Kemenkes: Deteksi Dini Kanker Dapat Turunkan Angka Kematian

Vania Rossa

Rabu, 24 Februari 2021 | 05:58 WIB
Kemenkes: Deteksi Dini Kanker Dapat Turunkan Angka Kematian
Ilustrasi deteksi dini kanker (Pixabay/PDPics)

Suara.com - Deteksi dini kanker dan tata laksana kanker lebih lanjut perlu mendapat perhatian untuk menurunkan angka kematian pasien sekaligus meningkatkan kualitas hidup mereka. Dan untuk itu, diperlukan pendekatan komprehensif dari hulu ke hilir yang melibatkan multidisiplin ilmu, termasuk gizi hingga onkologi.

"Pelayanan kanker harus dilakukan dengan pendekatan komprehensif dari hulu ke hilir dan multidispilin. Bagaimana mendeteksi dini sebelum ada keluhan sampai akhirnya melakukan terapi paliatif," demikian dikatakan Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan Kementerian Kesehatan, dr. Rita Rogayah, dalam sebuah virtual briefing, Selasa (23/2/2021).

Untuk keperluan diagnostik, misalnya, penyedia fasilitas kesehatan perlu didukung laboratorium dan sumber daya manusia (tim dokter) berkualitas yang melibatkan intradisiplin. Sementara dalam terapi, diperlukan fasilitas bedah, kemoterapi dan radiasi.

Lebih lanjut Rita mengatakan, penanganan kanker di Indonesia berhadapan dengan berbagai tantangan antara lain karena peningkatan jumlah kasus yang menjadi beban sosial dan penyebab kematian dan kecacatan tinggi.

Hal ini ditambah belum meratanya akses pelayanan kanker di Indonesia. Kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan, ditambah terbatasnya fasilitas pelayanan kanker dan dokter spesialis kanker (onkolog) semakin mendorong kesenjangan dalam hal angka kejadian, kematian, dan angka ketahanan hidup pasien kanker di daerah-daerah terpencil.

Untuk itu, Kementerian Kesehatan bekerja sama dengan Rumah Sakit Kanker Dharmais untuk membuat sistem pelayanan kanker bisa merata di seluruh Indonesia, termasuk membuat jejaring penanganan kanker secara nasional. Agar ini terwujud, dukungan pemerintah daerah setempat diperlukan.

"Kementerian Kesehatan perlu bekerja keras untuk bisa membuat pelayanan ini bisa sesuai yang diharapkan. Kita sudah punya Komite Kanker dan akan ditindaklanjuti," kata Rita, seperti dikutip dari Antara.

Rumah sakit jejaring nantinya akan diberikan pengampuan dari Rumah Sakit Dharmais. Bila nantinya rumah sakit itu sudah mandiri, selanjutnya akan memberikan pengampuan pada rumah sakit lain di wilayahnya.

"Untuk mewujudkan ini, pasti kita lihat juga bagaimana sumber daya manusia yang ada, sarana dan prasarana, alat kesehatan dan obat-obatan yang ada," tutur Rita.

baca juga

"Nantinya, perlu ada penentuan level rumah sakitnya, nanti kita lihat kemampuan rumah sakit itu sebagai rumah sakit jejaring pelayanan kanker," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penanganan Kanker pada Anak di Era Pandemi

Penanganan Kanker pada Anak di Era Pandemi

Video | Minggu, 21 Februari 2021 | 21:00 WIB

Efek Vaksin Covid-19 pada Wanita Mirip Gejala Kanker Payudara, Bahayakah?

Efek Vaksin Covid-19 pada Wanita Mirip Gejala Kanker Payudara, Bahayakah?

Health | Minggu, 21 Februari 2021 | 14:14 WIB

Kanker Payudara dan Serviks Ternyata Bisa Dicegah, Begini Caranya

Kanker Payudara dan Serviks Ternyata Bisa Dicegah, Begini Caranya

Health | Sabtu, 20 Februari 2021 | 14:55 WIB

Terkini

Konsolidasi Program Kemensos, Gus Ipul Ingatkan Tiga Mandat Presiden

Konsolidasi Program Kemensos, Gus Ipul Ingatkan Tiga Mandat Presiden

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:18 WIB

Seni Menikmati Hidup Tanpa Harus Produktif Lewat Tren "Nonna Maxxing"

Seni Menikmati Hidup Tanpa Harus Produktif Lewat Tren "Nonna Maxxing"

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:17 WIB

BNI Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik dalam Danantara Indonesia CX100 Award 2026

BNI Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik dalam Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:09 WIB

Mengapa BBM Langka di Bali? Ini Alasan Utamanya

Mengapa BBM Langka di Bali? Ini Alasan Utamanya

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:07 WIB

Tak Main-main, Bupati Klaten Hamenang Diduga Lakukan 5 Klaster Tindak Pidana Korupsi

Tak Main-main, Bupati Klaten Hamenang Diduga Lakukan 5 Klaster Tindak Pidana Korupsi

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:04 WIB

Kaltim Kaya Energi, Senator DPD RI Soroti Antrean BBM dan 36 Desa Belum Berlistrik

Kaltim Kaya Energi, Senator DPD RI Soroti Antrean BBM dan 36 Desa Belum Berlistrik

Kaltim | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:01 WIB

Profil Letjen TNI Kristomei Sianturi, Kepala BNPB Baru Dilantik Presiden Prabowo

Profil Letjen TNI Kristomei Sianturi, Kepala BNPB Baru Dilantik Presiden Prabowo

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:00 WIB

15 Kode Redeem FF Terbaru 17 Oktober: Klaim Bundle Cloaked Terror Gratis di Event Dunia Mistis

15 Kode Redeem FF Terbaru 17 Oktober: Klaim Bundle Cloaked Terror Gratis di Event Dunia Mistis

Tekno | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 07:54 WIB

Promo Indomaret Hari Ini 17 Oktober 2026: Diskon Minyak Goreng 2 Liter, Susu, hingga Body Care

Promo Indomaret Hari Ini 17 Oktober 2026: Diskon Minyak Goreng 2 Liter, Susu, hingga Body Care

Lifestyle | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 07:46 WIB

Bupati Klaten Hamenang Diduga Rutin Terima Uang Rp1,8 Miliar dari BUMD Hingga OPD

Bupati Klaten Hamenang Diduga Rutin Terima Uang Rp1,8 Miliar dari BUMD Hingga OPD

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 07:38 WIB

×