Inggris Masih Melakukan Studi tentang Hubungan Vitamin D dan Covid-19

Rima Sekarani Imamun Nissa | Rosiana Chozanah | Suara.com

Minggu, 07 Februari 2021 | 20:00 WIB
Inggris Masih Melakukan Studi tentang Hubungan Vitamin D dan Covid-19
Ilustrasi suplemen vitamin D. (Shutterstock)

Suara.com - Sekretaris kesehatan Inggris, Matt Hancock, masih meninjau hubungan antara vitamin D dan Covid-19. Hal itu berkaitan dengan ada banyak penelitian yang menunjukkan rendahnya kadar vitamin D meningkatkan risiko kematian pada pasien.

Hancock telah meminta National Institute for Health and Care Excellence (Nice) yang menetapkan pedoman klinis di NHS Inggris, dan Public Health England (PHE) untuk terus meneliti bukti yang muncul, setelah beberapa pihak mendorong masyarakat untuk mengonsumsi suplemen vitamin D.

Profesor kedokteran emeritus di University of Liverpool, Jon Rhodes, mengatakan bahwa defisiensi vitamin D sangat umum di Inggris, terutama dalam kondisi seperti ini. Karenanya, konsumsi vitamin D dinilai dapat mengatasinya.

"Bahkan jika bukti menunjukkan kekurangan vitamin D meningkatkan risiko Covid-19 yang parah sebagian besar tidak langsung, mengabaikannya berarti mengambil risiko yang bodoh dan tidak perlu," tutur Rhodes, dilansir The Guardian.

Studi dari Queen Mary University of London baru-baru ini pun menemukan penggunaan suplemen vitamin D secara signifikan melindungi terhadap penyakit pernapasan.

Vitamin D (Pixabay/stevepb)
Vitamin D (Pixabay/stevepb)

Namun, para ahli tetap tidak percaya dengan bukti yang ada dan meminta pemerintah untuk segera mendanai penelitian berkualitas tinggi.

Nice sudah dua kali mengatakan tidak ada bukti kausal yang cukup untuk mendukung penggunaan vitamin D dalam dosis tinggi bagi pasien di rumah sakit untuk mengobati atau mencegah penyakit pernapasan.

Jurnal The Lancet menuliskan dalam editorialnya bahwa keputusan kesehatan akan dibuat berdasarkan bukti yang sangat banyak, tetapi saat dalam kondisi kritis mungkin membutuhkan seperangkat aturan yang sedikit berbeda.

Seorang juru bicara dari Departemen Kesehatan dan Perawatan Sosial Inggris mengatakan bahwa bukti hubungan vitamin D dan Covid-19 masih diteliti.

"Kami menyimpan semua bukti kuat tentang perawatan yang sedang ditinjau," sambungnya.

Juru bicara Nice juga mengatakan penelitian tentang dampak vitamin D dan Covid-19 sedang berlangsung.

"Kami bekerja dengan Public Health England dan komite penasihat ilmiah tentang nutrisi untuk meninjau bukti baru yang muncul," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penuhi Kebutuhan Vitamin D, Berikut Enam Cara Mudahnya

Penuhi Kebutuhan Vitamin D, Berikut Enam Cara Mudahnya

Health | Sabtu, 06 Februari 2021 | 07:00 WIB

Belakangan Jadi Nutrisi Populer, Apa Saja Manfaat Vitamin D bagi Tubuh?

Belakangan Jadi Nutrisi Populer, Apa Saja Manfaat Vitamin D bagi Tubuh?

Health | Sabtu, 23 Januari 2021 | 12:08 WIB

Waduh, Kekurangan Vitamin D Bisa Bikin Depresi, Begini Penjelasannya

Waduh, Kekurangan Vitamin D Bisa Bikin Depresi, Begini Penjelasannya

Health | Kamis, 31 Desember 2020 | 09:04 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB