Penting Diketahui, Berikut Tujuh Tanda Sistem Kekebalan Tubuh Melemah

Rauhanda Riyantama, Fita Nofiana

Rabu, 17 Februari 2021 | 16:50 WIB
Penting Diketahui, Berikut Tujuh Tanda Sistem Kekebalan Tubuh Melemah
Ilustrasi pusing

Suara.com - Kekebalan sangat penting untuk membantu tubuh Anda melawan infeksi. Oleh karena itu, penting juga untuk memahami tanda dan gejala melemahnya sistem kekebalan tubuh Anda.

Melansir dari Healthshots, sistem kekebalan terdiri dari sel darah putih, kelenjar getah bening, dan antibodi serta membantu tubuh melawan infeksi eksternal. Berikut beberapa tanda dari sistem kekebalan yang lemah, antara lain:

1. Tingkat stres yang tinggi

Tanda pertama dari sistem kekebalan yang melemah adalah tingkat stres yang tinggi. Jika Anda mengabaikan tingkat stres dalam waktu lama, efektivitas sistem kekebalan akan menurun. Akibatnya, jumlah sel darah putih dan limfosit dalam tubuh berkurang, sehingga kemampuan melawan infeksi juga akan berkurang.

2. Sering mengalami infeksi

Terbukti secara medis bahwa jika Anda menderita infeksi seperti infeksi telinga, sinusitis bakteri kronis, flu, dan lain sebagainya.

3. Rawan masuk angin

Menurut ilmu kedokteran, orang dewasa biasanya dapat menderita flu biasa dua hingga tiga kali dalam setahun. Sistem kekebalan yang lemah juga dapat menyebabkan batuk kronis sepanjang tahun. Ini juga menyebabkan pemulihan yang lambat dari pilek.

4. Kelelahan

baca juga

Sistem kekebalan yang lambat membuat Anda merasa lesu sepanjang hari, meskipun Anda cukup tidur di malam hari. Hal ini yang kemudian membuat tubuh kelelahan dan dengan tingkat energi yang rendah.

5. Pemulihan luka yang lambat

Sistem kekebalan yang lemah tidak dapat menghasilkan kulit baru dengan cepat, sehingga mengakibatkan pemulihan luka yang lambat.

Ilustrasi luka. (Shutterstock)
Ilustrasi luka. (Shutterstock)

6. Nyeri sendi

Kekebalan tubuh yang lemah sering kali menunjukkan nyeri sendi berulang. Jika sistem kekebalan Anda lambat untuk waktu yang lama, Anda akan mengalami vaskulitis, peradangan pada pembuluh darah karena gangguan atau infeksi autoimun. Anda juga akan menghadapi persendian yang bengkak, kaku atau sering nyeri akibat peradangan pada lapisan dalam persendian.

7. Masalah usus kronis

Menurut ilmu kedokteran, sekitar 70 hingga 75 persen sistem kekebalan ada di saluran pencernaan. Oleh karena itu, sistem kekebalan yang lambat menyebabkan sembelit, keasaman, kembuhng, dan diare. Dengan penurunan jumlah mikroorganisme dan bakteri yang berguna di saluran pencernaan, maka ada risiko lebih tinggi untuk mengalami peradangan kronis dan gangguan autoimun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hits Health: Obat Atasi Gejala Covid-19, Tanda Kekebalan Tubuh Sedang Lemah

Hits Health: Obat Atasi Gejala Covid-19, Tanda Kekebalan Tubuh Sedang Lemah

Health | Selasa, 16 Februari 2021 | 08:34 WIB

5 Tanda Sistem Kekebalan Tubuh Sedang Lemah: Gampang Lelah dan Nyeri Sendi

5 Tanda Sistem Kekebalan Tubuh Sedang Lemah: Gampang Lelah dan Nyeri Sendi

Health | Selasa, 16 Februari 2021 | 06:55 WIB

Ketahui 3 Manfaat Echinace Purpurea Bagi Imunitas Tubuh

Ketahui 3 Manfaat Echinace Purpurea Bagi Imunitas Tubuh

Health | Selasa, 09 Februari 2021 | 19:10 WIB

Terkini

Agresif Garap Pasar EV, iCAR Jadikan Yogyakarta Titik Strategis Ekspansi Dealer Baru

Agresif Garap Pasar EV, iCAR Jadikan Yogyakarta Titik Strategis Ekspansi Dealer Baru

Otomotif | Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:47 WIB

5 Produk Viva untuk Mencerahkan Kulit Kusam, Harganya Tak Sampai Rp35 Ribu

5 Produk Viva untuk Mencerahkan Kulit Kusam, Harganya Tak Sampai Rp35 Ribu

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Shio Terbanyak di Indonesia Apa? Ini yang Paling Produktif Menurut Dukcapil

Shio Terbanyak di Indonesia Apa? Ini yang Paling Produktif Menurut Dukcapil

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:42 WIB

Sekolah Rakyat Terus Berbenah, Perlindungan Siswa Jadi Fokus Utama

Sekolah Rakyat Terus Berbenah, Perlindungan Siswa Jadi Fokus Utama

News | Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:40 WIB

4 Skincare yang Sebaiknya Disimpan di Kulkas: Kandungan Terjaga dan Bikin Kulit Lebih Segar

4 Skincare yang Sebaiknya Disimpan di Kulkas: Kandungan Terjaga dan Bikin Kulit Lebih Segar

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:35 WIB

Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Bebas Perundungan, Penanganan Siswa Utamakan Rehabilitasi

Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Bebas Perundungan, Penanganan Siswa Utamakan Rehabilitasi

News | Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:34 WIB

Gus Ipul Pimpin Ikrar RT/RW Semarang Jadi Agen Perlindungan Sosial

Gus Ipul Pimpin Ikrar RT/RW Semarang Jadi Agen Perlindungan Sosial

News | Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Guru Honorer Bukan Cuma di Indonesia: Ironi dalam Dua Belas Pasang Mata

Guru Honorer Bukan Cuma di Indonesia: Ironi dalam Dua Belas Pasang Mata

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Wamensos Agus Jabo Tegaskan Akurasi Dapodik Jadi Kunci Sukses Sekolah Rakyat

Wamensos Agus Jabo Tegaskan Akurasi Dapodik Jadi Kunci Sukses Sekolah Rakyat

News | Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:25 WIB

Body Lotion Dulu atau Body Butter Dulu? Ini Urutan Pemakaian yang Benar

Body Lotion Dulu atau Body Butter Dulu? Ini Urutan Pemakaian yang Benar

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:24 WIB

×