Idap Penyakit Langka, Penyanyi Tabitha Haly Harus Pakai Sabuk saat Menyanyi

Rima Sekarani Imamun Nissa, Rosiana Chozanah

Senin, 03 Mei 2021 | 05:10 WIB
Idap Penyakit Langka, Penyanyi Tabitha Haly Harus Pakai Sabuk saat Menyanyi
Tabitha Haly (YouTube/CNN)

Suara.com - Seorang penulis lagu sekaligus penyanyi, Tabitha Haly, selalu memakai ikat pinggang saat bernyanyi untuk menjaga paru-parunya tetap kuat saat dia menangangi masalah atrofi otot tulang belakang yang dideritanya.

"Jika aku tidak bisa menyanyikan nada tertentu atau menahannya lebih lama lagi, aku tahu mungkin aku semakin melemah," kata Haly.

Atrofi otot tulang belakang atau spinal muscular atrophy (SMA) merupakan penyakit genetik yang menyerang satu dari 10 ribu anak di seluruh dunia. Kondisi degeneratif ini memengaruhi pergerakan otot dan pernapasan.

Haly didiagnosis penyakit ini ketika berusia 9 bulan. Kondisi ini membuatnya tidak dapat berjalan.

"Ketika aku masih muda, aku dulu bisa memutar kenop pintu. Dan seiring waktu, aku bahkan tidak bisa mengangkat tangan, bahkan untuk memutar kenop," tuturnya, dilansir CNN.

Tabitha Haly (YouTube/CNN)
Tabitha Haly (YouTube/CNN)

Meski demikian, Haly mengeluarkan semua emosinya melalui musik yang diperkenalkan kepadanya sejak berusia tiga tahun oleh sang ayah.

Sejak saat itu, menyanyi dan menulis lagu telah membuatnya menjadi media penyaluran yang menyehatkan.

"Saya mengeluarkan semua emosi ini dan merasa jauh lebih baik," lanjutnya.

Haly merilis album pertamanya, "I Wrote Life", pada 2019. Melalui liriknya, ia berbagi cerita tentang kemenangan dan tantangan.

baca juga

"Setiap kali aku merasa sangat sedih tentang diriku sendiri, seperti aku tidak dapat melakukan sesuatu, aku mulai menulis, lalu aku menyanyikannya," tambahnya.

Tabitha Haly (YouTube/CNN)
Tabitha Haly (YouTube/CNN)

Gadis muda ini mengeluarkan single pertamanya berjudul "I Am Able".

Haly mengadvokasi hak-hak disabilitas selama pertunjukan musiknya dengan menceritakan tentang hal-hal yang dihadapi orang dengan tantangan fisik di luar masalah mobilitas.

Pesan utamanya adalah tentang pemberdayaan. Dia berharap lagu-lagunya tentang kehidupan, kesulitan dan inspirasi memotivasi orang lain untuk mengejar apa yang mereka inginkan dalam hidup.

"Jika Anda tidak menyerah, Anda akan melihat bahwa Anda akan berhasil, apa pun tujuan Anda. Jangan biarkan siapa pun membuatmu merasa tidak bisa," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penyakit Langka SMAS Membuat Perempuan Inggris Alami Kesakitan Mengerikan

Penyakit Langka SMAS Membuat Perempuan Inggris Alami Kesakitan Mengerikan

News | Senin, 19 April 2021 | 11:00 WIB

Ban Kapten Ronaldo Dilelang untuk Bantu Bayi dengan Penyakit Langka

Ban Kapten Ronaldo Dilelang untuk Bantu Bayi dengan Penyakit Langka

Bola | Selasa, 30 Maret 2021 | 22:35 WIB

Kenapa Pengidap Penyakit Langka Tak Dapat Perhatian Pemerintah?

Kenapa Pengidap Penyakit Langka Tak Dapat Perhatian Pemerintah?

Health | Minggu, 28 Februari 2021 | 22:01 WIB

Terkini

Ramalan Shio 23 September 2026, 4 Shio Ini Mulai Lepas dari Kesepian

Ramalan Shio 23 September 2026, 4 Shio Ini Mulai Lepas dari Kesepian

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 19:31 WIB

Bulog Belum Dapat 100% Kuota, Minyakita Masih Rp20 Ribu

Bulog Belum Dapat 100% Kuota, Minyakita Masih Rp20 Ribu

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 19:30 WIB

Mengapa Bahasa Pakar Bikin Politisi Meradang? Menjembatani Sains-Populisme

Mengapa Bahasa Pakar Bikin Politisi Meradang? Menjembatani Sains-Populisme

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 19:30 WIB

Bisa Dikuasai Anak Ranking Bawah, Ini Rahasia Paham Aturan Sinus dan Cosinus untuk UTBK SNBT

Bisa Dikuasai Anak Ranking Bawah, Ini Rahasia Paham Aturan Sinus dan Cosinus untuk UTBK SNBT

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 19:27 WIB

Viral Video Jurnalis Sekaligus Calon Gubernur Peru Susy Isabel Tewas Ditembak Saat Kampanye

Viral Video Jurnalis Sekaligus Calon Gubernur Peru Susy Isabel Tewas Ditembak Saat Kampanye

News | Selasa, 22 September 2026 | 19:25 WIB

Desil Tak Sesuai, Perempuan Mahardhika Soroti Dampaknya ke Korban KDRT

Desil Tak Sesuai, Perempuan Mahardhika Soroti Dampaknya ke Korban KDRT

News | Selasa, 22 September 2026 | 19:21 WIB

Kutukan Merenggut Jiwa di Hutan Larangan

Kutukan Merenggut Jiwa di Hutan Larangan

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 19:20 WIB

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk Dukung Nasabah Flores NTT Bangkit dan Kembali Berusaha

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk Dukung Nasabah Flores NTT Bangkit dan Kembali Berusaha

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 19:17 WIB

Mengenal KH Hasan Abdullah Sahal, Sosok di Balik Sentilan Cari Muka di Hadapan Prabowo

Mengenal KH Hasan Abdullah Sahal, Sosok di Balik Sentilan Cari Muka di Hadapan Prabowo

Video | Selasa, 22 September 2026 | 19:11 WIB

Kronologi Penonaktifan Dosen ISI Yogyakarta Terkait Dugaan Kasus Kekerasan Seksual

Kronologi Penonaktifan Dosen ISI Yogyakarta Terkait Dugaan Kasus Kekerasan Seksual

News | Selasa, 22 September 2026 | 19:10 WIB

×