Belakangan Jadi Nutrisi Populer, Apa Saja Manfaat Vitamin D bagi Tubuh?

Rima Sekarani Imamun Nissa, Fita Nofiana

Sabtu, 23 Januari 2021 | 12:08 WIB
Belakangan Jadi Nutrisi Populer, Apa Saja Manfaat Vitamin D bagi Tubuh?
Vitamin D. (Shutterstock)

Suara.com - Selama pandemi, vitamin D sering dikaitkan dengan peningkata kekebalan tubuh untuk melawan Covid-19. Akibatnya, semakin banyak orang beralih ke suplemen ini untuk melindungi diri mereka sendiri. Lalu, apa sih sebenarnya fungsi vitamin D?

Melansir dari Mdlinx, vitamin D bertanggung jawab untuk meningkatkan penyerapan kalsium, magnesium, dan fosfat usus. Hal ini penting untuk kepadatan tulang, membangun sistem kekebalan, dan mengatur pertumbuhan sel di antara fungsi biologis utama lainnya.

Penelitian menunjukkan bahwa rendahnya tingkat vitamin ini mungkin terkait dengan diabetes dan penyakit jantung. Penelitian telah menunjukkan bahwa orang dengan tingkat vitamin D yang rendah dan tekanan darah tinggi memiliki tingkat serangan jantung hampir dua kali lipat dibandingkan mereka yang memiliki tingkat yang memadai.

Vitamin D juga dapat berperan dalam berbagai masalah kesehatan lainnya. Misalnya, dikaitkan dalam membantu mengatur kesehatan otak termasuk melindungi dari kehilangan ingatan dan depresi. Meskipun penelitian lebih lanjut perlu dilakukan, beberapa penelitian menunjukkan bahwa vitamin D bahkan dapat melindungi dari multiple sclerosis.

Bagaimana cara mendapatkan vitamin D?

Ada banyak cara untuk mendapatkan dosis harian vitamin, baik melalui bisa melalui pola makan, suplemen, dan bahkan paparan sinar matahari.

Meskipun ada banyak cara untuk memperoleh vitamin D, mungkin sulit untuk mempertahankan tingkat yang optimal terutama jika Anda tinggal di daerah dingin.

"Bagian dari kesulitan mempertahankan kadar vitamin D adalah karena tidak banyak variasi makanan yang mengandung banyak vitamin D," kata Kristin Gustashaw, MS, RD, LDN, CSG, ahli diet klinis di Rush University Medical Center. Karena itu, menambahkan makanan dengan vitamin D ke dalam pola makan Anda masih merupakan ide yang bagus.

Vitamin D (Pixabay/stevepb)
Vitamin D (Pixabay/stevepb)

Berikut beberapa sumber makanan yang baik:

  • Kuning telur
  • Susu
  • Keju
  • Ikan berlemak, terutama salmon dan makrel hasil tangkapan liar
  • Tuna 
  • Sarden
  • Hati sapi
  • Susu kedelai
  • Jus jeruk
  • Roti
  • Yogurt

Gustashaw juga menganjurkan agar Anda berada di bawah sinar matahari setidaknya selama 15 hingga 30 menit sehari. Suplemen ini juga bisa menjadi sumber vitamin D yang bagus terutama jika Anda tidak mendapatkan dosis harian melalui makanan atau sinar matahari.

Menurut Gustashaw, orang dewasa harus mendapatkan minimal 600 IU vitamin D setiap hari dan 800 IU jika berusia di atas 70 tahun. Anak-anak harus mendapatkan 600 IU setiap hari, sementara bayi 0-12 bulan 400 IU per hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waduh, Kekurangan Vitamin D Bisa Bikin Depresi, Begini Penjelasannya

Waduh, Kekurangan Vitamin D Bisa Bikin Depresi, Begini Penjelasannya

Health | Kamis, 31 Desember 2020 | 09:04 WIB

Jangan Remehkan Mata Kedutan, Mungkin Pertanda Kekurangan Vitamin Ini

Jangan Remehkan Mata Kedutan, Mungkin Pertanda Kekurangan Vitamin Ini

Bali | Jum'at, 25 Desember 2020 | 13:13 WIB

Mana yang Paling Diperlukan Tubuh, Vitamin C atau D?

Mana yang Paling Diperlukan Tubuh, Vitamin C atau D?

Jawa Tengah | Selasa, 08 Desember 2020 | 08:06 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB