WHO Tegaskan Virus Corona Covid-19 Tidak Berasal dari Pasar Basah Wuhan

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 09 Februari 2021 | 19:18 WIB
WHO Tegaskan Virus Corona Covid-19 Tidak Berasal dari Pasar Basah Wuhan
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

Suara.com - Tim penyelidik Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa virus corona Covid-19 mungkin tidak berasal dari pasar basah Wuhan, China.

Saat ini tim ahli dari WHO mengatakan bahwa banyak teori tentang asal-usul virus corona Covid-19 yang masih menjadi misteri.

Perkiraan awalnya, virus corona Covid-19 pertama kali berasal dari hewan, seperti kelelawar atau trenggiling. Tetapi, belum diketahui bagaimana virus corona Covid-19 itu menyebar ke manusia.

Para ilmuwan yang telah menghabiskan 4 minggu terakhir di kota China, menolak perkiraan awal tentang pasar basah Wuhan sebagai sumber wabah. Mereka mengatakan bahwa virus corona itu tidak berasal dari Institut Virologi Wuhan.

Mereka juga mengatakan bahwa tidak ada bukti virus corona Covid-19 ada di Wuhan sebelum Desember 2019, ketika kasus pertama dikonfirmasi. Para ilmuwan mengatakan itu artinya bisa berasal dari tempat lain.

Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)
Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)

Kepala tim peneliti yang dipimpin WHO mengatakan penyelidikannya telah mengungkapkan informasi baru, tetapi tidak mengubah wabah tersebut secara dramatis.

Dr Peter Ben Embarek, pakar virus WHO, mengatakan ada bukti virus corona itu telah beredar lebih luas di luar pasar basah Wuhan pada Desember 2019.

WHO menjelaskan bahwa identifikasi asal-usul virus corona Covid-19 ini tertuju pada reservoir alami kelelawar, tetapi kecil kemungkinannya mereka berasal dari Wuhan, China.

Tim peneliti hanya menyimpulkan virus SARS-CoV-2 yang menyebabkan virus corona Covid-19 mungkin berasal dari penularan zoonosis. Tapi, tuan rumah reservoir masih harus diidentifikasi.

baca juga

Sementara itu, tidak ada bukti virus corona itu ada di Wuhan sebelum Desember 2019. Pakar WHO telah menyelidiki asal mula virus di kota China yang menghabiskan waktu 4 minggu.

"Kami tidak menemukan bukti wabah besar ini terjadi sebelum Desember 2019 di Wuhan atau di tempat lain," kata Dr Embarek, pemimpin tim investigasi WHO dikutip dari Mirror UK.

Ahli otoritas kesehatan China, mengatakan virus corona Covid-19 mungkin telah beredar di wilayah lain sebelum diidentifikasi pada akhir 2019.

Liang Wannian, seorang ahli di Komisi Kesehatan China, juga mengatakan, kunjungan para peneliti WHO yang hampir 1 bulan di Wuhan membuktikan bahwa tidak ada penyebaran virus yang substansial di kota itu sebelum wabah terjadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pandemi Virus Corona Belum Usai, Kongo Waspadai Wabah Ebola Lagi!

Pandemi Virus Corona Belum Usai, Kongo Waspadai Wabah Ebola Lagi!

Health | Selasa, 09 Februari 2021 | 17:23 WIB

Perkembangan Terkini Vaksin Merah Putih, Target Bisa Dipakai Akhir 2021

Perkembangan Terkini Vaksin Merah Putih, Target Bisa Dipakai Akhir 2021

News | Selasa, 09 Februari 2021 | 16:35 WIB

Awas, 5 Penyakit Ini Tingkatkan Risiko Infeksi Ulang Virus Corona Covid-19

Awas, 5 Penyakit Ini Tingkatkan Risiko Infeksi Ulang Virus Corona Covid-19

Health | Selasa, 09 Februari 2021 | 16:59 WIB

Terkini

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 23:16 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:01 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:57 WIB

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Bola | Senin, 28 September 2026 | 22:46 WIB

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:44 WIB

×