3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan

Vania Rossa

Rabu, 28 Januari 2026 | 16:40 WIB
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
Mini Workshop CARES 2026 membahas 3D Echocardiography. (dok. Heartology)
baca 10 detik
  • 3D echocardiography meningkatkan akurasi diagnosis kelainan jantung bawaan melalui visualisasi struktur jantung lebih mendetail.
  • Mini Workshop CARES 2026 diadakan 18 Januari 2026 untuk memperkuat keterampilan dokter dalam teknologi pencitraan jantung presisi.
  • Echocardiography adalah metode non-invasif dan aman untuk memantau penyakit jantung pada populasi pediatrik dan dewasa.

Suara.com - Perkembangan teknologi pencitraan jantung kini membuka peluang diagnosis yang lebih akurat, cepat, dan minim risiko — terutama pada pasien dengan penyakit jantung bawaan (congenital heart disease/CHD). Salah satu inovasi terdepan yang semakin berperan penting adalah 3D echocardiography, teknik USG jantung tiga dimensi yang memungkinkan dokter melihat struktur jantung secara lebih detail dan menyeluruh.

Topik ini menjadi sorotan utama dalam Mini Workshop CARES 2026 yang digelar di Heartology Cardiovascular Hospital pada 18 Januari 2026. Kegiatan ilmiah ini diikuti 30 dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dengan fokus pada ekokardiografi serta kardiologi pediatrik. Workshop dirancang untuk memperkuat pemahaman dan keterampilan klinis dalam penggunaan teknologi pencitraan jantung presisi, khususnya pada pasien anak dan dewasa dengan kelainan jantung struktural.

Melihat Jantung Secara Lebih Nyata

Berbeda dari echocardiography konvensional dua dimensi, teknologi 3D memungkinkan visualisasi anatomi jantung secara lebih utuh. Dokter dapat menilai bentuk, volume, serta fungsi ruang jantung dari berbagai sudut pandang, sehingga gambaran yang diperoleh jauh lebih mendekati kondisi sebenarnya.

Menurut dr. Ario Soeryo Kuncoro, Sp.JP(K), 3D echocardiography sangat membantu dalam memahami kompleksitas struktur jantung pada pasien CHD.

“Teknologi ini membantu mengidentifikasi morfologi ventrikel yang kompleks pada penyakit jantung bawaan, memfasilitasi evaluasi perubahan volume dan fungsi ventrikel, serta memungkinkan penilaian anatomi dan fungsi katup jantung secara lebih detail. Selain itu, 3D echocardiography juga berperan sebagai panduan periprocedural dalam tindakan intervensi transkateter,” jelasnya dalam keterangan tertulis.

Artinya, bukan hanya untuk diagnosis, teknologi ini juga berperan penting saat prosedur tindakan dilakukan, membantu dokter mengambil keputusan secara real-time dengan presisi yang lebih tinggi.

Penting untuk Pasien Anak

Peran echocardiography menjadi semakin krusial dalam kardiologi pediatrik. Pemeriksaan ini bersifat non-invasif, tanpa radiasi, dan dapat dilakukan berulang kali, sehingga aman bagi bayi dan anak-anak yang membutuhkan pemantauan jangka panjang.

baca juga

Dr. Radityo Prakoso, Sp.JP(K) menegaskan bahwa echocardiography adalah metode utama dalam mendeteksi dan memantau kelainan jantung pada anak.

“Echocardiography merupakan metode utama non-invasif, tanpa radiasi, dan akurat untuk mendeteksi, mendiagnosis, serta memantau struktur dan fungsi jantung bayi dan anak secara real-time,” ujarnya.

Ia juga menyoroti peningkatan angka kejadian penyakit jantung bawaan secara global. Data internasional menunjukkan prevalensi CHD meningkat dari 0,6 per 1.000 kelahiran hidup pada 1930 menjadi 9,1 per 1.000 kelahiran hidup pada 2010, dengan Asia sebagai wilayah dengan proporsi tertinggi. Kondisi ini menjadikan echocardiography sebagai standar emas dalam pemantauan CHD sejak masa neonatal hingga dewasa.

Dari Teori ke Praktik Klinis

Dalam workshop tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan sesi ilmiah, tetapi juga live demo kasus, penggunaan 3D Transthoracic Echocardiography (TTE) dan Transesophageal Echocardiography (TEE), hingga sesi hands-on workstation untuk analisis gambar 3D secara langsung. Pendekatan ini memperkuat kemampuan dokter dalam menerjemahkan hasil pencitraan menjadi keputusan klinis yang tepat.

Hadir sebagai pembicara internasional, Prof. Luigi Badano, MD, PhD mengapresiasi antusiasme para peserta dan menekankan pentingnya pembelajaran berkelanjutan dalam bidang imaging kardiovaskular.

“Echocardiography adalah alat utama dalam diagnosis penyakit jantung, dan pembelajaran berkelanjutan sangat penting untuk terus memperdalam keilmuan di bidang ini,” tuturnya.

Masa Depan Diagnosis Jantung Lebih Presisi

Dengan kemampuan menampilkan struktur jantung secara tiga dimensi, membantu perencanaan tindakan, serta aman digunakan pada semua kelompok usia, 3D echocardiography kini menjadi fondasi penting dalam tata laksana penyakit jantung bawaan. Pemanfaatan teknologi ini diharapkan mampu meningkatkan akurasi diagnosis, keselamatan prosedur, serta kualitas hidup pasien jantung sejak usia dini hingga dewasa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heartology Cetak Sejarah: Operasi Jantung Kompleks Tanpa Belah Dada Pertama di Indonesia

Heartology Cetak Sejarah: Operasi Jantung Kompleks Tanpa Belah Dada Pertama di Indonesia

Health | Rabu, 17 Desember 2025 | 14:40 WIB

Kolesterol Jahat Masih Tinggi, 80 Persen Pasien Jantung Gagal Capai Target LDL-C

Kolesterol Jahat Masih Tinggi, 80 Persen Pasien Jantung Gagal Capai Target LDL-C

Health | Minggu, 07 Desember 2025 | 14:16 WIB

Kabar Baik Pengganti Transplantasi Jantung: Teknologi 'Heart Assist Device' Siap Hadir di Indonesia

Kabar Baik Pengganti Transplantasi Jantung: Teknologi 'Heart Assist Device' Siap Hadir di Indonesia

Health | Senin, 24 November 2025 | 11:08 WIB

Terkini

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

Ditanya Kegiatan Setelah Dicopot dari Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Sambil Ngelamun 'Kenapa Dipecat?'

Ditanya Kegiatan Setelah Dicopot dari Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Sambil Ngelamun 'Kenapa Dipecat?'

Video | Selasa, 15 September 2026 | 22:15 WIB

FIA Rallycross World Cup 2026 Mendarat di Jakarta, Pebalap Indonesia Dapat Kesempatan Unjuk Gigi

FIA Rallycross World Cup 2026 Mendarat di Jakarta, Pebalap Indonesia Dapat Kesempatan Unjuk Gigi

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 21:51 WIB

Guru Diminta Cicipi MBG, Benarkah Bisa Mencegah Keracunan?

Guru Diminta Cicipi MBG, Benarkah Bisa Mencegah Keracunan?

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:45 WIB

Darurat ISPA di Kalimantan: 460 Ribu Kasus Terjadi, Pemerintah Jangan Cuma Bagi-bagi Masker!

Darurat ISPA di Kalimantan: 460 Ribu Kasus Terjadi, Pemerintah Jangan Cuma Bagi-bagi Masker!

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:43 WIB

×