Bukan Cuma Beras, PSI Ungkap 8 Bahan Pangan yang Berhasil Swasembada di Era Prabowo

Bangun Santoso

Senin, 17 Agustus 2026 | 19:21 WIB
Bukan Cuma Beras, PSI Ungkap 8 Bahan Pangan yang Berhasil Swasembada di Era Prabowo
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato kenegaraan dalam rangka Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangannya saat Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2026-2027 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026). [ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/bay/wsj]
baca 10 detik
  • Partai Solidaritas Indonesia memuji keberhasilan Presiden Prabowo mencapai swasembada delapan komoditas pangan nasional pada tahun 2026.
  • Pemerintah berhasil mempercepat target swasembada pangan lebih cepat dari perkiraan empat tahun di tengah ketidakpastian global.
  • Pemerintah membenahi tata kelola pupuk melalui penyederhanaan distribusi dan penurunan harga sebesar dua puluh persen.

Suara.com - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memuji sejumlah keberhasilan pemerintah seperti disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam pidato di Sidang Tahunan MPR RI, termasuk capaian swasembada dan ketahanan pangan nasional.

“Percepatan swasembada pangan patut diacungi jempol. Sebelumnya pemerintah menargetkan swasembada pangan dapat dicapai dalam empat tahun, namun Presiden Prabowo menegaskan target tersebut dapat dipenuhi jauh lebih cepat. Ini merupakan capaian penting, terlebih ketahanan pangan menjadi semakin strategis di tengah ketidakpastian global, perubahan iklim, dan ancaman gangguan pasokan pangan dunia,” kata Sekretaris Dewan Pembina PSI Grace Natalie, Senin (17/8/2026).

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menyampaikan, pada 2026, Indonesia telah mencapai swasembada pada delapan komoditas pangan; yaitu beras, jagung, gula konsumsi, daging ayam, telur ayam, bawang merah, cabai besar, dan cabai rawit.

“Capaian tersebut menunjukkan bahwa ketahanan pangan tidak semata-mata berbicara mengenai beras, tetapi juga menyangkut beragam komoditas yang sehari-hari dikonsumsi masyarakat. Semakin banyak kebutuhan pangan yang dapat dipenuhi dari produksi dalam negeri, semakin kuat pula posisi Indonesia dalam menghadapi gejolak pangan global,” lanjut Grace.

Selanjutnya, kesiapan menghadapi perubahan iklim juga perlu mendapat perhatian.

PSI meyakini, ketahanan pangan yang sesungguhnya bukan hanya kemampuan menghasilkan pangan ketika kondisi normal, tetapi juga kemampuan menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan ketika menghadapi gangguan seperti El Nino.

“Reformasi tata kelola pupuk merupakan langkah yang layak diapresiasi. Penyederhanaan distribusi pupuk dengan memangkas 145 aturan yang sebelumnya membuat proses penyaluran menjadi rumit merupakan bentuk keberanian pemerintah membenahi persoalan struktural,” kata Grace.

Penurunan harga pupuk sebesar 20 persen juga layak dicatat, karena pupuk merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi produktivitas dan biaya produksi petani.

Bagi PSI, yang menarik dari capaian tersebut bukan hanya angka-angkanya, melainkan keberanian pemerintah melakukan pembenahan terhadap aturan dan tata kelola yang selama ini berpotensi menghambat sektor pangan.

baca juga

“Ketahanan pangan pada akhirnya bukan sekadar soal berapa banyak beras atau jagung yang diproduksi. Tapi juga menyangkut kemampuan negara memastikan rakyat dapat memperoleh makanan yang cukup, terjangkau, dan tersedia secara berkelanjutan. Capaian produksi harus diterjemahkan menjadi harga pangan yang terjangkau, pendapatan petani yang meningkat, dan kepastian pasokan bagi rakyat,” tambah Grace.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

HUT RI, Mahasiswa UGM Turunkan Bendera Setengah Tiang: 81 Tahun Merdeka atau Menderita?

HUT RI, Mahasiswa UGM Turunkan Bendera Setengah Tiang: 81 Tahun Merdeka atau Menderita?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:11 WIB

Prabowo Bakal Habiskan Rp4000 Triliun di 2027, Ini Perusahaan yang Bakal Cuan Besar

Prabowo Bakal Habiskan Rp4000 Triliun di 2027, Ini Perusahaan yang Bakal Cuan Besar

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:42 WIB

Momen Haru Presiden Prabowo Berkaca-kaca Saat Lagu 'Bagimu Negeri' Menggema di Istana Merdeka

Momen Haru Presiden Prabowo Berkaca-kaca Saat Lagu 'Bagimu Negeri' Menggema di Istana Merdeka

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:22 WIB

Usai Kericuhan Penurunan Merah Putih, Kapolri Pastikan Aceh Terkendali

Usai Kericuhan Penurunan Merah Putih, Kapolri Pastikan Aceh Terkendali

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:48 WIB

Sudah Seperti Bestie, Istana Ungkap Rahasia di Balik Posisi Duduk Jokowi-Prabowo-Gibran

Sudah Seperti Bestie, Istana Ungkap Rahasia di Balik Posisi Duduk Jokowi-Prabowo-Gibran

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:44 WIB

RI Ditargetkan Bisa Swasembada 11 Komoditas Pangan dalam 3 Tahun

RI Ditargetkan Bisa Swasembada 11 Komoditas Pangan dalam 3 Tahun

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:00 WIB

SBY Minta Maaf Tak Ikut Upacara HUT Kemerdekaan di Istana: Saya Pulang September

SBY Minta Maaf Tak Ikut Upacara HUT Kemerdekaan di Istana: Saya Pulang September

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 16:27 WIB

Terkini

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:57 WIB

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:45 WIB

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

×