Penggunaan Masker Ganda Direkomendasikan CDC, Ketahui Kombinasi yang Tepat

Yasinta Rahmawati

Rabu, 17 Februari 2021 | 14:10 WIB
Penggunaan Masker Ganda Direkomendasikan CDC, Ketahui Kombinasi yang Tepat
Ilustrasi seorang perempuan mengenakan masker kain. [Shutterstock]

Suara.com - Penggunaan masker yang benar merupakan langkah penting demi mengurangi risiko tertular dan menyebarkan Covid-19. Ada banyak jenis masker yang bisa digunakan untuk melindungi diri sendiri dan orang lain, seperti masker medis, masker KN95 hingga masker kain.

Untuk masker kain, diimbau untuk menghindari yang memiliki katup atau ventilasi pernapasan karena justru membuat tetesan pernapasan yang mengandung virus akan menyebar keluar.

Tak hanya jenis masker, langkah penting lainnya untuk meningkatkan perlindungan yang ditawarkan oleh masker adalah dengan meningkatkan filtrasi. Masker dengan filtrasi yang lebih baik akan menghentikan lebih banyak tetesan pernapasan yang mengandung virus masuk ke dalam masker saat orang lain terinfeksi maupun sebaliknya.

Dalam rekomendasi terbaru, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) merekomendasikan untuk menambahkan lebih banyak lapisan bahan pada masker (layering) maupun menggunakan double mask atau masker ganda.

Ilustrasi sarung tangan dan masker medis. (Pixabay/leo2014)
Ilustrasi sarung tangan dan masker medis. (Pixabay/leo2014)

Dilansir dari laman resmi CDC, keuntungan dari masker ganda, alias mengenakan dua jenis masker sekaligus antara lain:

1. Meningkatkan kesesuaian karena masker bagian dalam lebih dekat ke wajah, sehingga mengurangi jumlah udara yang bocor di sekitar tepi masker.

2. Meningkatkan filtrasi dengan menambahkan lebih banyak lapisan bahan untuk mengurangi jumlah tetesan pernapasan yang mengandung virus yang masuk melalui masker.

Kombinasi masker yang direkomendasikan adalah dengan memakai masker medis lalu ditumpuk masker kain. Sehingga masker medis berada dalam masker kain saat dipakai.

Sebuah studi baru-baru ini yang dilakukan di laboratorium menemukan bahwa kombinasi masker ganda tersebut memberikan perlindungan lebih baik bagi pemakainya dan orang lain, dibandingkan hanya memakai satu jenis masker.

baca juga

Sebagai catatan, ada beberapa kombinasi masker yang tidak boleh digunakan untuk masker ganda.

Pertama, jangan pakai dua masker medis sekaligus. Sebab, mengenakan masker medis kedua di atas masker medis pertama justru membuat gap dan menurunkan efek proteksi.

Kedua, jangan gabungkan masker KN95 dengan masker lainnya. Anda sebaiknya hanya menggunakan satu masker KN95 pada satu waktu, dan tidak boleh menggunakan jenis masker kedua apa pun di atas atau di bawah masker KN95.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CDC: Orang yang Telah Divaksin Covid-19 Lengkap Tak Perlu Isolasi Mandiri

CDC: Orang yang Telah Divaksin Covid-19 Lengkap Tak Perlu Isolasi Mandiri

Health | Senin, 15 Februari 2021 | 13:38 WIB

Videografis: Cara Membuat Masker Kain dari Bandana

Videografis: Cara Membuat Masker Kain dari Bandana

Video | Senin, 15 Februari 2021 | 13:00 WIB

Studi: Kelembapan Dalam Masker Bisa Mengurangi Keparahan Covid-19

Studi: Kelembapan Dalam Masker Bisa Mengurangi Keparahan Covid-19

Health | Senin, 15 Februari 2021 | 07:39 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×