Tiga Hal Besar yang Menurut Pakar dapat Mengurangi Risiko Kanker, Apa Saja?

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Selasa, 02 Maret 2021 | 20:00 WIB
Tiga Hal Besar yang Menurut Pakar dapat Mengurangi Risiko Kanker, Apa Saja?
Sel T menghancurkan sel kanker (Adusumilli)

Suara.com - Badan Internasional untuk Penelitian Kanker (IARC) memperkirakan secara global satu dari lima orang menderita kanker selama hidup mereka. Satu dari 8 pria dan satu dari 11 wanita meninggal karena penyakit ini.

Beberapa faktor penyebabnya adalah genetika. Meski masalah itu tidak dapat dikenalikan, Anda tetap bisa mengurangi risikonya.

"Mayoritas kanker dapat dicegah melalui perubahan gaya hidup," kata Therese Bevers, MD, direktur medis Pusat Pencegahan Kanker di MD Anderson Cancer Center, Texas.

American Cancer Society (ACS) mengatakan empat dari 10 kasus kanker terkait dengan faktor gaya hidup, yang dapat diubah.

"Ada banyak hal yang dapat dilakukan orang, dan itu sebagian besar bermuara pada menjalani hidup yang seimbang dan sehat dengan olahraga," jelas Nainesh Parikh, MD, seorang ahli radiologi di Moffitt Cancer Center.

Sel T menghancurkan sel kanker (Pixabay)
Sel T menghancurkan sel kanker (Pixabay)

Berdasarkan ahli kanker, dilansir Health, berikut kebiasaan kecil yang berdampak besar pada kesehatan secara keseluhan, terutama mencegah kanker:

1. Tidak merokok

Sekitar 80% kanker paru-paru disebabkan oleh merokok. Selain paru-paru, merokok juga meningkatkan risiko kanker mulut dan tenggorokan, ginjal, hati, kandung kemih, hingga pankreas.

"Rokok dikenal sebagai karsinogen, mengirup racun dalam rokok dapat langsung menyebabkan kanker. Merokok adalah satu-satunya penyebab kanker yang paling dapat dicegah," kata Martin J. Edelman, MD, ketua Departemen Hematologi/Onkologi di Fox Chase Cancer Center.

2. Kurangi minum alkohol

Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS melaporkan bahwa alkohol termasuk ke dalam karsinogen. Bukti menunjukkan, semakin banyak alkohol yang diminum, semakin tinggi risiko terkena jenis kanker tertentu, seperti kanker payudara, hati, dan kolorektal.

3. Berolahraga minimal 20 menit sehari

Menurut ACS, aktif secara fisik dapat mengurangi risiko kanker dengan membantu Anda mempertahankan berat badan yang sehat.

Sebab, kelebihan berat badan atau obesitas dapat meningkatkan risiko beberapa kanker, termasuk kanker usus besar dan rektrum, endometrium, payudara, hati, dan ginjal.

ACS merekomendasikan untuk melakukan 150 hingga 300 menit olahraga intensitas sedang atau 75 hingga 150 menit olahraga intensitas kuat dalam seminggu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kanker Ibunya Kembali Kambuh, Kiki Farrel: Semoga Ada Keajaiban

Kanker Ibunya Kembali Kambuh, Kiki Farrel: Semoga Ada Keajaiban

Entertainment | Selasa, 02 Maret 2021 | 10:13 WIB

Khusus Perempuan, Menabung di Bank Kini Bisa Dapat Asuransi Kanker

Khusus Perempuan, Menabung di Bank Kini Bisa Dapat Asuransi Kanker

Lifestyle | Senin, 01 Maret 2021 | 19:15 WIB

Ini Alasan Pasien Kanker Perlu Konsumsi Makanan Tinggi Kalori

Ini Alasan Pasien Kanker Perlu Konsumsi Makanan Tinggi Kalori

Health | Minggu, 28 Februari 2021 | 08:00 WIB

Terkini

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:18 WIB

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:29 WIB

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:50 WIB

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:06 WIB

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Health | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:51 WIB

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB