Masuk Indonesia, Vaksinasi AstraZeneca Dihentikan di Denmark dan Norwegia

Cesar Uji Tawakal, Fita Nofiana

Jum'at, 12 Maret 2021 | 08:45 WIB
Masuk Indonesia, Vaksinasi AstraZeneca Dihentikan di Denmark dan Norwegia
Vaksin Covid-19 AstraZeneca. [Phil Noble/Pool/AFP]

Suara.com - Oxford-AstraZeneca menjadi salah satu vaksin Covid-19 yang masuk ke Indonesia. Setidaknya Indonesia menerima 1,1 juta dosis vaksin Covid-19 Astrazeneca lewat program Covax, program yang dikelola oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Berbeda dengan Indonesia, Denmark dan Norwegia malah melakukan penghentian sementara program vaksin AstraZeneca. Melansir dari Independent, penghentian program ini disebabkan karena kasus pembekuan darah dan satu kematian usai vaksinasi. Namun baik pihak Denmark maupun Norwegia belum menemukan hubungan pasti antara pembekuan darah dan vaksinasi.

Denmark mengatakan akan menangguhkan penggunaan AstraZeneca selama 14 hari setelah seorang perempuan berusia 60 tahun mengalami penggumpalan darah dan meninggal usai vaksinasi.

"Kami dan Badan Obat-obatan Denmark harus menanggapi laporan kemungkinan efek samping yang serius, baik dari Denmark dan negara-negara Eropa lainnya," kata direktur Otoritas Kesehatan Denmark, Soren Brostrom, dalam sebuah pernyataan.

“Saat ini tidak mungkin untuk menyimpulkan apakah ada kaitannya. Kami bertindak lebih awal sebagai pencegahan” imbuh Magnus Heunicke, menteri kesehatan Denmark.

AstraZeneca. [Paul Ellis/AFP]
AstraZeneca. [Paul Ellis/AFP]

Geir Bukholm, direktur pencegahan dan pengendalian infeksi di Institut Kesehatan Masyarakat Norwegia (FHI) mengatakan pada konferensi pers bahwa penangguhan vaksin AstraZeneca dilakukan sebagai tindakan berhati-hati. FHI tidak menyebutkan berapa lama penangguhan tersebut akan berlangsung.

Stephen Evans, profesor farmakoepidemiologi di London School of Hygiene and Tropical Medicine, menggambarkan penangguhan vaksinasi sebagai pendekatan super-hati-hati berdasarkan beberapa laporan di Eropa.

“Masalah dengan laporan spontan dari reaksi merugikan yang dicurigai terhadap vaksin muncul karena sulitnya membedakan efek sebab akibat dan suatu kebetulan," kata Evans.

“Apalagi penyakit Covid-19 sangat terkait dengan pembekuan darah dan ada ratusan bahkan ribuan kematian yang disebabkan oleh pembekuan darah akibat penyakit Covid-19. Hal pertama yang harus dilakukan adalah memastikan penyebab gumpalan itu," imbuhnya.

baca juga

Menurtu Evams, pendekatan yang masuk akal adalah menyelidiki dan memastikan keseimbangan manfaat dan risiko vaksin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kalis Mardiasih: Candaan Seksis Positifkan Istri saat Covid-19 Tidak Lucu

Kalis Mardiasih: Candaan Seksis Positifkan Istri saat Covid-19 Tidak Lucu

News | Kamis, 11 Maret 2021 | 21:57 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Vaksin Sinovac Mengandung Boraks hingga Formalin?

CEK FAKTA: Benarkah Vaksin Sinovac Mengandung Boraks hingga Formalin?

Hits | Kamis, 11 Maret 2021 | 22:20 WIB

Tak Penuhi Syarat, Ratusan Pekerja Hollywood Nekat Daftar Vaksinasi

Tak Penuhi Syarat, Ratusan Pekerja Hollywood Nekat Daftar Vaksinasi

Health | Kamis, 11 Maret 2021 | 21:32 WIB

Terkini

Rumah Pintar Tak Harus Rumit: Ini Rahasia Bikin Pekerjaan Rumah Jadi Lebih Praktis

Rumah Pintar Tak Harus Rumit: Ini Rahasia Bikin Pekerjaan Rumah Jadi Lebih Praktis

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:39 WIB

Profil Kapolda Sumsel Irjen Rony Samtana, Eks Penyidik KPK di Kasus Anggodo dan Cek Pelawat BI

Profil Kapolda Sumsel Irjen Rony Samtana, Eks Penyidik KPK di Kasus Anggodo dan Cek Pelawat BI

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:36 WIB

Indonesia Bawa Pulang 39 Medali di Asian Games 2026, Target Kemenpora Terlampaui

Indonesia Bawa Pulang 39 Medali di Asian Games 2026, Target Kemenpora Terlampaui

Sport | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:36 WIB

Gempa 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, Lansia 73 Tahun Meninggal karena Kaget

Gempa 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, Lansia 73 Tahun Meninggal karena Kaget

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:34 WIB

Rayakan Momen Bersama Keluarga, BRI Persembahkan Hadiah di Restoran Simpang Raya

Rayakan Momen Bersama Keluarga, BRI Persembahkan Hadiah di Restoran Simpang Raya

Bri | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:30 WIB

4 Light Novel Diadaptasi Anime, Ada Misteri Sains hingga Enemies-to-lovers

4 Light Novel Diadaptasi Anime, Ada Misteri Sains hingga Enemies-to-lovers

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Dijadwalkan Nonton Timnas Indonesia vs Thailand, Gianni Infantino Bawa Cerita Tak Mengenakkan

Dijadwalkan Nonton Timnas Indonesia vs Thailand, Gianni Infantino Bawa Cerita Tak Mengenakkan

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:30 WIB

5 Mix and Match Outfit Santai ala Kim Young Kwang, Dijamin Nyaman Seharian!

5 Mix and Match Outfit Santai ala Kim Young Kwang, Dijamin Nyaman Seharian!

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:20 WIB

Batam Dikepung Kabut Asap, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Karhutla di Kepri

Batam Dikepung Kabut Asap, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Karhutla di Kepri

Batam | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:17 WIB

Viral Diduga Dua Pemain Bangladesh di Klub Malam Jakarta Usai Dibantai Timnas Indonesia

Viral Diduga Dua Pemain Bangladesh di Klub Malam Jakarta Usai Dibantai Timnas Indonesia

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:16 WIB

×