Secara Alami, Tubuh Orang Dengan Kondisi Jantung Membatasi Diri dengan Kopi

Rauhanda Riyantama, Fita Nofiana

Minggu, 02 Mei 2021 | 13:20 WIB
Secara Alami, Tubuh Orang Dengan Kondisi Jantung Membatasi Diri dengan Kopi
Ilustrasi minum kopi bersama gebetan (Shutterstock).

Suara.com - Dalam studi pertama di dunia terhadap 390.435 orang menyatakan bahwa kondisi genetik secara kausal berpengaruh pada konsumsi kopi. Hal ini dinyatakan dalam penelitian dari University of South Australia.

Melansir dari Healthshots, tim peneliti menemukan bahwa orang dengan tekanan darah tinggi, angina, dan aritmia lebih cenderung minum lebih sedikit kopi, kopi tanpa kafein atau menghindari kopi sama sekali dibandingkan dengan mereka yang tidak memiliki gejala tersebut. Kondisi ini terjadi didasarkan pada genetika.

Peneliti utama dan Direktur Pusat Kesehatan Presisi Australia UniSA, Profesor Elina Hypponen mengatakan bahwa ini adalah temuan positif yang menunjukkan bahwa genetika manusia secara aktif mengatur jumlah kopi yang kita minum dan melindungi kita dari konsumsi terlalu banyak.

“Orang-orang minum kopi karena berbagai alasan, namun yang tidak kami sadari adalah bahwa orang secara tidak sadar mengatur sendiri tingkat aman kafein berdasarkan seberapa tinggi tekanan darah mereka, ini kemungkinan merupakan hasil dari mekanisme genetika pelindung," ujar Profesor Hypponen.

“Artinya, seseorang yang minum banyak kopi cenderung lebih toleran secara genetik terhadap kafein, dibandingkan dengan seseorang yang minum sangat sedikit," imbuhnya. 

Ini yang bikin mata melek selama bekerja
Ini yang bikin mata melek selama bekerja

Menggunakan data dari UK Biobank, para peneliti memeriksa kebiasaan konsumsi kopi dari 390.435 orang. Peneliti membandingkannya dengan tingkat dasar tekanan darah sistolik, diastolik, dan detak jantung dasar. Hubungan kausal ditentukan melalui pengacakan Mendel.

Prof Hypponen mengatakan seberapa banyak kopi yang kita minum kemungkinan besar menjadi indikator kondisi jantung kita.

“Apakah kita minum banyak kopi, sedikit, atau menghindari kafein sama sekali, penelitian ini menunjukkan bahwa genetika memandu keputusan kita untuk melindungi kesehatan jantung,” kata Prof Hypponen.

"Jika tubuh Anda menyuruh Anda untuk tidak minum secangkir kopi ekstra, mungkin ada alasannya. Dengarkan tubuh Anda, itu lebih selaras dengan kesehatan Anda daripada yang Anda kira," imbuhnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Konsumsi Kopi Saat Ramadhan Bisa Berpotensi Dehidrasi, Ini Penjelasannya

Konsumsi Kopi Saat Ramadhan Bisa Berpotensi Dehidrasi, Ini Penjelasannya

Jawa Tengah | Minggu, 02 Mei 2021 | 12:14 WIB

Pengunjung Warkop di Kubu Raya Panik, Dites GeNose Mendadak

Pengunjung Warkop di Kubu Raya Panik, Dites GeNose Mendadak

Kalbar | Minggu, 02 Mei 2021 | 10:22 WIB

Puasa Bantu Turunkan Tekanan Darah Tinggi, Ini Buktinya!

Puasa Bantu Turunkan Tekanan Darah Tinggi, Ini Buktinya!

Health | Sabtu, 01 Mei 2021 | 11:37 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×