Pola Makan Salah Bisa Picu Sakit Kepala Migrain, Ini 5 Pemicunya!

Arendya Nariswari, Shevinna Putti Anggraeni

Sabtu, 17 April 2021 | 04:00 WIB
Pola Makan Salah Bisa Picu Sakit Kepala Migrain, Ini 5 Pemicunya!
Sakit kepala (Pixabay/RobbinHiggins)

Suara.com - Semua orang pasti pernah sakit kepala atau migrain. Tapi, sakit kepala atau migrain ketika Anda sedang menjalani pola diet tertentu perlu diwaspadai,

Karena, kebiasaan makan juga bisa memengaruhi kondisi ini. Menurut Penelitian, sekitar 10 persen orang yang mengalami migrain dan sakit kepala parah dipicu oleh kesalahan pola makan.

Berikut ini dilansir dari Bright Side, 5 pola makanan yang bisa menyebabkan migrain dan sakit kepala parah.

1. Kafein

Konsumsi kafein yang berlebihan bisa menyebabkan timbulnya sakit kepala. Sehingga Anda harus membatasi asupan kafein hingga 200-300 milligram (2-3 cangkir kopi) sehari. Perhatikan pula kalau kafein juga terdapat dalam produk coklat, teh, minuman berkarbonasi hingga obat penghilang rasa sakit.

Ilustrasi Kopi Hitam. (Unsplash/@muustudio)
Ilustrasi Kopi Hitam. (Unsplash/@muustudio)

2. Gluten

Gluten adalah protein dalam biji-bijian seperti gandum, gandum hitam, barley dan triticale yang biasanya dikonsumsi orang diet. Sayangnya, biji-bijian atau produk yang terbuat dari bahan ini bisa memicu migrain, terutama pada orang yang tidak toleran gluten.

3. Makanan dan minuman dingin

Jika Anda kebiasaan makan es krim atau meneguk minuman dingin setelah olahraga, sebaiknya segera menghentikan kebiasaan ini. Kebiasaan ini bisa menyebabkan sakit kepala yang berlangsung antara 25-60 detik hingga 1-2 menit.

baca juga

4. Buah jeruk

Buah jeruk atau buah asam lainnya bisa memengaruhi tingkat pH darah dan meningkatkan risiko Anda sakit kepala migrain. Beberapa Penelitian menunjukkan bahwa sekitar 11 persen orang sakit kepala akibat makan buah jeruk.

Selain itu, buah-buahan yang mengandung tyramine dan histamine juga bisa memengaruhi kesehatan jika Anda tidak bisa menahannya.

5. Keju tua

Keju yang mengalami proses penuaan mungkin bisa menjadi pemicu migrain bagi banyak orang, karena tinggi kandungan tyramine. Tyramine berasal dari asam amino, tirosin dan biasanya terbentuk dalam makanan yang diawetkan, diasinkan, diasap dan difermentasi.

Keju yang sudah tua, seperti cheddar, fetal, blue cheese, parmesan, gouda dan muenster termasuk kelompok keju yang perlu diwaspadai memicu sakit kepala.

Sebaliknya, keju segar biasanya tidak mengandung banyak tyramine sehingga lebih aman dikonsumsi meskipun Anda terkadang mengalami migrain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada Perubahan Pola Makan Selama Puasa, Ini Cara Menyiasatinya!

Waspada Perubahan Pola Makan Selama Puasa, Ini Cara Menyiasatinya!

Health | Sabtu, 10 April 2021 | 13:12 WIB

Efek Samping AstraZeneca, Waspadai 3 Tanda Sakit Kepala Ini!

Efek Samping AstraZeneca, Waspadai 3 Tanda Sakit Kepala Ini!

Health | Jum'at, 09 April 2021 | 12:29 WIB

Bisakah Pola Makan Pengaruhi Radang Usus? Simak Kata Ahli Berikut

Bisakah Pola Makan Pengaruhi Radang Usus? Simak Kata Ahli Berikut

Health | Kamis, 08 April 2021 | 17:17 WIB

Terkini

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

×