Catat! 4 Hal yang Seharusnya Tidak Anda Lakukan pada Organ Intim

Yasinta Rahmawati

Senin, 22 Maret 2021 | 21:33 WIB
Catat! 4 Hal yang Seharusnya Tidak Anda Lakukan pada Organ Intim
Ilustrasi seorang perempuan merasakan sakit di area vagina. [shutterstock]

Suara.com - Dalam hal menjaga kebersihan dan kesehatan, sebenarnya vagina tidak membutuhkan banyak bantuan, sebab organ intim tersebut bisa membersihkan dirinya sendiri.

Namun seiring bertambah usia, vagina mengalami banyak, terutama setelah melahirkan dan menopause. Anda mungkin akan melihat perubahan dalam bentuk maupun terasa lebih kering.

Karena hal tersebut, wanita mungkin tergoda untuk melakukan beberapa hal terkait kesehatan organ intimnya. Meski demikian, ketahui empat hal yang sebaiknya tidak Anda lakukan, dilansir dari Prevention.

1. Uap vagina

Sejak dulu, perawatan ini dipercaya membuat vagina bersih dan harum. Namun sebenarnya uap vagina bisa berbahaya. Banyak ahli mempermasalahkan praktik tersebut karena sebenarnya dapat menyebabkan iritasi di area organ intim. "Mengukus (uap vagina) sama sekali tidak disarankan karena dapat membakar vagina Anda," kata Raquel Dardik, MD, profesor klinis di departemen kebidanan dan ginekologi NYU Langone Medical Center.

ilustrasi vagina. (Shutterstock)
ilustrasi vagina. (Shutterstock)

2. Self-medicating/mengobati sendiri

Jika vagina bermasalah, sebaiknya Anda tidak mengobatinya sendiri, terlebih menggunakan bahan-bahan herbal. "Saya telah melihat luka bakar kimiawi dari beberapa saran Internet ini, dan luka bakar kimiawi di dalam vagina Anda bukanlah sesuatu yang saya harapkan pada siapa pun," ungkap Prof. Dardik. Untuk itu, berkonsultasi dengan dokter adalah jalan terbaik.

3. Memasukan benda asing

Beberapa benda seperti tampon, menstrual cup, maupun sex toy lazim dimasukkan ke dalam organ intim, sebab mereka memang dibuat khusus untuk berada di sana. Tapi jika Anda mencoba sesuatu yang lain, seperti mentimun, pisang, dan benda lain yang ada di dapur, sebaiknya jangan. Selain tidak steril dan bukan ditujukan untuk vagina, teksturnya dapat menyebabkan iritasi serius.

baca juga

4. Memakai wewangian khusus organ intim

Penggunaan produk pewangi untuk organ intim mungkin akan menyebabkan beberapa efek samping, seperti meningkatkan risiko iritasi dan mengganggu keseimbangan bakteri vagina. "Produk-produk ini melakukan hal yang salah pada mikrobioma vagina, membuatnya lebih rentan terhadap infeksi," kata Constance Young, MD, asisten profesor di departemen kebidanan dan ginekologi Columbia University Medical Center.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wanita Wajib Tahu, Ini Arti Bau Vagina terhadap Kesehatan

Wanita Wajib Tahu, Ini Arti Bau Vagina terhadap Kesehatan

Your Say | Senin, 22 Maret 2021 | 20:37 WIB

Begini Cara Merawat Kebersihan Organ Intim Kaum Adam

Begini Cara Merawat Kebersihan Organ Intim Kaum Adam

Health | Senin, 22 Maret 2021 | 21:10 WIB

Awas, Kebanyakan Konsumsi Antibiotik Bisa Bikin Vagina Infeksi

Awas, Kebanyakan Konsumsi Antibiotik Bisa Bikin Vagina Infeksi

Health | Senin, 22 Maret 2021 | 19:25 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×