6 Gejala Umum Varian Baru Virus Corona India, Salah Satunya Sesak Napas!

Arendya Nariswari, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 21 April 2021 | 08:09 WIB
6 Gejala Umum Varian Baru Virus Corona India, Salah Satunya Sesak Napas!
Ilustrasi virus corona Covid-19, masker bedah (Pixabay/Coyot)

Suara.com - Varian baru virus corona India tengah menimbulkan kekhawatiran, karena memiliki mutasi ganda yang membuatnya kebal terhadap vaksin Covid-19. Sehingga semua orang perlu mewaspadai gejala infeksi virus corona Covid-19 India.

Kepala Dewan Riset Media India, Dr Balram Bhargawa mengatakan bahwa satu-satunya perbedaan ggejala varian baru virus corona India dengan jenis lainnya adalah sesak napas.

Dr Balram mengatakan varian baru virus corona India menimbulkan gejala sesak napas, karena melihat kebutuhan penggunaan alat bantu oksigen lebih tinggi di antara pasien yang terinfeksi varian tersebut.

Berbeda dengan gejala umum virus corona Covid-19, penelitian terkini di rumah sakit seluruh India menemukan beberapa gejala umum varian baru virus corona India.

Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)
  1. Mual
  2. Sakit perut
  3. Gangguan pendengaran
  4. Muntah
  5. Diare
  6. Sesak napas
  7. Batuk bersama dengan manifestasi mulut dan kulit yang dominan

Karena dilansir dari Express, varian baru virus corona India diyakini memiliki dua mutasi. Para ahli sangat khawatir dengan mutasi ganda pada protein lonjakan itu, karena virus mungkin lebih kebal terhadap vaksin Covid-19.

Artinya, vaksin Covid-19 yang sudah ada sekarang ini mungkin kurang efektif melawan varian baru virus corona India. Meski begitu, penyelidikan terhadap varian baru virus corona India masih berlangsung.

Sementara itu, protein lonjakan adalah bagian dari virus corona yang digunakan untuk menyerang sel manusia. Penelitian terbaru di seluruh dunia menunjukkan varian baru virus corona India lebih mudah ditularkan ke anak-anak dan remaja.

Beberapa ahli percaya kalau varian baru virus corona India menyebar lebih cepat di anak-anak dan dewasa muda dengan gejala serius dan butuh penanganan medis.

Walaupun tingkat risiko kematiannya rendah, dokter mengatakan virus corona India ini membuat anak-anak lebih sakit parah jika terinfeksi dibandingkan sebelumnya.

baca juga

PHE menyatakan sekarang ini para ahli sedang menyelidiki varian baru virus corona India dan para ilmuwan sedang mencoba mencari tahu varian itu lebih berbahaya atau tidak.

Sebab, beberapa ilmuwan masih yakin varian baru virus corona India itu tidak lebih berbahaya daripada varian virus corona yang muncul di Afrika Selatan, Inggris dan Brasil.

Danny Altmann, profesor imunologi di Imperial College London, mengaku khawatir dengan varian baru virus corona India, karena masih banyak orang yang rentan terinfeksi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kota-kota Negara Luar Lockdown, Anies: Jangan sampai Terjadi di Jakarta

Kota-kota Negara Luar Lockdown, Anies: Jangan sampai Terjadi di Jakarta

News | Selasa, 20 April 2021 | 12:45 WIB

Pecah Rekor Kasus Baru Berturut-turut, India Lockdown Ibukota Delhi

Pecah Rekor Kasus Baru Berturut-turut, India Lockdown Ibukota Delhi

Health | Selasa, 20 April 2021 | 12:24 WIB

Kasus Covid-19 Melandai, Menko PMK: Biasanya Disiplin Prokes Bakal Kendor

Kasus Covid-19 Melandai, Menko PMK: Biasanya Disiplin Prokes Bakal Kendor

News | Selasa, 20 April 2021 | 12:06 WIB

Terkini

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:50 WIB

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:28 WIB

Kasus KM Virgo Transport 8, Pemilik Kapal Bisa Terjerat Pidana

Kasus KM Virgo Transport 8, Pemilik Kapal Bisa Terjerat Pidana

Video | Rabu, 30 September 2026 | 21:20 WIB

×