Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.351,139
LQ45 633,989
Srikehati 307,930
JII 383,125
USD/IDR 17.932

Direktur Bus ALS Jadi Tersangka Buntut Kecelakaan Musi Rawas, Ini Sosoknya

M Nurhadi

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:59 WIB
Direktur Bus ALS Jadi Tersangka Buntut Kecelakaan Musi Rawas, Ini Sosoknya
Sejarah bus ALS, PO Legendaris
baca 10 detik
  • PT Antar Lintas Sumatra didirikan pada 29 September 1966 di Kotanopan oleh Haji Sati Lubis bersama tujuh saudagar.
  • Kepemimpinan perusahaan otobus legendaris tersebut kini telah diteruskan kepada generasi kedua dari keluarga para pendiri.
  • Setiap armada bus memiliki sistem kepemilikan keluarga berbeda yang diidentifikasi melalui angka terakhir pada nomor pintu.

Suara.com - Penetapan Direktur PT Antar Lintas Sumatra (ALS), Chandra Lubis, sebagai tersangka dalam kecelakaan maut di Musi Rawas Utara baru-baru ini, membuat publik kembali menyoroti latar belakang perusahaan otobus legendaris asal Sumatra Utara tersebut.

Sebagai salah satu perusahaan transportasi tertua di Indonesia yang berjuluk "Si Raja Jalanan", lantas siapa sebenarnya pemilik di balik armada bus ALS?

Sejarah Pendirian dan Pelopor Perusahaan PT ALS tidak dimiliki oleh satu individu tunggal, melainkan didirikan melalui sistem patungan atau kongsi keluarga.

Perusahaan yang resmi berdiri pada 29 September 1966 di Kotanopan, Mandailing Natal, ini dipelopori oleh Haji Sati Lubis bersama tujuh orang saudagar bersaudara lainnya.

Pada mulanya, kongsi keluarga ini bergerak di bidang perdagangan hasil bumi menggunakan armada truk angkut barang, sebelum akhirnya berekspansi mengubah armada tersebut (awalnya hanya 2 unit bus Chevrolet C-50) menjadi transportasi penumpang angkutan antarkota dan antarprovinsi.

Dikelola oleh Generasi Kedua Saat ini, tampuk kepemimpinan PT ALS telah diteruskan kepada generasi kedua dari keluarga pendiri. Chandra Lubis, yang saat ini menjabat sebagai Direktur (dan tengah menghadapi proses hukum terkait kecelakaan di Musi Rawas Utara), merupakan anak dari almarhum Haji Sati Lubis.

Selain Chandra, tokoh generasi kedua lainnya yang turut mengelola perusahaan adalah Efrizal Nursewan (Ical), yang meneruskan amanah operasional perusahaan setelah orang tuanya wafat.

Sistem Kepemilikan Armada yang Unik Ciri khas utama yang membedakan ALS dengan perusahaan otobus lainnya adalah sistem kepemilikan armadanya. Karena berstatus perusahaan keluarga gabungan, setiap unit bus yang beroperasi sebenarnya dimiliki oleh keluarga pendiri yang berbeda-beda.

Untuk membedakan hak milik armada antarkeluarga, ALS menggunakan sistem identifikasi unik berupa angka terakhir pada nomor pintu bus. Berikut adalah rincian kode kepemilikan armada ALS:

baca juga

Akhiran Angka 1: Menandakan armada milik keluarga almarhum Haji Sati Lubis (keluarga Direktur Utama saat ini).
Akhiran Angka 3: Menandakan armada milik keluarga almarhum Haji Rasyad Nasution.
Akhiran Angka 5: Menandakan armada milik keluarga Japarkayo Hasibuan.
Akhiran Angka 7: Menandakan armada milik keluarga almarhum Haji M. Arief Lubis.
Akhiran Angka 8: Menandakan armada milik keluarga almarhum Haji Abdul Wahab Lubis dan Haji Hasbullah Lubis.
Akhiran Angka 9 dan 0: Menandakan armada milik keluarga almarhum Nursewan Lubis dan almarhum Rangkuti.

