alexametrics

Mutasi Baru B117 Masuk RI Pertengahan Januari, Kenapa Baru Diungkap Maret?

Bimo Aria Fundrika
Mutasi Baru B117 Masuk RI Pertengahan Januari,  Kenapa Baru Diungkap Maret?
Ilustrasi Covid-19 (Elements Envato)

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa dua kasus mutasi baru B177 terdeteksi masuk Indonesia dari Arab Saudi .

Suara.com - Mutasi virus baru strain B117 dari Inggris telah dikonfirmasi masuk ke Indonesia. B117 masuk ke tanah air tepat satu tahun peringatan pandemi Covid-19 pada 2 Maret 2021.

Pernyataan itu diungkapkan oleh Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono dalam Peringatan 1 Tahun COVID-19 Indonesia disiarkan Kemenristek/BRIN, Selasa (2/3/2021).

"Kalau satu tahun lalu kita menemukan kasus 01 dan 02 covid-19, tadi malam saya mendapatkan informasi bahwa dalam tepat satu tahun hari ini kita menemukan mutasi B117 UK mutation di indonesia, ini fresh from the oven, baru tadi malam ditemukan 2 kasus," ucap Dante.

Belakangan dalam kesempatan terpisah, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa dua kasus mutasi baru B177 terdeteksi masuk Indonesia dari Arab Saudi .

Baca Juga: Ada Virus Corona B117 di Karawang, Satgas COVID-19 Jabar Bergerak!

Menkes Budi Gunadi Sadikin. (tangkapan layar/ist)
Menkes Budi Gunadi Sadikin. (tangkapan layar/ist)

“Memang yang Pak Wamen sampaikan betul, kita menemukan dua kasus masuk dari Saudi Arabia di pertengahan Januari yang memiliki jenis baru ini,” ujar Menkes Budi, dalam sebuah dialog di televisi, Rabu, (3/3/2021).

Namun, pernyataan Menkes Budi mengenai masuknya mutasi baru virus corona B117 itu meninggalkan pertanyaan. Jika memang pasien masuk ke Indonesia sejak pertengahan Januari 2021, mengapa kasus itu baru diumumkan 2 Maret 2021?

"Terkait kasus ini, pada intinya Indonesia telah membuat sistem barier berlapis-lapis dan jika memang ada kasus varian baru tersebut maka petugas di lapangan segera mengisolasi," ujar Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito saat dikonfirmasi Suara.com, Rabu, (3/3/2021).

Wiku mengatakan bahwa upaya tersebut untuk menjamin kasus positif harus menjadi negatif terlebih dahulu, sebelum bisa melanjutkan aktivitasnya demi mencegah penularan yang lebih luas.

"Untuk detailnya akan disampaikan segera secara transparan khususnya oleh LBM Eikjman yang mengkoordinir pelaksanaan Whole Genome Sequencing di Indonesia," ujar Wiku.

Baca Juga: Virus Corona B117 Ditemukan di Karawang

Namun, jawaban yang diberikan dari Wiku tidak menjawab inti pertanyaan dari Suara.com. Saat ditanya lebih lanjut mengenai kontak tracing mutasi B117, Wiku juga hanya memberi jawaban singkat.

Komentar