Awas, 5 Penyakit Ini Tingkatkan Risiko Infeksi Ulang Virus Corona Covid-19

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Selasa, 09 Februari 2021 | 16:59 WIB
Awas, 5 Penyakit Ini Tingkatkan Risiko Infeksi Ulang Virus Corona Covid-19
Ilustrasi virus corona Covid-19, masker bedah (Pixabay/Coyot)

Suara.com - Tingkat keparahan virus corona Covid-19 tergantung dengan kuat dan tidaknya kekebalan tubuh Anda. Setelah seseorang sembuh dari virus corona Covid-19 pun tak menjamin dirinya sudah memiliki kekebalan yang kuat.

Beberapa orang justru mengalami infeksi ulang virus corona dalam waktu kurang dari 50 hari. Tapi, sekarang ini belum ada cukup bukti klinis untuk menunjukkan lamanya seseorang memiliki kekebalan alami terhadap virus corona Covid-19.

Meski begitu, risiko infeksi ulang harus dipertimbangkan. Para ahli memercayai bahwa kondisi kesehatan tertentu bisa membuat orang lebih rentan terhadap infeksi ulang virus corona Covid-19.

Risiko ini disebabkan oleh kekebalan yang lemak dan gangguan fungsi vital. Sebuah studi oleh British Medical Journal (BMJ) menemukan bahwa orang dengan penyakit penyerta memiliki risiko lebih tinggi infeksi ulang virus corona, baik yang lebih ringan atau parah.

Karena itu dilansir dari Times of India, beberapa orang dengan penyakit penyerta ini harus berhati-hati dengan infeksi ulang virus corona Covid-19.

Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)
Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)

1. Diabetes

Diabetes tipe 1 dan tipe 2 termasuk komorbiditas terbesar yang bisa memperburuk risiko seseorang terkena virus corona Covid-19. Pasien memiliki risiko lebih tinggi untuk terinfeksi virus corona, karena peningkatan infeksi kulit, kekebalan tubuh lemah dan rentan terhadap penyakit lain.

Para peneliti juga mengamati bahwa pasien diabetes yang terinfeksi virus corona memiliki kekebalan yang berkurang lebih cepat. Sehingga mereka lebih rentan untuk terinfeksi ulang.

2. Masalah penyakit terkait dengan usia

Orang yang berusia di atas 55 tahun mengalami kekebalan yang lemah, sehingga mereka lebih rentan terhadap virus corona Covid-19. Penelitian menemukan lansia yang memiliki komorbiditas juga berisiko tinggi terinfeksi virus corona lebih dari sekali.

3. Tiroid

Tiroid adalah penyakit lain yang bisa memengaruhi fungsi sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan risiko virus corona Covid-19. Tiroid yang terlalu aktif terkadang bisa menekan fungsi sistem kekebalan, sehingga membuat seseorang lebih rentan terkena penyakit.

Hormon disfungsional juga berarti bahwa kemampuan tubuh Anda untuk melawan infeksi dan patogen lain terganggu. Karena itu, mereka yang memiliki masalah hormonal dan tiroid perlu hari-hati dengan risiko infeksi ulang virus corona.

4. Obesitas

Tingkat obesitas yang tinggi menurunkan sistem pertahanan alami tubuh, sehingga meningkatkan risiko orang terinfeksi virus corona. Orang obesitas lebih mungkin mengalami komplikasi parah dan mematikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Awas, Pasien Penyakit Gusi 9 Kali Berisiko Meninggal akibat Virus Corona!

Awas, Pasien Penyakit Gusi 9 Kali Berisiko Meninggal akibat Virus Corona!

Health | Selasa, 09 Februari 2021 | 15:31 WIB

Seminggu Sesak Napas Makin Buruk? Awas Gejala Virus Corona Afrika Selatan!

Seminggu Sesak Napas Makin Buruk? Awas Gejala Virus Corona Afrika Selatan!

Health | Selasa, 09 Februari 2021 | 15:17 WIB

Studi: Masa Kecil Bahagia Belum Tentu Bebas dari Gangguan Kesehatan Mental

Studi: Masa Kecil Bahagia Belum Tentu Bebas dari Gangguan Kesehatan Mental

Health | Selasa, 09 Februari 2021 | 14:43 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB