Duh, AstraZeneca Dituduh Sembunyikan Data Penelitian Vaksin COVID-19

M. Reza Sulaiman

Selasa, 23 Maret 2021 | 14:49 WIB
Duh, AstraZeneca Dituduh Sembunyikan Data Penelitian Vaksin COVID-19
Vaksin Covid-19 AstraZeneca. [Phil Noble/Pool/AFP]

Suara.com - Belum usai kontroversi efek samping pemberian vaksin, AstraZeneca kembali diterpa isu tak tak sedap. Mereka disebut menyembunyikan hasil penelitian. Kenapa?

Institut Nasional Penyakit Alergi dan Penyakit Menular AS (NIAID) pada Selasa (23/3/2021) mengatakan, produsen obat asal Inggris AstraZeneca mungkin telah memberikan pandangan yang tidak lengkap dari data keampuhan vaksin COVID-19 buatannya dari uji klinis Amerika Serikat berskala besar.

AstraZeneca sehari sebelumnya mengklaim bahwa vaksin COVID-19 buatannya yang dikembangkan bersama Universitas Oxford 79 persen ampuh dalam mencegah gejala penyakit dalam uji coba berskala besar di Chile, Peru dan AS.

"DSMB menyampaikan keprihatinannya bahwa AstraZeneca bisa saja sudah memasukkan informasi lama dari uji klinis itu, yang mungkin telah menyertakan pandangan tidak lengkap mengenai data kemanjuran," kata badan AS tersebut, merujuk pada Dewan Pemantau Keamanan Data (DSMB) independen.

Untuk itu, AstraZeneca diminta menyerahkan seluruh hasil penelitian, jika ingin bisa digunakan di Amerika Serikat.

"Kami mendesak perusahaan terkait agar bekerja sama dengan DSMB guna meninjau data kemanjuran sekaligus memastikan data kemanjuran terbaru yang paling akurat dipublikasikan segera mungkin," tulisnya lagi.

Sebelumnya diberitakan, media lokal Inggris Daily Mail melaporkan aneka klaim efek samping vaksin Covid-19 garapan ilmuwan Universitas Oxford tersebut.

Beberapa klaim efek samping yang beragam muncul mulai dari tumbuh gigi, copot gigi, menangis hingga perut kembung.

Selain itu ada juga yang melaporkan mengalami beberapa kerugian setelah vaksin seperti pensiun, gagal diet, keinginan untuk kembali merokok, 42 orang mengabarkan tiba-tiba ingin menangis, digigit atau disengat serangga, hingga tiba-tiba menjerit.

baca juga

Ada juga yang mengaku tiba-tiba suka mengedip berlebih, mata berubah warna, berat badan turun dan ada juga berat badan naik, hingga mengatakan dirinya menjadi tidak normal meski kesulitan menjelaskan bagaimana tidak normal yang dimaksud.

Hanya saja, Badan Pengawas Obat dan Kesehatan Inggris, MHRA mengatakan bahwa aneka klaim aneh tersebut tidak terbukti terkait langsung dengan vaksinasi Covid-19 merek AstraZeneca, namun akan tetap dicatat di kartu kuning kalau-kalau suatu saat terbukti terkait.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alarm Bahaya Wabah Ebola, IPMG Percepat Transfer Riset Farmasi di Indonesia

Alarm Bahaya Wabah Ebola, IPMG Percepat Transfer Riset Farmasi di Indonesia

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:10 WIB

Ketika Anak Muda Jadi Garda Depan Pencegahan Penyakit Tak Menular

Ketika Anak Muda Jadi Garda Depan Pencegahan Penyakit Tak Menular

Health | Selasa, 23 Desember 2025 | 20:25 WIB

Profil Carina Joe, Pahlawan Vaksin Covid-19 Raih Bintang Jasa Utama dari Presiden Prabowo

Profil Carina Joe, Pahlawan Vaksin Covid-19 Raih Bintang Jasa Utama dari Presiden Prabowo

Lifestyle | Senin, 25 Agustus 2025 | 18:48 WIB

Jadi Penyebab Utama Kematian, AstraZeneca dan Kemenkes RI Fokus Tangani Penyakit Tidak Menular

Jadi Penyebab Utama Kematian, AstraZeneca dan Kemenkes RI Fokus Tangani Penyakit Tidak Menular

Health | Selasa, 27 Mei 2025 | 23:46 WIB

CEK FAKTA: Joe Biden Terserang Kanker Gara-gara Vaksin Covid-19, Benarkah?

