Array

Waspada Kolesterol Tinggi, Cek Gejalanya dari Warna Kuku Anda!

Jum'at, 30 April 2021 | 14:55 WIB
Waspada Kolesterol Tinggi, Cek Gejalanya dari Warna Kuku Anda!
Ilustrasi kuku (Meow Wii/Shutterstock)

Suara.com - Kolesterol adalah zat lemak yang membantu membuat membran sel dan hormon utama, seperti testosteron dan estrogen. Tapi, kolesterol tinggi akibat banyaknya jumlah kolesterol jahat (LDL) dalam darah justru berbahaya.

Kolesterol LDL disebut sebagai kolesterol jahat karena menyumbat arteri, salah satu pemicu serangan jantung. Itulah yang membuat masalah kesehatan ini begitu mematikan bila tak terdeteksi.

Tapi, kadar kolesterol tinggi yang terus-menerus terkadang bisa meluap ke permukaan. Menurut badan kesehatan Medicover Hospitals, bintik hitam atau coklat kemerahan pada kuku Anda dapat menandakan kadar kolesterol yang tinggi.

"Kondisi tersebut disebabkan oleh kerusakan pembuluh darahkecil di bawah kuku," jelas Medicover Hospitals dikutip dari Express.

Bintik hitam atau cokelat kemerahan pada kuku sebagai tanda kolesterol tinggi memiliki ciri-ciri pembeda, berikut ini:

Ilustrasi kolesterol tinggi (Unsplash)
Ilustrasi kolesterol tinggi (Unsplash)
  1. Bintik hitam atau cokelat kemerahan tidak berubah ketika Anda menekan kuku
  2. Bintik hitam atau cokelat kemerahan muncul di satu kuku atau lebih

Menurut Medicover Hospitals, penumpukan kolesterol di pembuluh darah pada kuku bisa menyebabkan kondisi tersebut. Tapi, Anda hanya bisa mendeteksi kondisi ini melalui tes darah.

Dokter mungkin akan menyarankan pasiennya menjalani tes bila ada dugaan kadar kolesterol tinggi, yang bisa disebabkan oleh usia, berat badan atau kondisi kesehatan lain, seperti tekanan darah tinggi atau diabetes.

Cara menurunkan kolesterol tinggi

Ada beberapa makanan yang bukan hanya bagian dari diet sehat, tetapi juga bisa membantu menurunkan kolesterol secara aktif. Menurut badan amal kolesterol Heart UK, mengurangi lemak jenuh adalah cara terbaik untuk menurunkan kolesterol dan menjaga kesehatan jantung.

Baca Juga: Virus Corona Menyerbu Pelosok, Dukun di Pedesaan India Laris Manis

Lemak jenuh yang biasanya ditemukan dalam potongan daging berlemak ini bisa meningkatkan kolesterol LDL. Anda bisa mengganti makanan ini dengan makanan lemak tak jenuh, seperti alpukat, kacang-kacangan, biji-bijian, minyak nabati, jagung, lobak maupun minyak zaitun

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI