Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar

Husna Rahmayunita, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 30 Januari 2026 | 10:24 WIB
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
Ilustrasi ahli gizi. [Pexels/Yaroslav Shurae]
baca 10 detik
  • Indonesia kekurangan ahli gizi untuk menangani masalah anemia dan stunting nasional.
  • Namun di sisi lain, prevalensi ibu hamil kekurangan gizi turun dari 48 persen menjadi 27 persen.
  • Perbaikan gizi di Indonesia mulai membuahkan hasil, terlihat penurunan angka stunting nasional.

Suara.com - Indonesia masih dihadapkan pada masalah gizi kronis seperti malnutrisi, kekurangan gizi, hingga obesitas. Namun sayangnya, jumlah ahli gizi secara nasional dinilai masih jauh dari harapan.

Fakta ini diungkap Direktur Jenderal (Dirjen) Kesehatan Primer Kementerian Kesehatan, Maria Endang Sumiwi, yang menyoroti masih tingginya angka anemia pada balita dan remaja. Keberadaan ahli gizi dinilai krusial untuk memberikan intervensi dan pendampingan masalah kesehatan ini.

"Kita masih membutuhkan lebih banyak nutrisionis dan dietisien untuk memastikan pemenuhan gizi berjalan optimal,” ujar Maria melalui keterangan pers Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI) yang diterima Suara.com, Jumat (30/1/2026).

Adapun masalah anemia yaitu kondisi ketika tubuh kekurangan sel darah merah atau hemoglobin. Bila kondisi ini terjadi pada anak atau remaja, maka akan memengaruhi kesehatannya di masa depan, mulai dari kekurangan konsentrasi hingga memengaruhi janin saat perempuan dewasa hamil.

Bahkan, anemia yang disebabkan kekurangan gizi ini juga bisa menyebabkan anak lahir stunting.

Kabar baiknya, berkat regulasi yang berfokus pada kesehatan nasional hingga peran ahli gizi di lapangan, prevalensi ibu hamil yang mengalami kekurangan gizi mulai berkurang.

“Dalam lima tahun terakhir, prevalensi ibu hamil dengan kekurangan gizi berhasil turun dari 48 persen menjadi 27 persen. Namun ini belum cukup,” jelas Maria.

Sementara itu, Ketua Umum PERSAGI, Doddy Izwardi, mengatakan capaian yang berhasil diraih bukanlah hasil instan karena membutuhkan waktu berpuluh-puluh tahun di masa lampau. Begitu juga di masa mendatang, hasil yang dicapai merupakan buah dari keputusan dan konsistensi yang dilakukan hingga hari ini.

"20 tahun ke depan adalah hasil dari apa yang kita lakukan sekarang. Gizi optimal menjadi fondasi utama,” kata Doddy.

baca juga

Hal ini pula yang menjadi alasan diselenggarakannya edukasi gizi serentak di 1.800 sekolah di seluruh Indonesia hingga PERSAGI mampu meraih Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Edukasi dari para ahli gizi ini juga digelar untuk memperingati Hari Gizi Nasional (HGN) ke-66 pada 2026.

"Ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan gizi optimal bagi generasi Indonesia," ungkap Doddy.

Dalam kegiatan yang bertema 'Gizi Optimal Mewujudkan Generasi Emas 2045' itu, Doddy juga menyampaikan bahwa perbaikan gizi di Indonesia mulai membuahkan hasil. Salah satunya penurunan angka stunting nasional hingga 19,8 persen.

Namun, menurut Doddy, Indonesia masih dihadapkan pada masalah kekurangan gizi dan meningkatnya prevalensi obesitas.

“Upaya promotif dan preventif melalui kebiasaan hidup sehat harus terus diperluas,” pungkas Doddy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ahli Gizi: Pahlawan Super yang Cuma Ditelfon Kalau Badan Sudah Ngeluh Keras

Ahli Gizi: Pahlawan Super yang Cuma Ditelfon Kalau Badan Sudah Ngeluh Keras

Your Say | Senin, 15 Desember 2025 | 16:19 WIB

Menko Zulhas: Ahli Gizi di MBG Wajib Ada!

Menko Zulhas: Ahli Gizi di MBG Wajib Ada!

Bisnis | Rabu, 03 Desember 2025 | 19:46 WIB

Rahasia Umbi Garut di Minuman Ini: Solusi Alami Obati GERD dan Maag yang Direkomendasikan Ahli Gizi!

Rahasia Umbi Garut di Minuman Ini: Solusi Alami Obati GERD dan Maag yang Direkomendasikan Ahli Gizi!

Health | Rabu, 03 Desember 2025 | 14:42 WIB

Terkini

Beras Shirataki Berapa Harganya? Cek 4 Merek Populer untuk Diet dan Gaya Hidup Sehat

Beras Shirataki Berapa Harganya? Cek 4 Merek Populer untuk Diet dan Gaya Hidup Sehat

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 08:38 WIB

Dituding Gelapkan Rp5,7 Miliar, Influencer Malaysia Aisar Khaled Buka Suara

Dituding Gelapkan Rp5,7 Miliar, Influencer Malaysia Aisar Khaled Buka Suara

Entertainment | Rabu, 16 September 2026 | 08:32 WIB

Visual Sinematik hingga Plot Twist Mengejutkan, Ini Alasan Iklan ShopeeVIP+  Ditonton 6 Juta Kali

Visual Sinematik hingga Plot Twist Mengejutkan, Ini Alasan Iklan ShopeeVIP+ Ditonton 6 Juta Kali

News | Rabu, 16 September 2026 | 08:30 WIB

Tampil Apik Saat Ajax Gunduli Nathan Tjoe-A-On Cs, Maarten Paes Dapat Kabar Bahagia

Tampil Apik Saat Ajax Gunduli Nathan Tjoe-A-On Cs, Maarten Paes Dapat Kabar Bahagia

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 08:17 WIB

Cara Memilih Krim Pagi yang Aman untuk Kulit Sensitif, Perhatikan 6 Hal Ini

Cara Memilih Krim Pagi yang Aman untuk Kulit Sensitif, Perhatikan 6 Hal Ini

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 08:15 WIB

Berpegangan pada Tabung LPG 3 Kg, Lima ABK KM Virgo Bertahan 9 Jam di Tengah Laut Jawa

Berpegangan pada Tabung LPG 3 Kg, Lima ABK KM Virgo Bertahan 9 Jam di Tengah Laut Jawa

News | Rabu, 16 September 2026 | 08:11 WIB

Bobotoh Serbu Seoul, Marc Klok: Hormat Setinggi-tingginya, Kami Membawa Nama Indonesia

Bobotoh Serbu Seoul, Marc Klok: Hormat Setinggi-tingginya, Kami Membawa Nama Indonesia

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 08:07 WIB

Kabut Asap Kiriman dari Selatan Diklaim Perburuk Kualitas Udara di Riau

Kabut Asap Kiriman dari Selatan Diklaim Perburuk Kualitas Udara di Riau

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 08:06 WIB

Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Investor Soroti Kepastian Investasi Indonesia

Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Investor Soroti Kepastian Investasi Indonesia

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 08:01 WIB

Petualangan ke Dunia Tanpa Titik Akhir di Buku Princess, Bajak Laut & Alien

Petualangan ke Dunia Tanpa Titik Akhir di Buku Princess, Bajak Laut & Alien

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 08:00 WIB

×