CEK FAKTA: Joe Biden Terserang Kanker Gara-gara Vaksin Covid-19, Benarkah?

News | Senin, 26 Mei 2025 | 08:42 WIB

AstraZeneca Indonesia Gandeng Kimia Farma Trading & Distribution untuk Transformasi Layanan Kesehatan Primer

AstraZeneca Indonesia Gandeng Kimia Farma Trading & Distribution untuk Transformasi Layanan Kesehatan Primer

Bisnis | Rabu, 12 Februari 2025 | 08:29 WIB

Penyakit Ginjal Kronis Duduki Peringkat ke-2, Habiskan Anggaran Rp 1,9 Triliun

Penyakit Ginjal Kronis Duduki Peringkat ke-2, Habiskan Anggaran Rp 1,9 Triliun

Bisnis | Sabtu, 14 Desember 2024 | 17:07 WIB

AstraZeneca Indonesia Tekankan Pentingnya Menjaga Kualitas Hidup Bayi Prematur

AstraZeneca Indonesia Tekankan Pentingnya Menjaga Kualitas Hidup Bayi Prematur

Bisnis | Jum'at, 06 Desember 2024 | 06:46 WIB

AstraZeneca Indonesia Diakui Sebagai Best Places to Work

AstraZeneca Indonesia Diakui Sebagai Best Places to Work

Bisnis | Kamis, 24 Oktober 2024 | 14:07 WIB

Seorang Dokter di Inggris Coba Bunuh Pasangan Ibunya dengan Vaksin COVID-19 Palsu!

Seorang Dokter di Inggris Coba Bunuh Pasangan Ibunya dengan Vaksin COVID-19 Palsu!

News | Selasa, 08 Oktober 2024 | 04:10 WIB

Terkini

6.622 Warga Pekanbaru Alami Gangguan Kesehatan Akibat Kabut Asap Karhutla

6.622 Warga Pekanbaru Alami Gangguan Kesehatan Akibat Kabut Asap Karhutla

Riau | Kamis, 24 September 2026 | 08:04 WIB

Iran Tolak Buka Selat Hormuz Jika Perang Berlanjut: Ogah Tunduk ke Amerika Serikat

Iran Tolak Buka Selat Hormuz Jika Perang Berlanjut: Ogah Tunduk ke Amerika Serikat

News | Kamis, 24 September 2026 | 08:03 WIB

40 Ribu Balita Terserang ISPA Akibat Karhutla! Pemerintah Didesak Beri Perlindungan Ekstra

40 Ribu Balita Terserang ISPA Akibat Karhutla! Pemerintah Didesak Beri Perlindungan Ekstra

News | Kamis, 24 September 2026 | 08:03 WIB

Menyesap Dieng Dari Hulu ke Hilir: Jejak GI Tourism yang Dirintis DJKI

Menyesap Dieng Dari Hulu ke Hilir: Jejak GI Tourism yang Dirintis DJKI

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 08:00 WIB

BSI Dorong Produk Halal Lokal Naik Kelas hingga Pasar Global lewat International Expo 2026

BSI Dorong Produk Halal Lokal Naik Kelas hingga Pasar Global lewat International Expo 2026

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 07:58 WIB

Tak Terima Hasil Sabung Ayam, Pria di Mesuji Tembak Lawan dari Jarak 2 Meter

Tak Terima Hasil Sabung Ayam, Pria di Mesuji Tembak Lawan dari Jarak 2 Meter

Lampung | Kamis, 24 September 2026 | 07:53 WIB

Di Balik Kemewahan AI Indonesia: Ada Bumi yang Kian Gerah

Di Balik Kemewahan AI Indonesia: Ada Bumi yang Kian Gerah

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 07:50 WIB

Sri Lanka Jadi Calon Markas Baru Sindikat Penipuan Siber Internasional di Asia Pasifik

Sri Lanka Jadi Calon Markas Baru Sindikat Penipuan Siber Internasional di Asia Pasifik

News | Kamis, 24 September 2026 | 07:45 WIB

Masa Kerja Tak Berlaku Lagi, TPP ASN Kota Malang Kini Murni Berdasarkan Kinerja

Masa Kerja Tak Berlaku Lagi, TPP ASN Kota Malang Kini Murni Berdasarkan Kinerja

Malang | Kamis, 24 September 2026 | 07:44 WIB

Kementan Stop Impor, Kini Harga Singkong Mulai Naik

Kementan Stop Impor, Kini Harga Singkong Mulai Naik

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 07:42 WIB

×