

Malang | Jum'at, 05 Februari 2021 | 11:18 WIB

Terkini

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:57 WIB

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:45 WIB

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

×