Mungkinkah Virus Corona Menular dari Kemasan Makanan? Berikut Kata Pakar

Rima Sekarani Imamun Nissa, Fita Nofiana

Minggu, 21 Februari 2021 | 15:55 WIB
Mungkinkah Virus Corona Menular dari Kemasan Makanan? Berikut Kata Pakar
Ilustrasi kemasan makanan. (Shutterstock)

Suara.com - Virus corona belakangan ditemukan dalam makanan, mulai dari makanan beku hingga es krim. Hal ini yang kemudian menimbulkan pertanyaan, mungkinkan virus corona menular lewat makanan atau kemasan makanan?

Melansir dari Medicinenet, tidak ada bukti bahwa virus corona baru dapat menyebar melalui makanan atau kemasan makanan. Hal ini dinyatakan oleh pejabat kesehatan Amerika Serikat.

Lebih dari 100 juta kasus Covid-19 di seluruh dunia, belum ada bukti epidemiologis makanan atau kemasan makanan sebagai sumber penularan SARS-CoV-2 (virus corona penyebab Covid-19) ke manusia. Sistem pengawasan internasional tidak menemukan tanda-tanda penularan tersebut.

"Setelah lebih dari setahun sejak wabah Covid-19 dinyatakan sebagai darurat kesehatan global, Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA), dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) terus menggarisbawahi bahwa tidak ada bukti yang dapat dipercaya dari makanan atau kemasan makanan yang terkait dengan atau sebagai kemungkinan sumber penularan virus corona," kata Penjabat Sekretaris USDA Kevin Shea dan Penjabat FDA Komisaris Dr. Janet Woodcock.

"Keyakinan kami terhadap keamanan pasokan makanan AS tetap teguh. Konsumen harus diyakinkan bahwa kami terus percaya, berdasarkan pemahaman kami tentang informasi ilmiah andal yang tersedia saat ini, makanan yang mereka makan dan kemasan makanan yang mereka sentuh kemungkinan besar tidak akan menyebarkan SARS-CoV-2," imbuhnya.

Ilustrasi makanan beku atau daging beku frozen [shutterstock]
Ilustrasi makanan beku atau daging beku frozen [shutterstock]

Para ahli mengatakan sangat penting untuk dicatat bahwa Covid-19 adalah penyakit pernapasan yang menyebar dari orang ke orang. Covid-19 bukan virus bawaan makanan atau gastrointestinal seperti norovirus dan hepatitis A yang sering membuat orang sakit melalui makanan yang terkontaminasi.

"Meskipun miliaran makanan dan paket makanan ditangani sejak awal pandemi Covid-19, hingga saat ini belum ada bukti bahwa makanan, kemasan makanan, atau penanganan makanan adalah sumber atau jalur penularan penting untuk SARS-CoV-2 yang menyebabkan Covid-19," ujar pihak Komisi Internasional untuk Spesifikasi Mikrobiologi Makanan AS.

"Berdasarkan informasi ilmiah yang terus tersedia selama pandemi, USDA dan FDA terus yakin akan keamanan makanan yang tersedia untuk konsumen Amerika dan diekspor ke pelanggan internasional," kata Woodcock menyimpulkan.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mau Pangkas Lemak, Lima Asupan Sehat Berikut Bisa Membantu

Mau Pangkas Lemak, Lima Asupan Sehat Berikut Bisa Membantu

Health | Minggu, 21 Februari 2021 | 15:25 WIB

Tatanan Kehidupan Berubah, Literasi Digital akan Mendorong Anak Mandiri

Tatanan Kehidupan Berubah, Literasi Digital akan Mendorong Anak Mandiri

Sumsel | Minggu, 21 Februari 2021 | 15:06 WIB

Susah Memberikan Makanan ke Anak, Ini yang Harus Dilakukan

Susah Memberikan Makanan ke Anak, Ini yang Harus Dilakukan

Surakarta | Minggu, 21 Februari 2021 | 14:28 WIB

Terkini

Menua Tanpa Kehilangan Karakter, Ini Wajah Baru Kecantikan Masa Depan

Menua Tanpa Kehilangan Karakter, Ini Wajah Baru Kecantikan Masa Depan

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:36 WIB

Review KIPRUN Kipstorm Tempo, Sepatu Lari Long Run dan Tempo Run Pecinta Pace Ngebut

Review KIPRUN Kipstorm Tempo, Sepatu Lari Long Run dan Tempo Run Pecinta Pace Ngebut

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:36 WIB

Usai Tersandung Kasus Korupsi, BGN Gandeng Kejagung Kawal Tata Kelola MBG

Usai Tersandung Kasus Korupsi, BGN Gandeng Kejagung Kawal Tata Kelola MBG

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:33 WIB

Career Break Bukan Penghalang, Mengapa Dunia Kerja Sulit Memahaminya?

Career Break Bukan Penghalang, Mengapa Dunia Kerja Sulit Memahaminya?

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:30 WIB

Jaga Hutan dengan Kearifan Lokal, Pemerintah Genjot Status Hukum Masyarakat Adat Gunung Kong

Jaga Hutan dengan Kearifan Lokal, Pemerintah Genjot Status Hukum Masyarakat Adat Gunung Kong

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:30 WIB

Kasus Robert Alberts Belum Beres, Manajemen Persib Buka Suara Soal Sanksi FIFA

Kasus Robert Alberts Belum Beres, Manajemen Persib Buka Suara Soal Sanksi FIFA

Bola | Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:30 WIB

Bakal Pindah Kantor, Ini Daftar Lengkap OPD Pemkot Bogor yang Bergeser ke Pusat Baru

Bakal Pindah Kantor, Ini Daftar Lengkap OPD Pemkot Bogor yang Bergeser ke Pusat Baru

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:27 WIB

Orang Kaya Masih Nikmati Subsidi BBM, Bahlil Cari Cara Pangkas Kebocoran Ratusan Triliun

Orang Kaya Masih Nikmati Subsidi BBM, Bahlil Cari Cara Pangkas Kebocoran Ratusan Triliun

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:26 WIB

Saepul Pelaku Mutilasi Depok Ternyata Idap HIV, Bawa Obat Saat Jalani Rekonstruksi

Saepul Pelaku Mutilasi Depok Ternyata Idap HIV, Bawa Obat Saat Jalani Rekonstruksi

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:26 WIB

Menkum Supratman: Hukuman Mati Koruptor Bukan Lagi Perdebatan, Tapi Eksekusi

Menkum Supratman: Hukuman Mati Koruptor Bukan Lagi Perdebatan, Tapi Eksekusi

Jatim | Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:26 WIB

×