Termasuk Penyakit Genetik, Bisakah Gejala Hemofilia Muncul Saat Dewasa?

Risna Halidi, Lilis Varwati

Kamis, 15 April 2021 | 13:55 WIB
Termasuk Penyakit Genetik, Bisakah Gejala Hemofilia Muncul Saat Dewasa?
Ilustrasi hemofilia. (Shutterstock)

Suara.com - Seseorang yang memiliki kelainan pembekuan darah atau hemofilia biasanya telah didiagnosa sejak lahir. Kondisi itu disebabkan beberapa faktor termasuk penyakit genetik yang kebanyakan diturunkan oleh ibunya. 

Ketua Himpunan Masyarakat Hemofilia Indonesia (HMHI) Prof. dr. Djajadiman Gatot menjelaskan dalam ilmu kedokteran, dipelajari bagaimana hemofilia umumnya telah terdeteksi sejak bayi. Namun pada pasien autoimun yang baru terdeteksi saat dewasa, beberapa ada yang menunjukan gejala seperti hemofilia.

"Kalau yang kita pelajari semula biasanya dari kecil karena genetik. Ada juga yang kita kenal pada orang dewasa seperti timbul penyakit yang disebut autoimun. Entah bagaimana si penyandang itu membuat antibodi, salah satu yang terkenal lupus, beberapa juga ternyata timbun hemofilia padahal tidak ada riwayat apa-apa," papar dokter Djaja dalam webinar perayaan Hari Hemofilia Dunia, Kamis (15/4/2021).

Menurut dokter Djaja, kasus seperti itu lebih banyak ditemukan pada pasien perempuan. Sebab, ia menjelaskan perempuan sebenarnya memiliki imunitas lebih tinggi.

Tetapi, menurut para ahli alergi-imunologi, hal tersbut bisa menimbulkan berbagai kelainan yang disebabkan semacam autoimun.  "Jadi mengganggu pembentukan atau tidak terbentuknya faktor VIII itu," ucap dokter Djaja. 

Dokter spesialis anak dan jyga anggota HMHI Dr. dr. Novie A. Chozie, Sp.A (K)., menambahkan, penyakit autoimun itu yang bisa menyebabkan acquired hemofilia atau hemofilia yang diperoleh bukan yang diwariskan secara genetik akibat kerusakan kromosom X.

"Jadi munculnya karena ada antibodi terhadap faktor VIII. Itu biasanya pada faktor pasien diabetes melitus yang berat atau misalnya ada beberapa jenis keganasan seperti limfoma itu bisa timbul seperti itu," kata dojter Novie. 

Kebanyakan acquired hemofilia tersebut dialami oleh pasien yang telah berusia geriatri atau lansia, lanjut dr. Novie.

Sementara pada pasien hemofilia secara genetik, terutama pada jenis Hemofilia A, sejak lahir orang tersebut telah mengalami kerusakan gen yang bertugas memproduksi faktor VIII. Sehingga yang terjadi tubuhnya tidak mampu memproduksi faktor VIII.

baca juga

"Karena tubuh tidak mampu memproduksi faktor VIII, dokter memberikan faktor VIII karena dia butuh. Kalau tidak, nanti dia pendarahan," jelas dr. Novie. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gejala Artritis Reumatoid Serius, Salah Satunya Bintik-Bintik Merah di Jari

Gejala Artritis Reumatoid Serius, Salah Satunya Bintik-Bintik Merah di Jari

Health | Selasa, 13 April 2021 | 17:08 WIB

Derita Autoimun Langka, Hidung Wanita Ini Remuk dan Masuk ke Dalam

Derita Autoimun Langka, Hidung Wanita Ini Remuk dan Masuk ke Dalam

Health | Jum'at, 09 April 2021 | 08:05 WIB

Idap Autoimun Langka, Tulang Hidung Perempuan Ini Rusak dan Hancur

Idap Autoimun Langka, Tulang Hidung Perempuan Ini Rusak dan Hancur

Health | Jum'at, 09 April 2021 | 06:45 WIB

Terkini

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB

Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri

Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:15 WIB

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:00 WIB