Nomor Acak: Beberapa armada dengan nomor di luar pola tetap dimiliki oleh keluarga almarhum Haji Hamzah Nasution dan almarhum M. Nasir Daulay.

Sistem kepemilikan dan pengelolaan armada secara desentralisasi berbasis kekeluargaan inilah yang menjadi kunci bertahannya eksistensi PT ALS merajai jalanan Sumatra hingga Pulau Jawa selama lebih dari lima dekade.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Resmi Ditahan! Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terborgol Keluar dari Gedung KPK

Resmi Ditahan! Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terborgol Keluar dari Gedung KPK

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 09:22 WIB

Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi

Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:57 WIB

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:22 WIB

Praperadilan Ditolak, Roy Suryo Tetap Jadi Tersangka Kasus Ijazah Jokowi

Praperadilan Ditolak, Roy Suryo Tetap Jadi Tersangka Kasus Ijazah Jokowi

Foto | Senin, 20 Juli 2026 | 17:34 WIB

Hakim Tolak Praperadilan Kedua Roy Suryo, Status Tersangka Tetap Sah

Hakim Tolak Praperadilan Kedua Roy Suryo, Status Tersangka Tetap Sah

News | Senin, 20 Juli 2026 | 14:19 WIB

Kejagung: Status Tersangka Febrie Adriansyah Tetap Berlaku Meski Penyidikan Diambil Alih

Kejagung: Status Tersangka Febrie Adriansyah Tetap Berlaku Meski Penyidikan Diambil Alih

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:48 WIB

Terkini

Panduan Memilih Baterai Terbaik dengan Teknologi Double Child Guard dari Panasonic

Panduan Memilih Baterai Terbaik dengan Teknologi Double Child Guard dari Panasonic

Tekno | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Direktur Bus ALS Jadi Tersangka Buntut Kecelakaan Musi Rawas, Ini Sosoknya

Direktur Bus ALS Jadi Tersangka Buntut Kecelakaan Musi Rawas, Ini Sosoknya

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:59 WIB

Sentil Prestasi Timnas, Prabowo Bandingkan RI dengan Cape Verde yang Penduduknya Kalah dari Sumedang

Sentil Prestasi Timnas, Prabowo Bandingkan RI dengan Cape Verde yang Penduduknya Kalah dari Sumedang

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:56 WIB

Prabowo: Orang Pintar Kita Banyak, Harus Dicari, Dibina dan Diberi Kesempatan

Prabowo: Orang Pintar Kita Banyak, Harus Dicari, Dibina dan Diberi Kesempatan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:55 WIB

Kiprah Norman Joesoef, Sosok Kunci Kerja Sama Drone Baykar dan Rudal BrahMos dengan Indonesia

Kiprah Norman Joesoef, Sosok Kunci Kerja Sama Drone Baykar dan Rudal BrahMos dengan Indonesia

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:48 WIB

Bulan Terbaik untuk Liburan ke Bali, Kapan Waktu yang Paling Ideal?

Bulan Terbaik untuk Liburan ke Bali, Kapan Waktu yang Paling Ideal?

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:47 WIB

5 Coffee Shop 24 jam untuk Kamu yang Bosan Nugas di Kos

5 Coffee Shop 24 jam untuk Kamu yang Bosan Nugas di Kos

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:47 WIB

Bcrobes Dorong Riset Berbasis Mikrobioma, Ungkap Potensi Probiotik dalam Mendukung Terapi Jerawat

Bcrobes Dorong Riset Berbasis Mikrobioma, Ungkap Potensi Probiotik dalam Mendukung Terapi Jerawat

Sumut | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:41 WIB

Api Mengamuk di Galangan Kapal Karangsong, 5 Mobil Damkar Dikerahkan

Api Mengamuk di Galangan Kapal Karangsong, 5 Mobil Damkar Dikerahkan

Foto | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:40 WIB

Bisa Deteksi Makanan Busuk di Ompreng, Ini Inovasi BRIN untuk MBG yang Bikin Prabowo Kepincut

Bisa Deteksi Makanan Busuk di Ompreng, Ini Inovasi BRIN untuk MBG yang Bikin Prabowo Kepincut

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:34 WIB

×