Studi: Mendengarkan Musik Metal Malah Menenangkan dan Meredakan Amarah

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Rabu, 31 Maret 2021 | 12:04 WIB
Studi: Mendengarkan Musik Metal Malah Menenangkan dan Meredakan Amarah
Ilustrasi mendengarkan musik metal (Pexels/Andrea Piacquadio)

Suara.com - Saat kesal dan marah mungkin Anda cenderung memilih untuk mendengarkan musik akustik, jazz, hingga klasik yang menenangkan. Padahal, menurut sebuah studi musik ekstrem seperti heavy metal lah yang malah memberikan efek positif pada Anda.

Melansir dari The Guardian, sebuah studi oleh University of Queensland, lembaga penelitian publik Australia di Brisbane mengungkapkan bahwa musik ekstrem cocok dan membantu memproses kemarahan.

Berfokus pada heavy metal, emo, hardcore, punk, screamo, dan berbagai subgenre lainnya yang ditampilkan dalam kategori musik ekstrim, peneliti mempelajari 39 pendengar reguler musik ekstrem antara usia 18 hingga 34 tahun .

"Kami menemukan bahwa musik mengatur kesedihan dan meningkatkan emosi positif," kata  Leah Sharman, salah satu peneliti utama studi ini.

"Saat mengalami amarah, penggemar musik ekstrem suka mendengarkan musik yang dapat menandingi amarah mereka. Musik ini membantu mereka menjelajahi keseluruhan emosi yang mereka rasakan, tetapi juga membuat mereka merasa lebih aktif dan terinspirasi," ungkapnya.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat permusuhan, lekas marah, dan stres menurun setelah musik ini diperkenalkan dan perubahan paling signifikan yang dilaporkan adalah tingkat inspirasi yang mereka rasakan. Penelitian ini telah dipublikasikan di Frontiers in Human Neuroscience.

Dalam penelitian ini, subjek peneltitian diminta mendengarkn musik setelah induksi kemarahan selama 16 menit. Ini melibatkan setiap individu yang mendeskripsikan topik yang mungkin menimbulkan gangguan, seperti hubungan, uang atau pekerjaan, sebelum menghabiskan 10 menit lagi untuk mendengarkan lagu pilihan mereka dan kemudian mengalami 10 menit keheningan total.

Para peneliti menemukan bahwa musik metal membuat peserta santai sama efektifnya dengan duduk diam.

Ilustrasi musik metal. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi musik metal. (Sumber: Shutterstock)

"Tujuan kedua dari penelitian ini adalah untuk melihat musik apa yang akan dipilih oleh para peserta yang marah dari daftar putar mereka," kata Sharman.

baca juga

"Menariknya, setengah dari lagu yang dipilih berisi tema-tema kemarahan atau agresi, sedangkan sisanya berisi tema-tema seperti isolasi dan kesedihan," imbuhnya.

Peserta melaporkan bahwa mereka menggunakan musik untuk meningkatkan kebahagiaan mereka, membenamkan diri dalam perasaan cinta dan meningkatkan kesejahteraan mereka.

"Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mereplikasi temuan ini dalam konteks sosial naturalistik dan untuk menyelidiki kontribusi potensial dari variabel pendengar individu pada hubungan antara mendengarkan musik ekstrem dan pemrosesan amarah," catat para peneliti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Volume Musik Bisa Pengaruhi Jenis Makanan yang Ingin Dikonsumsi

Studi: Volume Musik Bisa Pengaruhi Jenis Makanan yang Ingin Dikonsumsi

Health | Rabu, 31 Maret 2021 | 11:27 WIB

CDC: Kecemasan dan Depresi Meningkat Sejak Agustus hingga Februari

CDC: Kecemasan dan Depresi Meningkat Sejak Agustus hingga Februari

Health | Rabu, 31 Maret 2021 | 11:16 WIB

5 Cara Efektif Menjaga Kesehatan Fisik dan Mental

5 Cara Efektif Menjaga Kesehatan Fisik dan Mental

Your Say | Selasa, 30 Maret 2021 | 20:57 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×